Januari 18, 2026

Jangan Anggap Sepele! Ini Gejala Awal Penyakit Sifilis pada Kelamin Pria

sifilis pada kelamin pria (1 coba)

Klinik Apollo, Jakarta – Sifilis atau penyakit raja singa pada kelamin pria, bisa menimbulkan gejala yang ringan dan bahkan bisa hilang tanpa pengobatan.

Namun, infeksi bisa terus berkembang menjadi penyakit serius yang merusak organ tubuh, termasuk otak, jantung, dan sistem saraf.

Oleh karena itu, mengenali gejala awal penyakit sifilis pada kelamin pria sangatlah penting untuk mencegah masalah kesehatan serius. Mari simak penjelasan berikut!

Mengenal Sifilis (Penyakit Raja Singa)

Sifilis merupakan penyakit infeksi menular seksual, yang disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum. Penularannya terjadi melalui beberapa cara berikut:

  • Hubungan seksual vagina, anal, atau oral
  • Kontak langsung dengan luka sifilis

Penyakit ini bisa berkembang secara bertahap, mulai dari tahap awal (primer), sekunder, laten, hingga tahap lanjut (tersier) yang bisa menimbulkan komplikasi berat.

Gejala Awal Infeksi Sifilis pada Kelamin Pria

Pada tahap awal atau sifilis primer, gejala sering kali tidak disadari karena tampak ringan. Berikut beberapa gejala awal sifilis pada kelamin pria yang perlu Anda waspadai:

1. Luka Kecil Tidak Nyeri (Chancre)

Gejala paling khas adalah munculnya luka kecil atau chancre pada area kelamin, seperti penis, buah zakar, atau di sekitar anus, yang tidak disertai rasa nyeri.

2. Luka Bersih dan Tidak Bernanah

Luka sifilis biasanya tampak bersih, berbentuk bulat atau oval, dengan tepi yang tegas. Berbeda dengan luka infeksi lain, chancre tidak mengeluarkan nanah dan tidak disertai peradangan.

3. Pembengkakan Kelenjar Getah Bening

Selain luka, pria dengan sifilis tahap awal juga bisa mengalami pembengkakan kelenjar getah bening di area selangkangan. Kondisi ini biasanya tidak terlalu nyeri, tetapi terasa mengganjal.

4. Luka Hilang Sendiri

Salah satu alasan sifilis sering terlambat terdeteksi adalah luka bisa menghilang dengan sendirinya dalam beberapa minggu, meski tanpa pengobatan.

Bahaya Mengabaikan Sifilis pada Kelamin Pria

Jika sifilis pada kelamin pria tidak tertangani sejak dini, infeksi bisa terus berkembang ke tahap berikutnya dan menyebabkan komplikasi serius, seperti:

1. Penyebaran Infeksi ke Seluruh Tubuh – Bakteri sifilis bisa menyebar melalui aliran darah dan menyerang berbagai organ tubuh, termasuk kulit, tulang, hati, dan organ dalam lainnya.

2. Gangguan Sistem Saraf (Neurosifilis) – Pada tahap lanjut, sifilis bisa menyerang sistem saraf pusat dan menyebabkan sakit kepala kronis, gangguan penglihatan, hingga gangguan pendengaran.

3. Kerusakan Jantung dan Pembuluh Darah – Sifilis yang tidak terobati, bisa merusak jantung dan pembuluh darah besar, yang bisa meningkatkan risiko gangguan jantung.

4. Masalah Kesuburan dan Fungsi Seksual – Infeksi kronis pada area kelamin bisa berdampak pada fungsi reproduksi pria, termasuk menurunnya kualitas sperma dan gangguan ereksi.

5. Meningkatkan Risiko Penularan HIV – Luka sifilis memudahkan masuknya virus HIV, sehingga penderita sifilis memiliki risiko lebih tinggi tertular atau menularkan HIV ke pasangan.

Pentingnya Diagnosis dan Perawatan Medis Sejak Dini

Dokter Klinik Apollo Jakarta, menjelaskan bahwa pemeriksaan medis menjadi langkah penting untuk memastikan diagnosis sifilis secara akurat.

Dengan penanganan yang tepat sejak tahap awal, sifilis bisa disembuhkan secara efektif dan mencegah komplikasi jangka panjang.

Jika Anda mengalami luka mencurigakan di area kelamin atau memiliki riwayat hubungan seksual berisiko, segeralah lakukan pemeriksaan ke dokter yang berpengalaman.

Baca Juga: Komplikasi Sifilis Raja Singa dari Stadium Awal hingga Lanjut

Atasi Sifilis pada Kelamin Pria dengan Perawatan Optimal di Klinik Apollo

Sifilis pada kelamin pria merupakan penyakit kelamin, yang bisa membantu mengatasi kondisi Anda dengan tim medis berpengalaman di Klinik Apollo Jakarta.

Dokter terbaik kami bisa membantu memberikan perawatan, dengan fasilitas medis yang lengkap dan memadai.

Selain itu, Anda juga bisa berkonsultasi kapan dan di mana saja melalui layanan Konsultasi Dokter Online.

Layanan ini bisa Anda akses melalui Chat Whatsapp, yang beroperasi selama 24 jam dan tersedia secara gratis!

