Oktober 3, 2026

Penis Keluar Nanah dan Sakit: Apa Penyebabnya?

penis keluar nanah dan sakit 1

Klinik Apollo, Jakarta – Penis keluar nanah dan sakit, terutama saat buang air kecil, merupakan kondisi yang perlu Anda perhatikan. Keluhan tersebut bisa menunjukkan adanya peradangan atau infeksi pada uretra, yaitu saluran yang membawa urine dan cairan semen keluar dari tubuh.

Nanah yang keluar dari penis, bukan kondisi yang normal. Salah satu penyebab yang sering dikaitkan dengan keluhan ini adalah infeksi menular seksual (IMS), terutama gonore dan klamidia. Namun, penyebabnya tidak bisa dipastikan hanya berdasarkan warna atau jumlah cairan sehingga pemeriksaan dokter tetap penting.

Penyebab Penis Keluar Nanah dan Sakit

Berikut adalah beberapa kondisi yang bisa menyebabkan penis mengeluarkan cairan bernanah disertai rasa sakit, antara lain:

1. Gonore (Kencing Nanah)

Gonore merupakan infeksi menular seksual, yang terjadi akibat bakteri Neisseria gonorrhoeae. Pada pria, infeksi ini bisa menyebabkan uretritis dengan gejala berupa cairan bernanah dari penis, rasa terbakar atau sakit saat buang air kecil, serta iritasi pada ujung penis.

Menurut World Health Organization (WHO), gonore bisa menyebabkan uretritis pada pria dengan gejala berupa keluarnya cairan dari penis dan rasa terbakar saat buang air kecil.

2. Klamidia

Klamidia terjadi akibat bakteri Chlamydia trachomatis dan juga bisa menginfeksi uretra. Keluhannya bisa berupa rasa sakit atau terbakar saat buang air kecil dan keluarnya cairan dari penis.

Gejala klamidia pada pria terkadang lebih ringan daripada gonore, sehingga sebagian orang tidak menyadari adanya infeksi. Oleh karena itu, pemeriksaan bisa membantu menentukan penyebab keluhan secara lebih tepat.

3. Uretritis Non-Gonore

Uretritis adalah peradangan pada uretra, yang tidak selalu disebabkan oleh gonore. Kondisi ini bisa menimbulkan cairan dari penis, rasa perih saat buang air kecil, gatal atau iritasi pada lubang penis.

Selain klamidia, Mycoplasma genitalium juga bisa menjadi penyebab uretritis, Centers for Disease Control and Prevention (CDC), menjelaskan bahwa uretritis bisa terjadi akibat berbagai mikroorganisme sehingga pemeriksaan perlu untuk mengetahui penyebabnya.

4.Infeksi Menular Seksual Lainnya

Selain gonore atau klamidia, beberapa infeksi lain juga bisa menimbulkan keluhan pada saluran kemih atau organ genital. Gejala dan jenis cairan bisa berbeda-beda, tergantung penyebabnya.

Oleh karena itu, penis keluar nanah tidak sebaiknya langsung Anda anggap sebagai gonore tanpa pemeriksaan. Diagnosis yang tepat, penting agar pengobatan sesuai dengan mikroorganisme penyebabnya.

Gejala yang Bisa Menyertai

Selain penis yang mengeluarkan nanah dan terasa sakit, seseorang bisa mengalami beberapa gejala lainnya, seperti:

  • Rasa terbakar atau perih ketika buang air kecil
  • Ujung penis terasa gatal atau mengalami iritasi
  • Lubang penis tampak kemerahan atau bengkak
  • Cairan keluar dari lubang penis, terutama pada pagi hari
  • Lebih sering ingin buang air kecil
  • Rasa tidak nyaman pada penis
  • Nyeri atau pembengkakan pada testis di kondisi tertentu

Menurut CDC, gejala uretritis bisa berupa disuria atau nyeri saat buang air kecil, gatal pada uretra, serta keluarnya cairan mukoid, mukopurulen, atau purulen dari uretra.

Bagaimana Mengetahui Penyebab Penis Keluar Nanah?

