Agustus 15, 2023

Perlu Diketahui Inilah Alasan Kenapa Vagina Terasa Gatal!

Perlu Diketahui Inilah Alasan Kenapa Vagina Terasa Gatal!

Klinik Utama Sentosa, Jakarta – Banyak kondisi yang bisa menyebabkan kenapa vagina terasa gatal, ada kemungkinan salah satunya vaginitis dan masih banyak lagi. Ada juga kemaluan gatal bisa hilang dengan sendirinya.

Baca Juga : Vagina Terasa Kering Ketahui Penyebabnya!

Rasa gatal di area vital sebenarnya umum terjadi dan sifatnya tidak berbahaya. Tetapi sebagian penderita merasa tidak nyaman dengan kondisi ini. Ada rasa gatal dengan sifat yang ringan dan berangsung baik dalam beberapa hari.

Perasaan tersebut akan dirasakan pada bagian vulva. Vulva sendiri adalah bagian luar pada vagina, daerah cakupan yaitu labia, klitoris, uretra, hingga lubang vagina. Untuk vagina adalah tabung yang menghubungkan bagian luar ke rahim.

Alasan Kenapa Vagina Gatal

Vagina yang gatal bisa disebabkan oleh berbagai faktor yang meliputi infeksi, alergi, iritasi, perubahan hormonal, dan kondisi medis tertentu. Beberapa alasan umum mengapa vagina bisa gatal adalah:

1. Infeksi Jamur (Kandidiasis)

Jamur Candida, yang sering disebut kandidiasis atau ragi, dapat menyebabkan vagina gatal, terasa terbakar, dan menghasilkan keputihan yang kental dan berwarna putih.

2. Infeksi Bakteri (Bakterial Vaginosis)

Bakteri dalam vagina akan menginfeksi, seperti bakterial vaginosis, dapat menyebabkan gatal, bau yang tidak sedap, dan perubahan dalam keputihan.

3. Infeksi Menular Seksual (IMS)

Infeksi menular seksual seperti klamidia, gonore, atau trichomoniasis juga bisa menyebabkan gatal pada vagina.

4. Alergi atau Iritasi

Pemakaian produk pembersih vagina yang tidak cocok, deterjen atau kain yang mengandung bahan kimia keras, serta penggunaan kondom atau pelumas yang mengandung bahan yang Anda alergi atau rentan bisa menyebabkan gatal.

5. Perubahan Hormonal

Perubahan hormonal yang terjadi selama siklus menstruasi, kehamilan, atau menopause dapat mempengaruhi keseimbangan bakteri di vagina dan menyebabkan gatal.

6. Penggunaan Produk Pribadi yang Berlebihan

Penggunaan sabun pembersih vagina yang berlebihan atau deodoran vaginal dapat mengganggu keseimbangan alami bakteri dan menyebabkan iritasi.

7. Kondisi Kulit

Beberapa kondisi kulit seperti dermatitis atau eksim juga dapat mempengaruhi area genital dan menyebabkan gatal.

8. Kain yang Tidak Sesuai

Penggunaan pakaian dalam dari bahan sintetis yang tidak menyerap keringat dapat menyebabkan iritasi dan gatal.

9. Stres atau Kecemasan

Stres atau kecemasan dapat mempengaruhi kondisi kulit dan sistem kekebalan tubuh, yang pada gilirannya bisa memicu gatal pada vagina.

10. Luka atau Luka Gigitan Serangga

Luka kecil atau luka gigitan serangga di area genital bisa menyebabkan gatal.

Jika Anda mengalami gatal pada vagina yang berkepanjangan, parah, atau disertai gejala lain seperti bau yang tidak sedap, nyeri, atau keputihan yang tidak biasa, sebaiknya segera berkonsultasi dengan profesional medis.

Vagina yang gatal bisa disebabkan oleh berbagai faktor yang meliputi infeksi, alergi, iritasi, perubahan hormonal, dan kondisi medis tertentu.

Pengobatan Vagina Gatal

Pengobatan vagina gatal tergantung pada penyebabnya. Jika Anda mengalami gatal pada vagina, sangat penting untuk berkonsultasi dengan dokter atau profesional medis terlebih dahulu. Dokter dapat melakukan evaluasi dan diagnosis yang akurat untuk menentukan penyebab gatal dan meresepkan pengobatan yang sesuai.