Jadi, tunggu apalagi? Segeralah konsultasikan kondisi Anda dengan tim medis kami dan dapatkan perawatan yang tepat.

konsultasi online

About the Author: Rara

Artikel Menarik Lainnya

Artikel Terkini

Tanya Apollo

Januari 18, 2026

Jangan Anggap Sepele! Ini Gejala Awal Penyakit Sifilis pada Kelamin Pria

sifilis pada kelamin pria (1 coba)

Klinik Apollo, Jakarta – Sifilis atau penyakit raja singa pada kelamin pria, bisa menimbulkan gejala yang ringan dan bahkan bisa hilang tanpa pengobatan.

Namun, infeksi bisa terus berkembang menjadi penyakit serius yang merusak organ tubuh, termasuk otak, jantung, dan sistem saraf.

Oleh karena itu, mengenali gejala awal penyakit sifilis pada kelamin pria sangatlah penting untuk mencegah masalah kesehatan serius. Mari simak penjelasan berikut!

Mengenal Sifilis (Penyakit Raja Singa)

Sifilis merupakan penyakit infeksi menular seksual, yang disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum. Penularannya terjadi melalui beberapa cara berikut:

  • Hubungan seksual vagina, anal, atau oral
  • Kontak langsung dengan luka sifilis

Penyakit ini bisa berkembang secara bertahap, mulai dari tahap awal (primer), sekunder, laten, hingga tahap lanjut (tersier) yang bisa menimbulkan komplikasi berat.

Gejala Awal Infeksi Sifilis pada Kelamin Pria

Pada tahap awal atau sifilis primer, gejala sering kali tidak disadari karena tampak ringan. Berikut beberapa gejala awal sifilis pada kelamin pria yang perlu Anda waspadai:

1. Luka Kecil Tidak Nyeri (Chancre)

Gejala paling khas adalah munculnya luka kecil atau chancre pada area kelamin, seperti penis, buah zakar, atau di sekitar anus, yang tidak disertai rasa nyeri.

2. Luka Bersih dan Tidak Bernanah

Luka sifilis biasanya tampak bersih, berbentuk bulat atau oval, dengan tepi yang tegas. Berbeda dengan luka infeksi lain, chancre tidak mengeluarkan nanah dan tidak disertai peradangan.

3. Pembengkakan Kelenjar Getah Bening

Selain luka, pria dengan sifilis tahap awal juga bisa mengalami pembengkakan kelenjar getah bening di area selangkangan. Kondisi ini biasanya tidak terlalu nyeri, tetapi terasa mengganjal.

4. Luka Hilang Sendiri

Salah satu alasan sifilis sering terlambat terdeteksi adalah luka bisa menghilang dengan sendirinya dalam beberapa minggu, meski tanpa pengobatan.

Bahaya Mengabaikan Sifilis pada Kelamin Pria

Jika sifilis pada kelamin pria tidak tertangani sejak dini, infeksi bisa terus berkembang ke tahap berikutnya dan menyebabkan komplikasi serius, seperti:

1. Penyebaran Infeksi ke Seluruh Tubuh – Bakteri sifilis bisa menyebar melalui aliran darah dan menyerang berbagai organ tubuh, termasuk kulit, tulang, hati, dan organ dalam lainnya.

2. Gangguan Sistem Saraf (Neurosifilis) – Pada tahap lanjut, sifilis bisa menyerang sistem saraf pusat dan menyebabkan sakit kepala kronis, gangguan penglihatan, hingga gangguan pendengaran.

3. Kerusakan Jantung dan Pembuluh Darah – Sifilis yang tidak terobati, bisa merusak jantung dan pembuluh darah besar, yang bisa meningkatkan risiko gangguan jantung.

4. Masalah Kesuburan dan Fungsi Seksual – Infeksi kronis pada area kelamin bisa berdampak pada fungsi reproduksi pria, termasuk menurunnya kualitas sperma dan gangguan ereksi.

5. Meningkatkan Risiko Penularan HIV – Luka sifilis memudahkan masuknya virus HIV, sehingga penderita sifilis memiliki risiko lebih tinggi tertular atau menularkan HIV ke pasangan.

Pentingnya Diagnosis dan Perawatan Medis Sejak Dini

Dokter Klinik Apollo Jakarta, menjelaskan bahwa pemeriksaan medis menjadi langkah penting untuk memastikan diagnosis sifilis secara akurat.

Dengan penanganan yang tepat sejak tahap awal, sifilis bisa disembuhkan secara efektif dan mencegah komplikasi jangka panjang.

Jika Anda mengalami luka mencurigakan di area kelamin atau memiliki riwayat hubungan seksual berisiko, segeralah lakukan pemeriksaan ke dokter yang berpengalaman.

Baca Juga: Komplikasi Sifilis Raja Singa dari Stadium Awal hingga Lanjut

Atasi Sifilis pada Kelamin Pria dengan Perawatan Optimal di Klinik Apollo

Sifilis pada kelamin pria merupakan penyakit kelamin, yang bisa membantu mengatasi kondisi Anda dengan tim medis berpengalaman di Klinik Apollo Jakarta.

Dokter terbaik kami bisa membantu memberikan perawatan, dengan fasilitas medis yang lengkap dan memadai.

Selain itu, Anda juga bisa berkonsultasi kapan dan di mana saja melalui layanan Konsultasi Dokter Online.

Layanan ini bisa Anda akses melalui Chat Whatsapp, yang beroperasi selama 24 jam dan tersedia secara gratis!

Jadi, tunggu apalagi? Segeralah konsultasikan kondisi Anda dengan tim medis kami dan dapatkan perawatan yang tepat.

konsultasi online

About the Author: Rara

Artikel Menarik Lainnya