September 21, 2026
Penis Keluar Cairan Hijau, Apa Penyebabnya?

Klinik Apollo, Jakarta – Penis keluar cairan hijau bukan kondisi yang sebaiknya Anda abaikan, terutama jika disertai nyeri saat buang air kecil, rasa gatal, atau pembengkakan pada penis dan testis.
Cairan berwarna hijau atau kuning dari penis, dapat berkaitan dengan infeksi pada uretra, termasuk gonore (kencing nanah). namun, warna cairan saja tidak cukup untuk memastikan penyebabnya.
Pemeriksaan medis perlu untuk mengetahui jenis infeksi dan menentukan pengobatan yang sesuai. Mari simak!
- Penyebab Penis Keluar Cairan Hijau
- Gejala Lain yang Bisa Menyertai
- Apakah Penis Keluar Cairan Hijau Pasti Gonore?
- Bagaimana Cara Mengatasi Penis Keluar Cairan Hijau?
- Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?
- Pentingnya Pemeriksaan Penis Keluar Cairan Hijau
- FAQ Seputar Keluar Cairan Hijau dari Kelamin Pria
- Pastikan Penyebab Penis Keluar Cairan Hijau dengan Dokter Klinik Apollo Jakarta
Penyebab Penis Keluar Cairan Hijau
Berikut adalah beberapa kondisi yang bisa menyebabkan penis mengeluarkan cairan berwarna hijau, antara lain:
1. Gonore (Kencing Nanah)
Gonore merupakan salah satu penyebab yang perlu diperhatikan ketika penis mengeluarkan cairan seperti nanah berwarna putih, kuning, atau hijau. Infeksi ini terjadi akibat bakteri Neisseria gonorrhoeae dan bisa menular melalui hubungan seksual vaginal, anal, maupun oral dengan pasangan yang terinfeksi.
Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), gejala gonore pada pria bisa berupa cairan putih, kuning, atau kehijauan dari penis, sensasi terbakar saat buang air kecil, serta testis yang terasa nyeri atau membengkak.
2. Uretritis Non-Gonore
Cairan dari penis juga bisa terjadi akibat uretritis non-gonore, yaitu peradangan pada uretra yang tidak disebabkan oleh Neisseria gonorrhoeae. Salah satu penyebabnya adalah Chlamydia trachomatis (penyebab klamidia).
Selain itu, Mycoplasma genitalium, beberapa bakteri lain, serta virus tertentu juga bisa menyebabkan uretritis. CDC menjelaskan bahwa uretritis bisa menimbulkan cairan dari uretra, rasa terbakar saat buang air kecil, iritasi, atau gatal pada lubang penis.
3. Infeksi Menular Seksual Lain
Beberapa infeksi menular seksual (IMS), juga bisa menyebabkan peradangan pada saluran reproduksi dan menimbulkan cairan yang tidak normal.
Karena beberapa IMS bisa memiliki gejala yang mirip, pemeriksaan penting untuk membedakan penyebabnya. Seseorang juga bisa mengalami lebih dari satu infeksi secara bersamaan.
Gejala Lain yang Bisa Menyertai
Selain penis keluar cairan hijau, infeksi pada uretra juga bisa menyebabkan berbagai keluhan lainnya, seperti:
- Nyeri atau terasa terbakar saat buang air kecil
- Lubang penis terasa gatal atau perih
- Penis terasa sakit atau tidak nyaman
- Ujung penis tampak kemerahan
- Testis terasa nyeri atau membengkak
- Cairan kelura lebih banyak pada waktu tertentu
- Nyeri setelah melakukan hubungan seksual
Tidak semua orang mengalami gejala yang sama. Bahkan, beberapa infeksi menular seksual bisa berlangsung tanpa gejala yang jelas. National Health Service (NHS), juga menyebutkan bahwa tidak semua orang dengan gonore mengalami gejala.
Apakah Penis Keluar Cairan Hijau Pasti Gonore?
Belum tentu. Cairan hijau memang bisa menjadi salah satu tanda gonore, tetapi warna cairan tidak bisa digunakan sebagai satu-satunya dasar diagnosis.
Dokter bisa melakukan pemeriksaan dan tes laboratorium untuk mengetahui penyebabnya. Pada pria dengan dugaan uretritis, CDC merekomendasikan pemeriksaan untuk gonore dan klamidia menggunakan NAAT (Nucleic Acid Amplification Test), yaitu pemeriksaan yang mendeteksi materi genetik bakteri penyebab infeksi.
Oleh karena itu, sebaiknya jangan langsung menyimpulkan bahwa cairan hijau pasti gonore atau langsung mengonsumsi antibiotik tanpa pemeriksaan.
Bagaimana Cara Mengatasi Penis Keluar Cairan Hijau?
