Januari 15, 2026

Nyeri Perut Bawah Tak Kunjung Hilang? Waspada Radang Panggul pada Wanita

radang panggul pada wanita 1_3_11zon

Klinik Apollo, Jakarta – Nyeri di area perut bawah yang berlangsung lama, ternyata bisa menjadi tanda dari radang panggul pada wanita lho!

Ya, meski sering kali rasa nyeri ini dianggap sebagai keluhan biasa, terutama saat menjelang atau setelah menstruasi, tetapi kenyataannya bisa berkata lain.

Rasa nyeri ini bisa jadi tanda radang panggul pada wanita, yang sangat berbahaya jika tidak tertangani dengan tepat dan cepat. Mari kita simak tanda-tandanya berikut ini!

Mengenal Penyakit Radang Panggul pada Wanita

Radang panggul atau Pelvic Inflammatory Disease (PID) adalah infeksi yang menyerang organ reproduksi wanita, seperti rahim, tuba falopi, dan ovarium. Kondisi ini umumnya disebabkan oleh:

  • Infeksi menular seksual (IMS), seperti gonore dan klamidia
  • Infeksi bakteri yang tidak tertangani dengan baik
  • Prosedur medis tertentu

Yang perlu Anda waspadai, radang panggul ternyata bisa berkembang perlahan tanpa gejala yang jelas di awal.

Tanda dan Gejala Radang Panggul (PID)

Gejala radang panggul pada setiap wanita bisa berbeda-beda, mulai dari ringan hingga berat. Berikut beberapa tanda yang umum terjadi, antara lain:

  • Nyeri perut bawah atau panggul yang tidak kunjung hilang
  • Nyeri saat berhubungan intim
  • Keputihan tidak normal
  • Perdarahan di luar jadwal menstruasi
  • Nyeri dan rasa tidak nyaman saat kencing
  • Demam, menggigil, atau tubuh terasa lemas
  • Mual atau munta pada kondisi tertentu

Jika Anda mengalami satu atau beberapa gejala di atas, sebaiknya segera melakukan pemeriksaan medis yang tepat.

Bahaya Mengabaikan Radang Panggul pada Wanita

Radang panggul yang tidak tertangani dengan pengobatan yang tepat, bisa menimbulkan berbagai komplikasi serius, seperti:

1. Infertilitas (Kemandulan)

Infeksi yang berlangsung lama, bisa menyebabkan kerusakan dan jaringan parut pada tuba falopi. Sehingga, kondisi ini bisa menghambat proses pembuahan dan meningkatkan risiko sulit hamil.

2. Kehamilan Ektopik (Kehamilan di Luar Rahim)

Kerusakan saluran tuba akibat radang panggul, bisa membuat sel telur yang telah dibuahi tidak bisa mencapai rahim dan berkembang di luar rahim, kondisi ini sangat berbahaya.

3. Infeksi Menyebar ke Organ Reproduksi Lain

Infeksi bisa meluas ke rahim, ovarium, dan jaringan sekitarnya, yang berisiko menimbulkan nyeri panggul kronis serta gangguan kesehatan jangka panjang.

radang panggul pada wanita 2_4_11zon

Ilustrasi seorang wanita yang mengalami penyakit radang panggul

Pentingnya Berkonsultasi dengan Dokter Sejak Awal

Deteksi dan penanganan dini, sangatlah penting untuk mencegah dampak jangka panjang radang panggul pada wanita.

Dengan berkonsultasi dengan dokter berpengalaman seperti di Klinik Apollo Jakarta sejak gejala awal muncul, penyebab bisa tertangani dengan pengobatan yang tepat.

Penanganan sejak dini, tidak hanya membantu meredakan gejala, tetapi juga menjaga kesehatan reproduksi Anda di masa depan.

Baca Juga: Waspada! Bahaya Radang Miss V Jika Tidak Segera Diobati

Cegah Penyakit Radang Panggul pada Wanita dengan Perawatan di Klinik Apollo Jakarta

Mengenali tanda awal penyakit radang panggul pada wanita, bisa membantu untuk mengambil penanganan yang tepat dan cepat.

Jangan cemas! Anda bisa berkonsultasi dengan tim medis berpengalaman di Klinik Apollo Jakarta dengan mudah.

Dengan fasilitas medis yang lengkap, memadai, dan modern, Anda bisa mengetahui penyebab pastinya dan mendapatkan perawatan yang lengkap.

Kami juga menyediakan layanan Konsultasi Dokter Online yang memudahkan pasien dalam berkonsultasi lebih lanjut dengan tim medis kami.

Layanan ini bisa Anda akses melalui Chat Whatsapp, yang beroperasi selama 24 jam dan tersedia secara gratis!

