Juni 13, 2023

Penyakit Radang Panggul Penyebab Hingga Cara Mengatasi

Penyakit Radang Panggul Penyebab Hingga Cara Mengatasi

Klinik Utama Sentosa, Jakarta – Pelvic Inflammatory Disease (PID) atau penyakit radang panggul merupakan suatu infeksi yang menyeran organ reproduksi wanita.

Baca Juga : Kenali Ciri-Ciri dan Pengobatan Balanitis Akan Sembuh

Di antara bagian pada organ reproduksi wanita ialah leher rahim, rahim, tuba falopi, hingga ovarium yang terjangkit infeksi. Pada umumnya, penyakit ini di picu oleh komplikasi dari infeksi menular seksual.

Jenis dari penyakit menular seksualnya itupun ialah gonore dan klamidia. Karena penyakit tersebut bakteri akan menyebar dari miss v sampai reproduksi bagian atas, serta akan cepat menyebar ketika menstruasi.

[ez-toc]

Penyebab Penyakit Radang Panggul

PID dapat disebabkan oleh berbagai jenis bakteri, tetapi yang paling umum adalah bakteri yang terkait dengan infeksi menular seksual, seperti klamidia dan gonore.

Faktor risiko untuk PID meliputi memiliki pasangan seksual yang banyak, riwayat infeksi menular seksual sebelumnya. Seperti hubungan seksual tanpa penggunaan kondom, dan penggunaan alat kontrasepsi intrauterin (IUD).

Gejala PID

Gejala penyakit radang panggul (PID) dapat bervariasi dari ringan hingga parah, dan beberapa wanita mungkin tidak mengalami gejala sama sekali. Namun, beberapa gejala umum yang dapat muncul termasuk:

  • Nyeri perut bagian bawah
  • Demam
  • Nyeri saat berhubungan seksual
  • Perdarahan tidak normal
  • Perubahan pola menstruasi
  • Nyeri saat buang air kecil
  • Keputihan yang tidak normal
  • Mual, muntah, atau kelelahan

Pengobatan Penyakit Radang Panggul

Pengobatan radang panggul (PID) biasanya melibatkan pemberian antibiotik untuk menghilangkan infeksi bakteri yang menyebabkan penyakit ini.

Tujuan utama pengobatan adalah menghentikan infeksi, meringankan gejala, mencegah komplikasi, dan mengurangi risiko kerusakan pada organ reproduksi.

Cara Mencegah PID

Untuk mencegah penyakit radang panggul (PID), Anda dapat mengambil langkah-langkah berikut:

1. Praktik seks yang aman

Gunakan kondom secara konsisten dan benar saat berhubungan seks, terutama jika Anda memiliki pasangan baru atau multiple pasangan seksual.

Penggunaan kondom dapat membantu melindungi Anda dari infeksi menular seksual yang merupakan penyebab umum PID.

2. Jalani tes dan pengobatan untuk infeksi menular seksual (IMS)

Jika Anda aktif secara seksual, menjalani tes rutin untuk IMS seperti klamidia dan gonore sangat penting.

Jika Anda terdiagnosis dengan IMS, segera ikuti pengobatan yang direkomendasikan oleh dokte. Pastikan juga pasangan seksual Anda juga diobati untuk mencegah penularan kembali dan reinfeksi.

3. Hindari seks tanpa pengaman saat dalam proses penyembuhan

Jika Anda telah didiagnosis dengan PID atau sedang menjalani pengobatan untuk IMS, hindari melakukan hubungan seksual tanpa pengaman selama periode penyembuhan. Hal ini akan membantu mencegah penyebaran infeksi atau kekambuhan.

4. Perhatikan kebersihan pribadi yang baik

Jaga kebersihan area genital dengan mencuci secara teratur dengan air hangat dan sabun yang lembut. Hindari penggunaan produk yang dapat mengiritasi area tersebut, seperti pewangi vagina, douche, atau sabun yang keras.

5. Gunakan metode kontrasepsi dengan aman

Jika Anda menggunakan alat kontrasepsi intrauterin (IUD). Pastikan untuk memasangnya melalui penyedia layanan kesehatan yang terlatih dan mengikuti petunjuk perawatan dan periksa rutin yang diberikan oleh dokter.

Periksa IUD secara teratur untuk memastikan tidak ada infeksi atau masalah lainnya.

6. Hentikan kebiasaan merokok

Merokok dapat meningkatkan risiko infeksi dan mengganggu sistem kekebalan tubuh, sehingga meningkatkan kerentanan terhadap penyakit radang panggul. Jadi, jika Anda merokok, pertimbangkan untuk berhenti.

7. Jaga kesehatan reproduksi secara umum

Penting untuk menjaga kesehatan reproduksi secara umum dengan mengikuti pola makan sehat, menjaga berat badan yang sehat, mengelola stres, dan menghindari kebiasaan yang merugikan seperti penggunaan narkoba intravena.