Pengobatan harus sesuai dengan penyebab infeksi. Dokter mungkin akan menyarankan beberapa hal berikut:
- Pemeriksaan terlebih dahulu untuk mengetahui penyebab cairan
- Pemberian obat sesuai hasil pemeriksaan dan diagnosis dokter
- Menghindari hubungan seksual sementara, terutama sampai diagnosis dan pengobatan selesai sesuai anjuran
- Pasangan seksual juga perlu diperiksa, apabila dokter mencurigai infeksi menular seksual
Untuk gonore, CDC saat ini merekomendasikan terapi tertentu berdasarkan kondisi pasien dan lokasi infeksi. Karena pilihan obat dan dosis bisa berbeda sesuai kondisi, jangan membeli atau menggunakan antibiotik sendiri. Penggunaan antibiotik yang tidak tepat, juga bisa berkontribusi terhadap resistensi bakteri.
Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?
Penting untuk segera berkonsultasi dengan dokter apabila penis mengeluarkan cairan hijau, terutama jika disertai:
- Sakit saat kencing
- Cairan seperti nanah
- Nyeri atau bengkak pada testis
- Luka atau kemerahan pada penis
- Riwayat hubungan seksual tanpa kondom
- Pasangan memiliki gejala atau diagnosis IMS
Semaikin cepat penyebabnya diketahui, semakin cepat pula pengobatan yang sesuai bisa diberikan. Gonore yang tidak tertangani, juga bisa menyebabkan komplikasi dan menularkan infeksi kepada pasangan.
Pentingnya Pemeriksaan Penis Keluar Cairan Hijau
Berdasarkan pengalaman tim medis Klinik Apollo Jakarta, keluhan cairan yang keluar dari penis perlu diperiksa secara menyeluruh karena penyebabnya tidak selalu sama. Pemeriksaan bisa membantu dokter menentukan apakah keluhan berkaitan dengan gonore, klamidia, uretritis, atau kondisi lainnya.
Jangan menunggu cairan semakin banyak atau gejala semakin berat. Konsultasikan keluhan kepada dokter, agar mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang sesuai.

Ilustrasi warna cairan abnormal yang keluar dari penis
FAQ Seputar Keluar Cairan Hijau dari Kelamin Pria
1. Apakah Cairan Hijau dari Penis Berbahaya?
Cairan hijau bisa menandakan adanya infeksi yang membutuhkan pengobatan. Salah satu penyebabnya adalah gonore, tetapi pemeriksaan perlu untuk memastikan penyebabnya.
2. Apakah Penis Keluar Cairan Hijau Bisa Sembuh?
Banyak penyebab infeksi pada uretra dapat tertangani dengan pengobatan yang sesuai. Namun, jenis obat harus disesuaikan dengan penyebab infeksi dan kondisi pasien.
3. Apakah Gonore Selalu Menyebabkan Cairan Hijau?
Tidak. Cairan akibat gonore bisa berwarna putih, kuning, atau hijau. Sebagian orang dengan gonore juga tidak mengalami gejala yang jelas.
4. Bolehkah Minum Antibiotik Sendiri?
Sebaiknya tidak. Antibiotik harus digunakan berdasarkan diagnosis dan anjuran dokter. Pengobatan yang tidak tepat, bisa membuat infeksi tidak tertangani dengan baik dan berkontribusi terhadap resistensi antibiotik.
5. Apakah Pasangan Perlu Menjalani Pemeriksaan?
Jika penyebabnya adalah IMS seperti gonore, pasangan seksual juga perlu mendapatkan evaluasi dan penanganan yang sesuai untuk mengurangi risiko penularan dan infeksi berulang.
Baca Juga: Gejala Penis Keluar Nanah dan Tanda Infeksi yang Menyertainya
Pastikan Penyebab Penis Keluar Cairan Hijau dengan Dokter Klinik Apollo Jakarta
Memastikan penyebab penis keluar cairan hijau, bisa membantu penderita untuk mengambil langkah penanganan yang tepat.
Namun, jangan cemas! Anda bisa berkonsultasi dengan dokter berpengalaman di Klinik Apollo Jakarta.
Dokter terbaik kami bisa mengevaluasi kondisi Anda secara menyeluruh, dengan fasilitas dan peralatan medis yang lengkap.
Kami juga menyediakan layanan Konsultasi Dokter Online, yang memudahkan pasien dalam berkonsultasi kapan saja.
Layanan ini bisa Anda akses melalui Chat WhatsApp, yang beroperasi selama 24 jam dan tersedia secara gratis.
Jadi, tunggu apalagi? Segera konsultasikan kondisi Anda dengan tim medis kami dan dapatkan perawatan yang tepat.