Jadi, tunggu apalagi? Segeralah konsultasikan kondisi Anda dengan tim medis kami dan dapatkan perawatan yang tepat.

konsultasi online

About the Author: Rara

Artikel Menarik Lainnya

Artikel Terkini

Tanya Apollo

Januari 15, 2026

Nyeri Perut Bawah Tak Kunjung Hilang? Waspada Radang Panggul pada Wanita

radang panggul pada wanita 1_3_11zon

Klinik Apollo, Jakarta – Nyeri di area perut bawah yang berlangsung lama, ternyata bisa menjadi tanda dari radang panggul pada wanita lho!

Ya, meski sering kali rasa nyeri ini dianggap sebagai keluhan biasa, terutama saat menjelang atau setelah menstruasi, tetapi kenyataannya bisa berkata lain.

Rasa nyeri ini bisa jadi tanda radang panggul pada wanita, yang sangat berbahaya jika tidak tertangani dengan tepat dan cepat. Mari kita simak tanda-tandanya berikut ini!

Mengenal Penyakit Radang Panggul pada Wanita

Radang panggul atau Pelvic Inflammatory Disease (PID) adalah infeksi yang menyerang organ reproduksi wanita, seperti rahim, tuba falopi, dan ovarium. Kondisi ini umumnya disebabkan oleh:

  • Infeksi menular seksual (IMS), seperti gonore dan klamidia
  • Infeksi bakteri yang tidak tertangani dengan baik
  • Prosedur medis tertentu

Yang perlu Anda waspadai, radang panggul ternyata bisa berkembang perlahan tanpa gejala yang jelas di awal.

Tanda dan Gejala Radang Panggul (PID)

Gejala radang panggul pada setiap wanita bisa berbeda-beda, mulai dari ringan hingga berat. Berikut beberapa tanda yang umum terjadi, antara lain:

  • Nyeri perut bawah atau panggul yang tidak kunjung hilang
  • Nyeri saat berhubungan intim
  • Keputihan tidak normal
  • Perdarahan di luar jadwal menstruasi
  • Nyeri dan rasa tidak nyaman saat kencing
  • Demam, menggigil, atau tubuh terasa lemas
  • Mual atau munta pada kondisi tertentu

Jika Anda mengalami satu atau beberapa gejala di atas, sebaiknya segera melakukan pemeriksaan medis yang tepat.

Bahaya Mengabaikan Radang Panggul pada Wanita

Radang panggul yang tidak tertangani dengan pengobatan yang tepat, bisa menimbulkan berbagai komplikasi serius, seperti:

1. Infertilitas (Kemandulan)

Infeksi yang berlangsung lama, bisa menyebabkan kerusakan dan jaringan parut pada tuba falopi. Sehingga, kondisi ini bisa menghambat proses pembuahan dan meningkatkan risiko sulit hamil.

2. Kehamilan Ektopik (Kehamilan di Luar Rahim)

Kerusakan saluran tuba akibat radang panggul, bisa membuat sel telur yang telah dibuahi tidak bisa mencapai rahim dan berkembang di luar rahim, kondisi ini sangat berbahaya.

3. Infeksi Menyebar ke Organ Reproduksi Lain

Infeksi bisa meluas ke rahim, ovarium, dan jaringan sekitarnya, yang berisiko menimbulkan nyeri panggul kronis serta gangguan kesehatan jangka panjang.

radang panggul pada wanita 2_4_11zon

Ilustrasi seorang wanita yang mengalami penyakit radang panggul

Pentingnya Berkonsultasi dengan Dokter Sejak Awal

Deteksi dan penanganan dini, sangatlah penting untuk mencegah dampak jangka panjang radang panggul pada wanita.

Dengan berkonsultasi dengan dokter berpengalaman seperti di Klinik Apollo Jakarta sejak gejala awal muncul, penyebab bisa tertangani dengan pengobatan yang tepat.

Penanganan sejak dini, tidak hanya membantu meredakan gejala, tetapi juga menjaga kesehatan reproduksi Anda di masa depan.

Baca Juga: Waspada! Bahaya Radang Miss V Jika Tidak Segera Diobati

Cegah Penyakit Radang Panggul pada Wanita dengan Perawatan di Klinik Apollo Jakarta

Mengenali tanda awal penyakit radang panggul pada wanita, bisa membantu untuk mengambil penanganan yang tepat dan cepat.

Jangan cemas! Anda bisa berkonsultasi dengan tim medis berpengalaman di Klinik Apollo Jakarta dengan mudah.

Dengan fasilitas medis yang lengkap, memadai, dan modern, Anda bisa mengetahui penyebab pastinya dan mendapatkan perawatan yang lengkap.

Kami juga menyediakan layanan Konsultasi Dokter Online yang memudahkan pasien dalam berkonsultasi lebih lanjut dengan tim medis kami.

Layanan ini bisa Anda akses melalui Chat Whatsapp, yang beroperasi selama 24 jam dan tersedia secara gratis!

Jadi, tunggu apalagi? Segeralah konsultasikan kondisi Anda dengan tim medis kami dan dapatkan perawatan yang tepat.

konsultasi online

About the Author: Rara

Artikel Menarik Lainnya