Dokter bisa melakukan pemeriksaan berdasarkan keluhan, riwayat seksual, pemeriksaan fisik, serta pemeriksaan laboratorium bila perlu.

Salah satu pemeriksaan yang bisa dokter gunakan untuk mendeteksi gonore dan klamidia, adalah NAAT (Nucleic Acid Amplification Test). Pemeriksaan ini bisa menggunakan sampel urine atau sampel dari area yang terinfeksi sesuai dengan kondisi pasien.

CDC merekomendasikan pemeriksaan gonore dan klamidia pada pria dengan dugaan uretritis. Menentukan penyebab secara spesifik, membantu dokter memilih penanganan yang sesuai sekaligus mengurangi risiko penularan dan infeksi berulang.

Mengapa Tidak Boleh Mengobati Sendiri?

Penis keluar nanah dan sakit tidak sebaiknya tertangani dengan membeli antibiotik sendiri. Penyebab keluhan bisa berbeda, dan beberapa bakteri juga bisa mengalami resistensi terhadap antibiotik tertentu.

Pengobatan sebaiknya dokter berikan berdasarkan hasil pemeriksaan dan penilaian. Jika terbukti mengalami IMS, pasangan seksual juga mungkin perlu menjalani pemeriksaan dan pengobatan untuk mencegah terjadinya infeksi kembali.

Selama masih mengalami gejala atau sedang menjalani evaluasi dan pengobatan, sebaiknya hindari hubungan seksual sampai dokter menyatakan kondisi sudah aman untuk kembali berhubungan.

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?

Segera lakukan konsultasi apabila penis mengeluarkan nanah, terutama jika muncul rasa sakit saat buang air kecil atau terjadi setelah hubungan seksual berisiko. Pemeriksaan juga penting Anda lakukan, apabila:

  • Cairan dari penis semakin banyak
  • Keluhan tidak kunjung membaik
  • Muncul nyeri atau bengkak pada testis
  • Mengalami luka atau iritasi pada penis
  • Pasangan seksual diketahui mengalami IMS
  • Keluhan kembali muncul setelah sebelumnya menjalani pengobatan

Berdasarkan pengalaman tim medis Klinik Apollo Jakarta, keluhan pada organ reproduksi sebaiknya tidak hanya dilihat dari gejalanya. Pemeriksaan membantu mengetahui penyebab secara lebih tepat, sehingga penanganan bisa dokter sesuaikan dengan kondisi pasien.

penis keluar nanah dan sakit 2

Ilustrasi seorang pria yang mengalami penis keluar nanah dan sakit

Pentingnya Pemeriksaan Penis Keluar Nanah Secara Medis

Penis keluar nanah dan sakit bias berkaitan dengan infeksi pada uretra, termasuk gonore, klamidia, maupun penyebab lainnya. Karena gejalanya bisa menyerupai beberapa kondisi berbeda, pemeriksaan medis diperlukan untuk memastikan penyebabnya.

Di Klinik Apollo Jakarta, pasien bisa berkonsultasi mengenai keluhan pada organ reproduksi dan mendapatkan pemeriksaan seusai indikasi medis. Penanganan diberikan berdasarkan hasil evaluasi dokter dan diagnosis yang ditemukan.

FAQ Seputar Penis Keluar Nanah

1. Apakah Penis Keluar Nanah Pasti Gonore?

Tidak selalu. Gonore memang merupakan salah satu penyebab penting, tetapi klamidia, uretritis non-gonore, dan infeksi lainnya juga bisa menyebabkan keluarnya cairan dari penis. Pemeriksaan perlu untuk memastikan penyebabnya.

2. Apakah Penis Keluar Nanah Selalu Muncul Rasa Sakit saat Kencing?

Tidak selalu. Sebagian orang bisa mengalami cairan dari penis dengan gejala yang ringan atau bahkan tanpa keluhan lain. Namun, rasa sakit atau terbakar saat buang air kecil merupakan salah satu gejala yang dapat muncul pada uretritis.

