Juli 24, 2023

Keputihan Warna Bening Serupa Putih Telur Apakah Berbahaya?

Keputihan Warna Bening Serupa Putih Telur Apakah Berbahaya?

Klinik Utama Sentosa, Jakarta – Wanita yang mengalami keluarnya keputihan dengan warna bening merupakan hal yang cenderung normal. Berubahnya kadar hormon bisa memengaruhi konsistensi dan juga warna pada leukore.

Baca Juga : Benarkah Keputihan Bisa Menjadi Tanda Masa Subur Wanita?

Cairan ini di produksi dari kelenjar serviks. Tujuan adanya leukore yaitu untuk menjaga kebersihan dan sebagai pelumas miss v agar terlindungi dari infeksi mikroorganisme.

Keputihan sering terjadi ketika seorang prempuan sedang mengalami ovulasi. Akan tetapi hal ini juga dapat terjadi ketika sedang berhubungan seksual dan berolahraga. Namun kejadian lain bisa menjadi pertana hamil.

Penyebab Keputihan Warna Bening

Keputihan bening ini biasanya terjadi pada setiap wanita dan merupakan bagian normal dari sistem reproduksi.

Keputihan ini sebenarnya merupakan cairan yang di produksi oleh kelenjar di sekitar vagina dan leher rahim yang berfungsi untuk membersihkan dan melindungi organ reproduksi dari infeksi.

Wanita biasanya mengalami perubahan dalam jumlah, tekstur, dan warna keputihan selama siklus menstruasi. Misalnya, sebelum atau sesudah menstruasi, keputihan biasanya lebih kental dan sedikit lebih banyak.

Selama periode ovulasi (ketika telur dilepaskan dari indung telur), keputihan dapat menjadi lebih encer dan licin.

Penting untuk dicatat bahwa keputihan normal tidak menyebabkan ketidaknyamanan atau gejala lainnya seperti bau yang tidak sedap, gatal, atau iritasi.

Jika Anda mengalami keputihan yang tidak normal atau disertai dengan gejala yang mengganggu, segera konsultasikan dengan dokter atau profesional kesehatan. Berikut adalah beberapa penyebab umum keputihan berwarna bening:

1. Siklus menstruasi

Selama siklus menstruasi, keputihan wanita dapat berubah warna dan tekstur. Pada awal atau akhir siklus, keputihan biasanya lebih kental dan berwarna putih atau bening.

2. Ovulasi

Saat ovulasi (proses pelepasan telur dari indung telur), beberapa wanita dapat mengalami keputihan berwarna bening yang lebih encer dan licin. Ini dapat membantu dalam proses pembuahan.

3. Arousal seksual

Arousal seksual pada wanita dapat menyebabkan peningkatan aliran darah ke area vagina dan menyebabkan keputihan menjadi lebih bening dan licin.

4. Perubahan hormon

Fluktuasi hormon selama kehamilan, masa pubertas, atau periode pra-menopause dan menopause juga dapat mempengaruhi karakteristik keputihan.

5. Kebersihan alami tubuh

Keputihan berwarna bening juga merupakan mekanisme alami tubuh untuk menjaga kebersihan vagina dengan mengeluarkan bakteri dan sel kulit mati.

Namun, penting untuk diingat bahwa setiap wanita memiliki kondisi tubuh yang unik. Jika keputihan berwarna bening disertai dengan gejala tidak normal.

Contohnya seperti bau yang tidak sedap, gatal, iritasi, atau perubahan warna yang mencolok. Semua itu bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan seperti infeksi jamur atau bakteri.

Cara Mengatasi Keputihan Berwarna Bening

Keputihan bening yang normal pada wanita tidak memerlukan pengobatan khusus karena merupakan proses alami dalam sistem reproduksi.

Namun, jika Anda mengalami keputihan yang tidak normal. Seperti disertai gejala yang mengganggu seperti bau yang tidak sedap, gatal, iritasi, atau perubahan warna yang mencolok.