Ditinjau secara medis oleh Tim Medis Klinik Apollo Jakarta
Artikel Menarik Lainnya
September 21, 2026
Penis Keluar Cairan Hijau, Apa Penyebabnya?

Klinik Apollo, Jakarta – Penis keluar cairan hijau bukan kondisi yang sebaiknya Anda abaikan, terutama jika disertai nyeri saat buang air kecil, rasa gatal, atau pembengkakan pada penis dan testis.
Cairan berwarna hijau atau kuning dari penis, dapat berkaitan dengan infeksi pada uretra, termasuk gonore (kencing nanah). namun, warna cairan saja tidak cukup untuk memastikan penyebabnya.
Pemeriksaan medis perlu untuk mengetahui jenis infeksi dan menentukan pengobatan yang sesuai. Mari simak!
- Penyebab Penis Keluar Cairan Hijau
- Gejala Lain yang Bisa Menyertai
- Apakah Penis Keluar Cairan Hijau Pasti Gonore?
- Bagaimana Cara Mengatasi Penis Keluar Cairan Hijau?
- Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?
- Pentingnya Pemeriksaan Penis Keluar Cairan Hijau
- FAQ Seputar Keluar Cairan Hijau dari Kelamin Pria
- Pastikan Penyebab Penis Keluar Cairan Hijau dengan Dokter Klinik Apollo Jakarta
Penyebab Penis Keluar Cairan Hijau
Berikut adalah beberapa kondisi yang bisa menyebabkan penis mengeluarkan cairan berwarna hijau, antara lain:
1. Gonore (Kencing Nanah)
Gonore merupakan salah satu penyebab yang perlu diperhatikan ketika penis mengeluarkan cairan seperti nanah berwarna putih, kuning, atau hijau. Infeksi ini terjadi akibat bakteri Neisseria gonorrhoeae dan bisa menular melalui hubungan seksual vaginal, anal, maupun oral dengan pasangan yang terinfeksi.
Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), gejala gonore pada pria bisa berupa cairan putih, kuning, atau kehijauan dari penis, sensasi terbakar saat buang air kecil, serta testis yang terasa nyeri atau membengkak.
2. Uretritis Non-Gonore
Cairan dari penis juga bisa terjadi akibat uretritis non-gonore, yaitu peradangan pada uretra yang tidak disebabkan oleh Neisseria gonorrhoeae. Salah satu penyebabnya adalah Chlamydia trachomatis (penyebab klamidia).
Selain itu, Mycoplasma genitalium, beberapa bakteri lain, serta virus tertentu juga bisa menyebabkan uretritis. CDC menjelaskan bahwa uretritis bisa menimbulkan cairan dari uretra, rasa terbakar saat buang air kecil, iritasi, atau gatal pada lubang penis.
3. Infeksi Menular Seksual Lain
Beberapa infeksi menular seksual (IMS), juga bisa menyebabkan peradangan pada saluran reproduksi dan menimbulkan cairan yang tidak normal.
Karena beberapa IMS bisa memiliki gejala yang mirip, pemeriksaan penting untuk membedakan penyebabnya. Seseorang juga bisa mengalami lebih dari satu infeksi secara bersamaan.
Gejala Lain yang Bisa Menyertai
Selain penis keluar cairan hijau, infeksi pada uretra juga bisa menyebabkan berbagai keluhan lainnya, seperti:
- Nyeri atau terasa terbakar saat buang air kecil
- Lubang penis terasa gatal atau perih
- Penis terasa sakit atau tidak nyaman
- Ujung penis tampak kemerahan
- Testis terasa nyeri atau membengkak
- Cairan kelura lebih banyak pada waktu tertentu
- Nyeri setelah melakukan hubungan seksual
Tidak semua orang mengalami gejala yang sama. Bahkan, beberapa infeksi menular seksual bisa berlangsung tanpa gejala yang jelas. National Health Service (NHS), juga menyebutkan bahwa tidak semua orang dengan gonore mengalami gejala.
Apakah Penis Keluar Cairan Hijau Pasti Gonore?
Belum tentu. Cairan hijau memang bisa menjadi salah satu tanda gonore, tetapi warna cairan tidak bisa digunakan sebagai satu-satunya dasar diagnosis.
Dokter bisa melakukan pemeriksaan dan tes laboratorium untuk mengetahui penyebabnya. Pada pria dengan dugaan uretritis, CDC merekomendasikan pemeriksaan untuk gonore dan klamidia menggunakan NAAT (Nucleic Acid Amplification Test), yaitu pemeriksaan yang mendeteksi materi genetik bakteri penyebab infeksi.
Oleh karena itu, sebaiknya jangan langsung menyimpulkan bahwa cairan hijau pasti gonore atau langsung mengonsumsi antibiotik tanpa pemeriksaan.
Bagaimana Cara Mengatasi Penis Keluar Cairan Hijau?