Di bawah ini adalah beberapa kemungkinan pengobatan yang mungkin dilakukan tergantung pada penyebab gatal:

1. Infeksi Jamur (Kandidiasis)

Untuk infeksi ragi, dokter biasanya meresepkan obat antijamur yang tersedia dalam bentuk krim, suppositoria, atau pil. Beberapa obat antijamur juga tersedia bebas di apotek.

2. Infeksi Bakteri (Bakterial Vaginosis)

Dokter mungkin meresepkan antibiotik oral atau krim antibiotik untuk mengatasi bakterial vaginosis.

3. Penyakit Menular Seksual (PMS)

Jika gatal disebabkan oleh penyakit menular seksual seperti klamidia atau gonore, dokter akan meresepkan antibiotik yang sesuai. Penting untuk merawat pasangan seksual juga agar penyakit tidak tersebar kembali.

4. Alergi atau Iritasi

Jika gatal disebabkan oleh alergi atau iritasi terhadap produk atau bahan tertentu.

Dokter mungkin akan menyarankan untuk menghentikan penggunaan produk tersebut dan memberikan pedoman tentang perawatan dan produk yang lebih cocok untuk Anda.

5. Perubahan Hormonal

Jika gatal terkait dengan perubahan hormonal, seperti selama kehamilan atau menopause, dokter dapat merekomendasikan perawatan atau obat yang tepat untuk mengatasi gejala ini.

6. Kondisi Kulit

Untuk kondisi kulit tertentu seperti dermatitis atau eksim, dokter mungkin akan meresepkan krim atau salep kortikosteroid atau perawatan lain yang sesuai.

7. Hindari Produk Pribadi yang Berlebihan

Jika gatal di sebabkan oleh penggunaan produk pribadi yang berlebihan, dokter dapat memberikan saran tentang cara menjaga kebersihan dan perawatan yang lebih tepat.

8. Pengelolaan Stres

Jika stres atau kecemasan berkontribusi pada gatal, teknik pengelolaan stres seperti meditasi, yoga, atau konseling dapat membantu mengurangi gejala.

Ingatlah bahwa menghindari merawat sendiri tanpa rekomendasi medis sangat penting. Memilih pengobatan yang salah atau mengabaikan gejala yang serius dapat memperburuk masalah atau menyebabkan komplikasi lebih lanjut.

Jika Anda mengalami gatal pada vagina, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat.

Periksa dan Konsultasi di Klinik Ginekologi Terbaik dan Terpercaya di Jakarta

Klinik untuk penyakit menular seksual dan kelamin terdekat di Jakarta yang berstandar internasional hanya ada Klinik Utama Sentosa yang memiliki alat medis yang lengkap dan canggih.

Lakukan pengobatan dengan konsultasi online secara gratis, bila Anda mempunyai masalah seputar kelamin atau penyakit menular seksual lainnya, supaya bisa diatasi dengan cepat dan tepat.

Memiliki dokter ahli penyakit kelamin dan staf medis profesional yang bisa menangani penyakit Anda secara langsung. Untuk masalah biaya pengobatan tidak perlu khawatir karena sangat terjangkau.

Klinik Utama Sentosa memiliki lokasi yang strategis, berada di daerah Jakarta, Indonesia. Dan juga sangat mengutamakan kesembuhan dan kepuasan serta sangat memprioritaskan setiap pasien.

Baca Juga : Tanda-Tanda Keputihan Sedang Ovulasi Dengan Cermat!

Selain itu, terdapat fitur layanan konsultasi via WhatsApp yang dapat membantu kamu untuk berkonsultasi secara online dan gratis jika ada pertanyaan seputar penyakit kelamin.

About the Author: Meuthia Lathifa

Meuthia Lathifa seorang Content Writer Specialist di Klinik Sentosa dan saat ini sedang fokus menulis artikel mengenai dunia kesehatan, khususnya penyakit kulit kelamin. Yuk, kenal lebih dekat dengan Meuthia, bisa intip IG-nya: @yxmthifa

Artikel Menarik Lainnya

Artikel Terkini

klinik andrologi

Agustus 15, 2023

Perlu Diketahui Inilah Alasan Kenapa Vagina Terasa Gatal!