3. Apakah Gonore dan Klamidia Bisa Terjadi Bersamaan?

Ya. Seseorang dapat mengalami lebih dari satu infeksi secara bersamaan. Oleh karena itu, pemeriksaan untuk beberapa IMS dapat dipertimbangkan sesuai dengan riwayat dan gejala pasien.

4. Apakah Penis Keluar Nanah Bisa Sembuh?

Banyak penyebab infeksi pada uretra bisa ditangani dengan pengobatan yang sesuai. Namun, jenis pengobatan bergantung pada penyebabnya, sehingga sebaiknya tidak menggunakan antibiotik secara sembarangan.

5. Apakah Pasangan Seksual Perlu Diperiksa

Jika keluhan disebabkan oleh IMS, pasangan seksual mungkin perlu menjalani pemeriksaan dan mendapatkan penanganan sesuai hasil evaluasi. Hal ini penting untuk mengurangi risiko penularan dan infeksi berulang.

Baca Juga: Tes IMS: Jenis Pemeriksaan dan Kapan Perlu Dilakukan

Cek Penyebab Pasti Penis Keluar Nanah dan Sakit di Klinik Apollo Jakarta

Penis keluar nanah dan menimbulkan rasa sakit, bisa menjadi tanda dari kondisi medsi yang mungkin memerlukan pengobatan segera.

Namun, jangan cemas! Anda bisa berkonsultasi dengan dokter berpengalaman di Klinik Apollo Jakarta.

Dengan fasilitas dan juga peralatan medis yang lengkap, dokter bisa memberikan diagnosis yang akurat dan pengobatan yang tepat.

Selain itu, kami juga menyediakan layanan Konsultasi Dokter Online secara gratis dan tersedia selama 24 jam, sehingga Anda bisa berkonsultasi kapan dan di mana saja dengan tim medis kami.

Jadi, tunggu apalagi? Segera konsultasikan kondisi Anda dan dapatkan perawatan medis yang tepat ya.

 

Ditinjau secara medis oleh Tim Medis Klinik Apollo Jakarta

konsultasi online

About the Author: Rara

Artikel Menarik Lainnya

Artikel Terkini

Tanya Apollo

Oktober 3, 2026

Penis Keluar Nanah dan Sakit: Apa Penyebabnya?

penis keluar nanah dan sakit 1

Klinik Apollo, Jakarta – Penis keluar nanah dan sakit, terutama saat buang air kecil, merupakan kondisi yang perlu Anda perhatikan. Keluhan tersebut bisa menunjukkan adanya peradangan atau infeksi pada uretra, yaitu saluran yang membawa urine dan cairan semen keluar dari tubuh.

Nanah yang keluar dari penis, bukan kondisi yang normal. Salah satu penyebab yang sering dikaitkan dengan keluhan ini adalah infeksi menular seksual (IMS), terutama gonore dan klamidia. Namun, penyebabnya tidak bisa dipastikan hanya berdasarkan warna atau jumlah cairan sehingga pemeriksaan dokter tetap penting.

Penyebab Penis Keluar Nanah dan Sakit

Berikut adalah beberapa kondisi yang bisa menyebabkan penis mengeluarkan cairan bernanah disertai rasa sakit, antara lain:

1. Gonore (Kencing Nanah)

Gonore merupakan infeksi menular seksual, yang terjadi akibat bakteri Neisseria gonorrhoeae. Pada pria, infeksi ini bisa menyebabkan uretritis dengan gejala berupa cairan bernanah dari penis, rasa terbakar atau sakit saat buang air kecil, serta iritasi pada ujung penis.

Menurut World Health Organization (WHO), gonore bisa menyebabkan uretritis pada pria dengan gejala berupa keluarnya cairan dari penis dan rasa terbakar saat buang air kecil.

2. Klamidia

Klamidia terjadi akibat bakteri Chlamydia trachomatis dan juga bisa menginfeksi uretra. Keluhannya bisa berupa rasa sakit atau terbakar saat buang air kecil dan keluarnya cairan dari penis.