Berikut adalah beberapa langkah yang dapat membantu mengatasi keputihan yang tidak normal:

1. Berkonsultasi dengan dokter

Jika Anda merasa khawatir atau mengalami perubahan dalam keputihan yang tidak biasa. Langkah pertama yang penting adalah berkonsultasi dengan dokter atau profesional kesehatan.

Dokter dapat melakukan pemeriksaan dan memberikan diagnosis yang tepat.

2. Hindari penggunaan produk kimiawi

Hindari penggunaan sabun atau produk kesehatan yang mengandung bahan kimia yang keras di area vagina. Karena dapat mengganggu keseimbangan pH alami dan menyebabkan iritasi.

3. Gunakan pakaian dalam yang tepat

Gunakan pakaian dalam yang terbuat dari bahan yang dapat bernapas. Seperti katun, untuk menjaga kebersihan dan menjaga area vagina tetap kering.

4. Hindari pakaian ketat

Hindari mengenakan pakaian ketat atau celana dalam yang terlalu ketat karena dapat menyebabkan iritasi dan menjaga area genital tetap lembab.

5. Jaga kebersihan

Jaga kebersihan area genital dengan mencuci dengan air bersih secara teratur. Hindari mencuci area vagina terlalu sering atau menggunakan douching, karena dapat mengganggu keseimbangan bakteri alami di vagina.

6. Gunakan pilihan pembersih vagina yang lembut

Jika merasa perlu menggunakan pembersih vagina, pilih produk yang lembut dan bebas bahan kimia keras.

7. Perhatikan pola makan

Makan makanan sehat dan seimbang serta perbanyak konsumsi air untuk mendukung kesehatan sistem reproduksi.

Keputihan bening ini biasanya terjadi pada setiap wanita dan merupakan bagian normal dari sistem reproduksi.Keputihan ini sebenarnya merupakan cairan yang di produksi oleh kelenjar di sekitar vagina dan leher rahim yang berfungsi untuk membersihkan dan melindungi organ reproduksi dari infeksi.Wanita biasanya mengalami perubahan dalam jumlah, tekstur, dan warna keputihan selama siklus menstruasi. Misalnya, sebelum atau sesudah menstruasi, keputihan biasanya lebih kental dan sedikit lebih banyak.

Periksa dan Konsultasi di Klinik Ginekologi Terbaik dan Terpercaya di Jakarta

Klinik untuk penyakit menular seksual dan kelamin terdekat di Jakarta yang berstandar internasional hanya ada Klinik Utama Sentosa yang memiliki alat medis yang lengkap dan canggih.

Lakukan pengobatan dengan konsultasi online secara gratis, bila Anda mempunyai masalah seputar kelamin atau penyakit menular seksual lainnya, supaya bisa diatasi dengan cepat dan tepat.

Memiliki dokter ahli penyakit kelamin dan staf medis profesional yang bisa menangani penyakit Anda secara langsung. Untuk masalah biaya pengobatan tidak perlu khawatir karena sangat terjangkau.

Klinik Utama Sentosa memiliki lokasi yang strategis, berada di daerah Jakarta, Indonesia. Dan juga sangat mengutamakan kesembuhan dan kepuasan serta sangat memprioritaskan setiap pasien.

Baca Juga : Sederhana Perlu Pengawasan Cara Mengatasi Anyang-Anyangan

Selain itu, terdapat fitur layanan konsultasi via WhatsApp yang dapat membantu kamu untuk berkonsultasi secara online dan gratis jika ada pertanyaan seputar penyakit kelamin.

About the Author: Meuthia Lathifa

Meuthia Lathifa seorang Content Writer Specialist di Klinik Sentosa dan saat ini sedang fokus menulis artikel mengenai dunia kesehatan, khususnya penyakit kulit kelamin. Yuk, kenal lebih dekat dengan Meuthia, bisa intip IG-nya: @yxmthifa

Artikel Menarik Lainnya

Artikel Terkini

klinik andrologi

Juli 24, 2023

Keputihan Warna Bening Serupa Putih Telur Apakah Berbahaya?