Perlu Diketahui Inilah Alasan Kenapa Vagina Terasa Gatal!

Klinik Utama Sentosa, Jakarta – Banyak kondisi yang bisa menyebabkan kenapa vagina terasa gatal, ada kemungkinan salah satunya vaginitis dan masih banyak lagi. Ada juga kemaluan gatal bisa hilang dengan sendirinya.

Baca Juga : Vagina Terasa Kering Ketahui Penyebabnya!

Rasa gatal di area vital sebenarnya umum terjadi dan sifatnya tidak berbahaya. Tetapi sebagian penderita merasa tidak nyaman dengan kondisi ini. Ada rasa gatal dengan sifat yang ringan dan berangsung baik dalam beberapa hari.

Perasaan tersebut akan dirasakan pada bagian vulva. Vulva sendiri adalah bagian luar pada vagina, daerah cakupan yaitu labia, klitoris, uretra, hingga lubang vagina. Untuk vagina adalah tabung yang menghubungkan bagian luar ke rahim.

Alasan Kenapa Vagina Gatal

Vagina yang gatal bisa disebabkan oleh berbagai faktor yang meliputi infeksi, alergi, iritasi, perubahan hormonal, dan kondisi medis tertentu. Beberapa alasan umum mengapa vagina bisa gatal adalah:

1. Infeksi Jamur (Kandidiasis)

Jamur Candida, yang sering disebut kandidiasis atau ragi, dapat menyebabkan vagina gatal, terasa terbakar, dan menghasilkan keputihan yang kental dan berwarna putih.

2. Infeksi Bakteri (Bakterial Vaginosis)

Bakteri dalam vagina akan menginfeksi, seperti bakterial vaginosis, dapat menyebabkan gatal, bau yang tidak sedap, dan perubahan dalam keputihan.

3. Infeksi Menular Seksual (IMS)

Infeksi menular seksual seperti klamidia, gonore, atau trichomoniasis juga bisa menyebabkan gatal pada vagina.

4. Alergi atau Iritasi

Pemakaian produk pembersih vagina yang tidak cocok, deterjen atau kain yang mengandung bahan kimia keras, serta penggunaan kondom atau pelumas yang mengandung bahan yang Anda alergi atau rentan bisa menyebabkan gatal.

5. Perubahan Hormonal

Perubahan hormonal yang terjadi selama siklus menstruasi, kehamilan, atau menopause dapat mempengaruhi keseimbangan bakteri di vagina dan menyebabkan gatal.

6. Penggunaan Produk Pribadi yang Berlebihan

Penggunaan sabun pembersih vagina yang berlebihan atau deodoran vaginal dapat mengganggu keseimbangan alami bakteri dan menyebabkan iritasi.

7. Kondisi Kulit

Beberapa kondisi kulit seperti dermatitis atau eksim juga dapat mempengaruhi area genital dan menyebabkan gatal.

8. Kain yang Tidak Sesuai

Penggunaan pakaian dalam dari bahan sintetis yang tidak menyerap keringat dapat menyebabkan iritasi dan gatal.

9. Stres atau Kecemasan

Stres atau kecemasan dapat mempengaruhi kondisi kulit dan sistem kekebalan tubuh, yang pada gilirannya bisa memicu gatal pada vagina.

10. Luka atau Luka Gigitan Serangga

Luka kecil atau luka gigitan serangga di area genital bisa menyebabkan gatal.

Jika Anda mengalami gatal pada vagina yang berkepanjangan, parah, atau disertai gejala lain seperti bau yang tidak sedap, nyeri, atau keputihan yang tidak biasa, sebaiknya segera berkonsultasi dengan profesional medis.

Vagina yang gatal bisa disebabkan oleh berbagai faktor yang meliputi infeksi, alergi, iritasi, perubahan hormonal, dan kondisi medis tertentu.

Pengobatan Vagina Gatal

Pengobatan vagina gatal tergantung pada penyebabnya. Jika Anda mengalami gatal pada vagina, sangat penting untuk berkonsultasi dengan dokter atau profesional medis terlebih dahulu. Dokter dapat melakukan evaluasi dan diagnosis yang akurat untuk menentukan penyebab gatal dan meresepkan pengobatan yang sesuai.