Gejala klamidia pada pria terkadang lebih ringan daripada gonore, sehingga sebagian orang tidak menyadari adanya infeksi. Oleh karena itu, pemeriksaan bisa membantu menentukan penyebab keluhan secara lebih tepat.

3. Uretritis Non-Gonore

Uretritis adalah peradangan pada uretra, yang tidak selalu disebabkan oleh gonore. Kondisi ini bisa menimbulkan cairan dari penis, rasa perih saat buang air kecil, gatal atau iritasi pada lubang penis.

Selain klamidia, Mycoplasma genitalium juga bisa menjadi penyebab uretritis, Centers for Disease Control and Prevention (CDC), menjelaskan bahwa uretritis bisa terjadi akibat berbagai mikroorganisme sehingga pemeriksaan perlu untuk mengetahui penyebabnya.

4.Infeksi Menular Seksual Lainnya

Selain gonore atau klamidia, beberapa infeksi lain juga bisa menimbulkan keluhan pada saluran kemih atau organ genital. Gejala dan jenis cairan bisa berbeda-beda, tergantung penyebabnya.

Oleh karena itu, penis keluar nanah tidak sebaiknya langsung Anda anggap sebagai gonore tanpa pemeriksaan. Diagnosis yang tepat, penting agar pengobatan sesuai dengan mikroorganisme penyebabnya.

Gejala yang Bisa Menyertai

Selain penis yang mengeluarkan nanah dan terasa sakit, seseorang bisa mengalami beberapa gejala lainnya, seperti:

  • Rasa terbakar atau perih ketika buang air kecil
  • Ujung penis terasa gatal atau mengalami iritasi
  • Lubang penis tampak kemerahan atau bengkak
  • Cairan keluar dari lubang penis, terutama pada pagi hari
  • Lebih sering ingin buang air kecil
  • Rasa tidak nyaman pada penis
  • Nyeri atau pembengkakan pada testis di kondisi tertentu

Menurut CDC, gejala uretritis bisa berupa disuria atau nyeri saat buang air kecil, gatal pada uretra, serta keluarnya cairan mukoid, mukopurulen, atau purulen dari uretra.

Bagaimana Mengetahui Penyebab Penis Keluar Nanah?

Dokter bisa melakukan pemeriksaan berdasarkan keluhan, riwayat seksual, pemeriksaan fisik, serta pemeriksaan laboratorium bila perlu.

Salah satu pemeriksaan yang bisa dokter gunakan untuk mendeteksi gonore dan klamidia, adalah NAAT (Nucleic Acid Amplification Test). Pemeriksaan ini bisa menggunakan sampel urine atau sampel dari area yang terinfeksi sesuai dengan kondisi pasien.

CDC merekomendasikan pemeriksaan gonore dan klamidia pada pria dengan dugaan uretritis. Menentukan penyebab secara spesifik, membantu dokter memilih penanganan yang sesuai sekaligus mengurangi risiko penularan dan infeksi berulang.

Mengapa Tidak Boleh Mengobati Sendiri?

Penis keluar nanah dan sakit tidak sebaiknya tertangani dengan membeli antibiotik sendiri. Penyebab keluhan bisa berbeda, dan beberapa bakteri juga bisa mengalami resistensi terhadap antibiotik tertentu.

Pengobatan sebaiknya dokter berikan berdasarkan hasil pemeriksaan dan penilaian. Jika terbukti mengalami IMS, pasangan seksual juga mungkin perlu menjalani pemeriksaan dan pengobatan untuk mencegah terjadinya infeksi kembali.

Selama masih mengalami gejala atau sedang menjalani evaluasi dan pengobatan, sebaiknya hindari hubungan seksual sampai dokter menyatakan kondisi sudah aman untuk kembali berhubungan.

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?