Keputihan Warna Bening Serupa Putih Telur Apakah Berbahaya?

Klinik Utama Sentosa, Jakarta – Wanita yang mengalami keluarnya keputihan dengan warna bening merupakan hal yang cenderung normal. Berubahnya kadar hormon bisa memengaruhi konsistensi dan juga warna pada leukore.

Baca Juga : Benarkah Keputihan Bisa Menjadi Tanda Masa Subur Wanita?

Cairan ini di produksi dari kelenjar serviks. Tujuan adanya leukore yaitu untuk menjaga kebersihan dan sebagai pelumas miss v agar terlindungi dari infeksi mikroorganisme.

Keputihan sering terjadi ketika seorang prempuan sedang mengalami ovulasi. Akan tetapi hal ini juga dapat terjadi ketika sedang berhubungan seksual dan berolahraga. Namun kejadian lain bisa menjadi pertana hamil.

Penyebab Keputihan Warna Bening

Keputihan bening ini biasanya terjadi pada setiap wanita dan merupakan bagian normal dari sistem reproduksi.

Keputihan ini sebenarnya merupakan cairan yang di produksi oleh kelenjar di sekitar vagina dan leher rahim yang berfungsi untuk membersihkan dan melindungi organ reproduksi dari infeksi.

Wanita biasanya mengalami perubahan dalam jumlah, tekstur, dan warna keputihan selama siklus menstruasi. Misalnya, sebelum atau sesudah menstruasi, keputihan biasanya lebih kental dan sedikit lebih banyak.

Selama periode ovulasi (ketika telur dilepaskan dari indung telur), keputihan dapat menjadi lebih encer dan licin.

Penting untuk dicatat bahwa keputihan normal tidak menyebabkan ketidaknyamanan atau gejala lainnya seperti bau yang tidak sedap, gatal, atau iritasi.

Jika Anda mengalami keputihan yang tidak normal atau disertai dengan gejala yang mengganggu, segera konsultasikan dengan dokter atau profesional kesehatan. Berikut adalah beberapa penyebab umum keputihan berwarna bening:

1. Siklus menstruasi

Selama siklus menstruasi, keputihan wanita dapat berubah warna dan tekstur. Pada awal atau akhir siklus, keputihan biasanya lebih kental dan berwarna putih atau bening.

2. Ovulasi

Saat ovulasi (proses pelepasan telur dari indung telur), beberapa wanita dapat mengalami keputihan berwarna bening yang lebih encer dan licin. Ini dapat membantu dalam proses pembuahan.

3. Arousal seksual

Arousal seksual pada wanita dapat menyebabkan peningkatan aliran darah ke area vagina dan menyebabkan keputihan menjadi lebih bening dan licin.

4. Perubahan hormon

Fluktuasi hormon selama kehamilan, masa pubertas, atau periode pra-menopause dan menopause juga dapat mempengaruhi karakteristik keputihan.

5. Kebersihan alami tubuh

Keputihan berwarna bening juga merupakan mekanisme alami tubuh untuk menjaga kebersihan vagina dengan mengeluarkan bakteri dan sel kulit mati.

Namun, penting untuk diingat bahwa setiap wanita memiliki kondisi tubuh yang unik. Jika keputihan berwarna bening disertai dengan gejala tidak normal.

Contohnya seperti bau yang tidak sedap, gatal, iritasi, atau perubahan warna yang mencolok. Semua itu bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan seperti infeksi jamur atau bakteri.

Cara Mengatasi Keputihan Berwarna Bening

Keputihan bening yang normal pada wanita tidak memerlukan pengobatan khusus karena merupakan proses alami dalam sistem reproduksi.

Namun, jika Anda mengalami keputihan yang tidak normal. Seperti disertai gejala yang mengganggu seperti bau yang tidak sedap, gatal, iritasi, atau perubahan warna yang mencolok.