Di bawah ini adalah beberapa kemungkinan pengobatan yang mungkin dilakukan tergantung pada penyebab gatal:

1. Infeksi Jamur (Kandidiasis)

Untuk infeksi ragi, dokter biasanya meresepkan obat antijamur yang tersedia dalam bentuk krim, suppositoria, atau pil. Beberapa obat antijamur juga tersedia bebas di apotek.

2. Infeksi Bakteri (Bakterial Vaginosis)

Dokter mungkin meresepkan antibiotik oral atau krim antibiotik untuk mengatasi bakterial vaginosis.

3. Penyakit Menular Seksual (PMS)

Jika gatal disebabkan oleh penyakit menular seksual seperti klamidia atau gonore, dokter akan meresepkan antibiotik yang sesuai. Penting untuk merawat pasangan seksual juga agar penyakit tidak tersebar kembali.

4. Alergi atau Iritasi

Jika gatal disebabkan oleh alergi atau iritasi terhadap produk atau bahan tertentu.

Dokter mungkin akan menyarankan untuk menghentikan penggunaan produk tersebut dan memberikan pedoman tentang perawatan dan produk yang lebih cocok untuk Anda.

5. Perubahan Hormonal

Jika gatal terkait dengan perubahan hormonal, seperti selama kehamilan atau menopause, dokter dapat merekomendasikan perawatan atau obat yang tepat untuk mengatasi gejala ini.

6. Kondisi Kulit

Untuk kondisi kulit tertentu seperti dermatitis atau eksim, dokter mungkin akan meresepkan krim atau salep kortikosteroid atau perawatan lain yang sesuai.

7. Hindari Produk Pribadi yang Berlebihan

Jika gatal di sebabkan oleh penggunaan produk pribadi yang berlebihan, dokter dapat memberikan saran tentang cara menjaga kebersihan dan perawatan yang lebih tepat.

8. Pengelolaan Stres

Jika stres atau kecemasan berkontribusi pada gatal, teknik pengelolaan stres seperti meditasi, yoga, atau konseling dapat membantu mengurangi gejala.

Ingatlah bahwa menghindari merawat sendiri tanpa rekomendasi medis sangat penting. Memilih pengobatan yang salah atau mengabaikan gejala yang serius dapat memperburuk masalah atau menyebabkan komplikasi lebih lanjut.

Jika Anda mengalami gatal pada vagina, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat.

Periksa dan Konsultasi di Klinik Ginekologi Terbaik dan Terpercaya di Jakarta

Klinik untuk penyakit menular seksual dan kelamin terdekat di Jakarta yang berstandar internasional hanya ada Klinik Utama Sentosa yang memiliki alat medis yang lengkap dan canggih.

Lakukan pengobatan dengan konsultasi online secara gratis, bila Anda mempunyai masalah seputar kelamin atau penyakit menular seksual lainnya, supaya bisa diatasi dengan cepat dan tepat.

Memiliki dokter ahli penyakit kelamin dan staf medis profesional yang bisa menangani penyakit Anda secara langsung. Untuk masalah biaya pengobatan tidak perlu khawatir karena sangat terjangkau.

Klinik Utama Sentosa memiliki lokasi yang strategis, berada di daerah Jakarta, Indonesia. Dan juga sangat mengutamakan kesembuhan dan kepuasan serta sangat memprioritaskan setiap pasien.

Baca Juga : Tanda-Tanda Keputihan Sedang Ovulasi Dengan Cermat!

Selain itu, terdapat fitur layanan konsultasi via WhatsApp yang dapat membantu kamu untuk berkonsultasi secara online dan gratis jika ada pertanyaan seputar penyakit kelamin.

About the Author: Meuthia Lathifa

Meuthia Lathifa seorang Content Writer Specialist di Klinik Sentosa dan saat ini sedang fokus menulis artikel mengenai dunia kesehatan, khususnya penyakit kulit kelamin. Yuk, kenal lebih dekat dengan Meuthia, bisa intip IG-nya: @yxmthifa

Artikel Menarik Lainnya

Artikel Terkini

klinik andrologi