Segera lakukan konsultasi apabila penis mengeluarkan nanah, terutama jika muncul rasa sakit saat buang air kecil atau terjadi setelah hubungan seksual berisiko. Pemeriksaan juga penting Anda lakukan, apabila:

  • Cairan dari penis semakin banyak
  • Keluhan tidak kunjung membaik
  • Muncul nyeri atau bengkak pada testis
  • Mengalami luka atau iritasi pada penis
  • Pasangan seksual diketahui mengalami IMS
  • Keluhan kembali muncul setelah sebelumnya menjalani pengobatan

Berdasarkan pengalaman tim medis Klinik Apollo Jakarta, keluhan pada organ reproduksi sebaiknya tidak hanya dilihat dari gejalanya. Pemeriksaan membantu mengetahui penyebab secara lebih tepat, sehingga penanganan bisa dokter sesuaikan dengan kondisi pasien.

penis keluar nanah dan sakit 2

Ilustrasi seorang pria yang mengalami penis keluar nanah dan sakit

Pentingnya Pemeriksaan Penis Keluar Nanah Secara Medis

Penis keluar nanah dan sakit bias berkaitan dengan infeksi pada uretra, termasuk gonore, klamidia, maupun penyebab lainnya. Karena gejalanya bisa menyerupai beberapa kondisi berbeda, pemeriksaan medis diperlukan untuk memastikan penyebabnya.

Di Klinik Apollo Jakarta, pasien bisa berkonsultasi mengenai keluhan pada organ reproduksi dan mendapatkan pemeriksaan seusai indikasi medis. Penanganan diberikan berdasarkan hasil evaluasi dokter dan diagnosis yang ditemukan.

FAQ Seputar Penis Keluar Nanah

1. Apakah Penis Keluar Nanah Pasti Gonore?

Tidak selalu. Gonore memang merupakan salah satu penyebab penting, tetapi klamidia, uretritis non-gonore, dan infeksi lainnya juga bisa menyebabkan keluarnya cairan dari penis. Pemeriksaan perlu untuk memastikan penyebabnya.

2. Apakah Penis Keluar Nanah Selalu Muncul Rasa Sakit saat Kencing?

Tidak selalu. Sebagian orang bisa mengalami cairan dari penis dengan gejala yang ringan atau bahkan tanpa keluhan lain. Namun, rasa sakit atau terbakar saat buang air kecil merupakan salah satu gejala yang dapat muncul pada uretritis.

3. Apakah Gonore dan Klamidia Bisa Terjadi Bersamaan?

Ya. Seseorang dapat mengalami lebih dari satu infeksi secara bersamaan. Oleh karena itu, pemeriksaan untuk beberapa IMS dapat dipertimbangkan sesuai dengan riwayat dan gejala pasien.

4. Apakah Penis Keluar Nanah Bisa Sembuh?

Banyak penyebab infeksi pada uretra bisa ditangani dengan pengobatan yang sesuai. Namun, jenis pengobatan bergantung pada penyebabnya, sehingga sebaiknya tidak menggunakan antibiotik secara sembarangan.

5. Apakah Pasangan Seksual Perlu Diperiksa

Jika keluhan disebabkan oleh IMS, pasangan seksual mungkin perlu menjalani pemeriksaan dan mendapatkan penanganan sesuai hasil evaluasi. Hal ini penting untuk mengurangi risiko penularan dan infeksi berulang.

Baca Juga: Tes IMS: Jenis Pemeriksaan dan Kapan Perlu Dilakukan

Cek Penyebab Pasti Penis Keluar Nanah dan Sakit di Klinik Apollo Jakarta

Penis keluar nanah dan menimbulkan rasa sakit, bisa menjadi tanda dari kondisi medsi yang mungkin memerlukan pengobatan segera.

Namun, jangan cemas! Anda bisa berkonsultasi dengan dokter berpengalaman di Klinik Apollo Jakarta.

Dengan fasilitas dan juga peralatan medis yang lengkap, dokter bisa memberikan diagnosis yang akurat dan pengobatan yang tepat.

Selain itu, kami juga menyediakan layanan Konsultasi Dokter Online secara gratis dan tersedia selama 24 jam, sehingga Anda bisa berkonsultasi kapan dan di mana saja dengan tim medis kami.

Jadi, tunggu apalagi? Segera konsultasikan kondisi Anda dan dapatkan perawatan medis yang tepat ya.

 

konsultasi online

About the Author: Rara

Artikel Menarik Lainnya