Berikut adalah beberapa langkah yang dapat membantu mengatasi keputihan yang tidak normal:

1. Berkonsultasi dengan dokter

Jika Anda merasa khawatir atau mengalami perubahan dalam keputihan yang tidak biasa. Langkah pertama yang penting adalah berkonsultasi dengan dokter atau profesional kesehatan.

Dokter dapat melakukan pemeriksaan dan memberikan diagnosis yang tepat.

2. Hindari penggunaan produk kimiawi

Hindari penggunaan sabun atau produk kesehatan yang mengandung bahan kimia yang keras di area vagina. Karena dapat mengganggu keseimbangan pH alami dan menyebabkan iritasi.

3. Gunakan pakaian dalam yang tepat

Gunakan pakaian dalam yang terbuat dari bahan yang dapat bernapas. Seperti katun, untuk menjaga kebersihan dan menjaga area vagina tetap kering.

4. Hindari pakaian ketat

Hindari mengenakan pakaian ketat atau celana dalam yang terlalu ketat karena dapat menyebabkan iritasi dan menjaga area genital tetap lembab.

5. Jaga kebersihan

Jaga kebersihan area genital dengan mencuci dengan air bersih secara teratur. Hindari mencuci area vagina terlalu sering atau menggunakan douching, karena dapat mengganggu keseimbangan bakteri alami di vagina.

6. Gunakan pilihan pembersih vagina yang lembut

Jika merasa perlu menggunakan pembersih vagina, pilih produk yang lembut dan bebas bahan kimia keras.

7. Perhatikan pola makan

Makan makanan sehat dan seimbang serta perbanyak konsumsi air untuk mendukung kesehatan sistem reproduksi.

Keputihan bening ini biasanya terjadi pada setiap wanita dan merupakan bagian normal dari sistem reproduksi.Keputihan ini sebenarnya merupakan cairan yang di produksi oleh kelenjar di sekitar vagina dan leher rahim yang berfungsi untuk membersihkan dan melindungi organ reproduksi dari infeksi.Wanita biasanya mengalami perubahan dalam jumlah, tekstur, dan warna keputihan selama siklus menstruasi. Misalnya, sebelum atau sesudah menstruasi, keputihan biasanya lebih kental dan sedikit lebih banyak.

Periksa dan Konsultasi di Klinik Ginekologi Terbaik dan Terpercaya di Jakarta

Klinik untuk penyakit menular seksual dan kelamin terdekat di Jakarta yang berstandar internasional hanya ada Klinik Utama Sentosa yang memiliki alat medis yang lengkap dan canggih.

Lakukan pengobatan dengan konsultasi online secara gratis, bila Anda mempunyai masalah seputar kelamin atau penyakit menular seksual lainnya, supaya bisa diatasi dengan cepat dan tepat.

Memiliki dokter ahli penyakit kelamin dan staf medis profesional yang bisa menangani penyakit Anda secara langsung. Untuk masalah biaya pengobatan tidak perlu khawatir karena sangat terjangkau.

Klinik Utama Sentosa memiliki lokasi yang strategis, berada di daerah Jakarta, Indonesia. Dan juga sangat mengutamakan kesembuhan dan kepuasan serta sangat memprioritaskan setiap pasien.

Baca Juga : Sederhana Perlu Pengawasan Cara Mengatasi Anyang-Anyangan

Selain itu, terdapat fitur layanan konsultasi via WhatsApp yang dapat membantu kamu untuk berkonsultasi secara online dan gratis jika ada pertanyaan seputar penyakit kelamin.

About the Author: Meuthia Lathifa

Meuthia Lathifa seorang Content Writer Specialist di Klinik Sentosa dan saat ini sedang fokus menulis artikel mengenai dunia kesehatan, khususnya penyakit kulit kelamin. Yuk, kenal lebih dekat dengan Meuthia, bisa intip IG-nya: @yxmthifa

Artikel Menarik Lainnya

Artikel Terkini

klinik andrologi