8. Jalani pemeriksaan rutin

Rutin melakukan pemeriksaan panggul dan tes kesehatan reproduksi yang direkomendasikan oleh dokter dapat membantu mendeteksi masalah sejak dini. Termasuk infeksi yang dapat berkembang menjadi PID.

Pada umumnya, penyakit ini di picu oleh komplikasi dari infeksi menular seksual.Jenis dari penyakit menular seksualnya itupun ialah gonore dan klamidia. Karena penyakit tersebut bakteri akan menyebar dari miss v sampai reproduksi bagian atas, serta akan cepat menyebar ketika menstruasi.

Periksa dan Konsultasi di Klinik Radang Panggul atau PID Terbaik dan Terpercaya di Jakarta

Klinik untuk penyakit menular seksual dan kelamin terdekat di Jakarta yang berstandar internasional hanya ada Klinik Utama Sentosa yang memiliki alat medis yang lengkap dan canggih.

Lakukan pengobatan dengan konsultasi online secara gratis, bila Anda mempunyai masalah seputar kelamin atau penyakit menular seksual lainnya, supaya bisa diatasi dengan cepat dan tepat.

Memiliki dokter ahli penyakit kelamin dan staf medis profesional yang bisa menangani penyakit Anda secara langsung. Untuk masalah biaya pengobatan tidak perlu khawatir karena sangat terjangkau.

Klinik Utama Sentosa memiliki lokasi yang strategis, berada di daerah Jakarta, Indonesia. Dan juga sangat mengutamakan kesembuhan dan kepuasan serta sangat memprioritaskan setiap pasien.

Baca Juga : Inilah Gejala Sipilis Pada Pria dan Pencegahannya

Selain itu, terdapat fitur layanan konsultasi via WhatsApp yang dapat membantu kamu untuk berkonsultasi secara online dan gratis jika ada pertanyaan seputar penyakit kelamin.

About the Author: Klinik Sentosa

Klinik Utama Sentosa merupakan klinik spesialis penyakit kelamin dan penyakit menular seksual yang berada di Jakarta, memiliki dokter spesialis dan tenaga ahli profesinal serta didukung oleh fasilitas medis yang lengkap, canggih dan modern.

Artikel Menarik Lainnya

Artikel Terkini

klinik andrologi

Juni 13, 2023

Penyakit Radang Panggul Penyebab Hingga Cara Mengatasi

Penyakit Radang Panggul Penyebab Hingga Cara Mengatasi

Klinik Utama Sentosa, Jakarta – Pelvic Inflammatory Disease (PID) atau penyakit radang panggul merupakan suatu infeksi yang menyeran organ reproduksi wanita.

Baca Juga : Kenali Ciri-Ciri dan Pengobatan Balanitis Akan Sembuh

Di antara bagian pada organ reproduksi wanita ialah leher rahim, rahim, tuba falopi, hingga ovarium yang terjangkit infeksi. Pada umumnya, penyakit ini di picu oleh komplikasi dari infeksi menular seksual.

Jenis dari penyakit menular seksualnya itupun ialah gonore dan klamidia. Karena penyakit tersebut bakteri akan menyebar dari miss v sampai reproduksi bagian atas, serta akan cepat menyebar ketika menstruasi.

[ez-toc]

Penyebab Penyakit Radang Panggul

PID dapat disebabkan oleh berbagai jenis bakteri, tetapi yang paling umum adalah bakteri yang terkait dengan infeksi menular seksual, seperti klamidia dan gonore.

Faktor risiko untuk PID meliputi memiliki pasangan seksual yang banyak, riwayat infeksi menular seksual sebelumnya. Seperti hubungan seksual tanpa penggunaan kondom, dan penggunaan alat kontrasepsi intrauterin (IUD).

Gejala PID

Gejala penyakit radang panggul (PID) dapat bervariasi dari ringan hingga parah, dan beberapa wanita mungkin tidak mengalami gejala sama sekali. Namun, beberapa gejala umum yang dapat muncul termasuk:

  • Nyeri perut bagian bawah
  • Demam
  • Nyeri saat berhubungan seksual
  • Perdarahan tidak normal
  • Perubahan pola menstruasi
  • Nyeri saat buang air kecil
  • Keputihan yang tidak normal
  • Mual, muntah, atau kelelahan

Pengobatan Penyakit Radang Panggul

Pengobatan radang panggul (PID) biasanya melibatkan pemberian antibiotik untuk menghilangkan infeksi bakteri yang menyebabkan penyakit ini.

Tujuan utama pengobatan adalah menghentikan infeksi, meringankan gejala, mencegah komplikasi, dan mengurangi risiko kerusakan pada organ reproduksi.