Pengobatan harus sesuai dengan penyebab infeksi. Dokter mungkin akan menyarankan beberapa hal berikut:
- Pemeriksaan terlebih dahulu untuk mengetahui penyebab cairan
- Pemberian obat sesuai hasil pemeriksaan dan diagnosis dokter
- Menghindari hubungan seksual sementara, terutama sampai diagnosis dan pengobatan selesai sesuai anjuran
- Pasangan seksual juga perlu diperiksa, apabila dokter mencurigai infeksi menular seksual
Untuk gonore, CDC saat ini merekomendasikan terapi tertentu berdasarkan kondisi pasien dan lokasi infeksi. Karena pilihan obat dan dosis bisa berbeda sesuai kondisi, jangan membeli atau menggunakan antibiotik sendiri. Penggunaan antibiotik yang tidak tepat, juga bisa berkontribusi terhadap resistensi bakteri.
Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?
Penting untuk segera berkonsultasi dengan dokter apabila penis mengeluarkan cairan hijau, terutama jika disertai:
- Sakit saat kencing
- Cairan seperti nanah
- Nyeri atau bengkak pada testis
- Luka atau kemerahan pada penis
- Riwayat hubungan seksual tanpa kondom
- Pasangan memiliki gejala atau diagnosis IMS
Semaikin cepat penyebabnya diketahui, semakin cepat pula pengobatan yang sesuai bisa diberikan. Gonore yang tidak tertangani, juga bisa menyebabkan komplikasi dan menularkan infeksi kepada pasangan.
Pentingnya Pemeriksaan Penis Keluar Cairan Hijau
Berdasarkan pengalaman tim medis Klinik Apollo Jakarta, keluhan cairan yang keluar dari penis perlu diperiksa secara menyeluruh karena penyebabnya tidak selalu sama. Pemeriksaan bisa membantu dokter menentukan apakah keluhan berkaitan dengan gonore, klamidia, uretritis, atau kondisi lainnya.
Jangan menunggu cairan semakin banyak atau gejala semakin berat. Konsultasikan keluhan kepada dokter, agar mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang sesuai.

Ilustrasi warna cairan abnormal yang keluar dari penis
FAQ Seputar Keluar Cairan Hijau dari Kelamin Pria
1. Apakah Cairan Hijau dari Penis Berbahaya?
Cairan hijau bisa menandakan adanya infeksi yang membutuhkan pengobatan. Salah satu penyebabnya adalah gonore, tetapi pemeriksaan perlu untuk memastikan penyebabnya.
2. Apakah Penis Keluar Cairan Hijau Bisa Sembuh?
Banyak penyebab infeksi pada uretra dapat tertangani dengan pengobatan yang sesuai. Namun, jenis obat harus disesuaikan dengan penyebab infeksi dan kondisi pasien.
3. Apakah Gonore Selalu Menyebabkan Cairan Hijau?
Tidak. Cairan akibat gonore bisa berwarna putih, kuning, atau hijau. Sebagian orang dengan gonore juga tidak mengalami gejala yang jelas.
4. Bolehkah Minum Antibiotik Sendiri?
Sebaiknya tidak. Antibiotik harus digunakan berdasarkan diagnosis dan anjuran dokter. Pengobatan yang tidak tepat, bisa membuat infeksi tidak tertangani dengan baik dan berkontribusi terhadap resistensi antibiotik.
5. Apakah Pasangan Perlu Menjalani Pemeriksaan?
Jika penyebabnya adalah IMS seperti gonore, pasangan seksual juga perlu mendapatkan evaluasi dan penanganan yang sesuai untuk mengurangi risiko penularan dan infeksi berulang.
Baca Juga: Gejala Penis Keluar Nanah dan Tanda Infeksi yang Menyertainya
Pastikan Penyebab Penis Keluar Cairan Hijau dengan Dokter Klinik Apollo Jakarta
Memastikan penyebab penis keluar cairan hijau, bisa membantu penderita untuk mengambil langkah penanganan yang tepat.
Namun, jangan cemas! Anda bisa berkonsultasi dengan dokter berpengalaman di Klinik Apollo Jakarta.
Dokter terbaik kami bisa mengevaluasi kondisi Anda secara menyeluruh, dengan fasilitas dan peralatan medis yang lengkap.
Kami juga menyediakan layanan Konsultasi Dokter Online, yang memudahkan pasien dalam berkonsultasi kapan saja.
Layanan ini bisa Anda akses melalui Chat WhatsApp, yang beroperasi selama 24 jam dan tersedia secara gratis.
Jadi, tunggu apalagi? Segera konsultasikan kondisi Anda dengan tim medis kami dan dapatkan perawatan yang tepat.
Artikel Menarik Lainnya