Cara Mencegah PID

Untuk mencegah penyakit radang panggul (PID), Anda dapat mengambil langkah-langkah berikut:

1. Praktik seks yang aman

Gunakan kondom secara konsisten dan benar saat berhubungan seks, terutama jika Anda memiliki pasangan baru atau multiple pasangan seksual.

Penggunaan kondom dapat membantu melindungi Anda dari infeksi menular seksual yang merupakan penyebab umum PID.

2. Jalani tes dan pengobatan untuk infeksi menular seksual (IMS)

Jika Anda aktif secara seksual, menjalani tes rutin untuk IMS seperti klamidia dan gonore sangat penting.

Jika Anda terdiagnosis dengan IMS, segera ikuti pengobatan yang direkomendasikan oleh dokte. Pastikan juga pasangan seksual Anda juga diobati untuk mencegah penularan kembali dan reinfeksi.

3. Hindari seks tanpa pengaman saat dalam proses penyembuhan

Jika Anda telah didiagnosis dengan PID atau sedang menjalani pengobatan untuk IMS, hindari melakukan hubungan seksual tanpa pengaman selama periode penyembuhan. Hal ini akan membantu mencegah penyebaran infeksi atau kekambuhan.

4. Perhatikan kebersihan pribadi yang baik

Jaga kebersihan area genital dengan mencuci secara teratur dengan air hangat dan sabun yang lembut. Hindari penggunaan produk yang dapat mengiritasi area tersebut, seperti pewangi vagina, douche, atau sabun yang keras.

5. Gunakan metode kontrasepsi dengan aman

Jika Anda menggunakan alat kontrasepsi intrauterin (IUD). Pastikan untuk memasangnya melalui penyedia layanan kesehatan yang terlatih dan mengikuti petunjuk perawatan dan periksa rutin yang diberikan oleh dokter.

Periksa IUD secara teratur untuk memastikan tidak ada infeksi atau masalah lainnya.

6. Hentikan kebiasaan merokok

Merokok dapat meningkatkan risiko infeksi dan mengganggu sistem kekebalan tubuh, sehingga meningkatkan kerentanan terhadap penyakit radang panggul. Jadi, jika Anda merokok, pertimbangkan untuk berhenti.

7. Jaga kesehatan reproduksi secara umum

Penting untuk menjaga kesehatan reproduksi secara umum dengan mengikuti pola makan sehat, menjaga berat badan yang sehat, mengelola stres, dan menghindari kebiasaan yang merugikan seperti penggunaan narkoba intravena.

8. Jalani pemeriksaan rutin

Rutin melakukan pemeriksaan panggul dan tes kesehatan reproduksi yang direkomendasikan oleh dokter dapat membantu mendeteksi masalah sejak dini. Termasuk infeksi yang dapat berkembang menjadi PID.

Pada umumnya, penyakit ini di picu oleh komplikasi dari infeksi menular seksual.Jenis dari penyakit menular seksualnya itupun ialah gonore dan klamidia. Karena penyakit tersebut bakteri akan menyebar dari miss v sampai reproduksi bagian atas, serta akan cepat menyebar ketika menstruasi.

Periksa dan Konsultasi di Klinik Radang Panggul atau PID Terbaik dan Terpercaya di Jakarta

Klinik untuk penyakit menular seksual dan kelamin terdekat di Jakarta yang berstandar internasional hanya ada Klinik Utama Sentosa yang memiliki alat medis yang lengkap dan canggih.

Lakukan pengobatan dengan konsultasi online secara gratis, bila Anda mempunyai masalah seputar kelamin atau penyakit menular seksual lainnya, supaya bisa diatasi dengan cepat dan tepat.

Memiliki dokter ahli penyakit kelamin dan staf medis profesional yang bisa menangani penyakit Anda secara langsung. Untuk masalah biaya pengobatan tidak perlu khawatir karena sangat terjangkau.

Klinik Utama Sentosa memiliki lokasi yang strategis, berada di daerah Jakarta, Indonesia. Dan juga sangat mengutamakan kesembuhan dan kepuasan serta sangat memprioritaskan setiap pasien.

Baca Juga : Inilah Gejala Sipilis Pada Pria dan Pencegahannya

Selain itu, terdapat fitur layanan konsultasi via WhatsApp yang dapat membantu kamu untuk berkonsultasi secara online dan gratis jika ada pertanyaan seputar penyakit kelamin.

About the Author: Klinik Sentosa

Klinik Utama Sentosa merupakan klinik spesialis penyakit kelamin dan penyakit menular seksual yang berada di Jakarta, memiliki dokter spesialis dan tenaga ahli profesinal serta didukung oleh fasilitas medis yang lengkap, canggih dan modern.

Artikel Menarik Lainnya