Februari 23, 2026

Saluran Kencing Terasa Sakit dan Perih, Waspada Infeksi Bakteri!

saluran kencing sakit 1

Klinik Apollo, Jakarta – Saluran kencing yang terasa sakit dan perih saat buang air kecil, tentu membuat penderitanya merasa tidak nyaman.

Rasa perih, panas, hingga nyeri seperti terbakar bisa menjadi tanda adanya gangguan pada saluran kemih, terutama akibat infeksi bakteri.

Lantas, apa penyebab saluran kencing terasa sakit dan perih? Mari kita simak penjelasan lengkapnya berikut ini!

Penyebab Saluran Kencing Terasa Sakit dan Perih

Saluran kencing yang terasa sakit dan perih, bisa jadi tanda dari masalah kesehatan yang membutuhkan penanganan medis yang tepat. Berikut beberapa penyebabnya:

1. Infeksi Saluran Kemih (ISK)

Salah satu penyebab paling umum adalah infeksi saluran kemih (ISK). Kondisi ini terjadi ketika bakteri, seperti E.coli masuk ke saluran kemih dan berkembang biak.

ISK lebih sering terjadi pada wanita, karena saluran uretra yang lebih pendek. Jika tidak tertangani, infeksi bisa menyebar hingga ke ginjal.

2. Infeksi Menular Seksual (IMS)

Ada beberapa jenis infeksi menular seksual (IMS), yang juga bisa menyebabkan rasa sakit saat berkemih, seperti gonore dan klamidia.

Infeksi ini bisa menimbulkan gejala tambahan, seperti keluar cairan abnormal dari alat kelamin, nyeri saat berhubungan, hingga pembengkakan.

3. Iritasi Akibat Produk Kebersihan

Penggunaan sabun pembersih kewanitaan atau produk dengan kandungan bahan kimia keras, bisa menyebabkan iritasi pada area genital dan saluran kemih.

Mengganti produk dengan yang lebih lembut dan bebas pewangi, dapat membantu mengurangi keluhan.

4. Kurang Minum Air Putih

Kurangnya asupan cairan, membuat urine menjadi lebih pekat dan dapat mengiritasi dinding saluran kemih. Selain itu, bakteri lebih mudah berkembang ketika produksi urine sedikit.

Memenuhi kebutuhan cairan harian, sangat penting untuk membantu membersihkan saluran kemih secara alami.

5. Batu Saluran Kemih

Batu yang terbentuk di saluran kemih, juga bisa menyebabkan nyeri hebat saat berkemih. Gesekan batu dengan dinding saluran kemih menimbulkan rasa sakit, bahkan disertai darah di dalam urine.

Kondisi ini biasanya memerlukan pemeriksaan lanjutan, untuk menentukan ukuran dan lokasi batu saluran kemih.

Gejala yang Harus Anda Waspadai

Penting untuk segera melakukan pemeriksaan medis, terutama jika Anda mengalami beberapa keluhan berikut:

  • Nyeri hebat saat berkemih
  • Demam dan menggigil
  • Nyeri pinggang atau punggung bawah
  • Urine berdarah
  • Keluar cairan abnormal dari alat kelamin

Keluhan tersebut, bisa menjadi tanda infeksi yang sudah menyebar dan membutuhkan penanganan medis segera.

Pentingnya Mengetahui Penyebab Saluran Kencing Terasa Sakit

Mengetahui secara pasti penyebab saluran kencing terasa sakit dan perih, sangat penting agar pengobatan tepat sasaran.

Mengonsumsi obat sembarangan, terutama antibiotik tanpa resep, justru bisa menyebabkan resistensi bakteri dan memperburuk kondisi. Pemeriksaan dokter biasanya meliputi:

  • Tes urine
  • Pemeriksaan laboratorium
  • Tes IMS (jika curiga infeksi menular seksual)

Dengan diagnosis yang tepat, pengobatan akan lebih efektif dan risiko komplikasi dapat Anda cegah dengan maksimal.

saluran kencing sakit 2

Ilustrasi seorang wanita yang mengalami saluran kencing sakit

Langkah Tepat Mengatasi Rasa Sakit saat Berkemih

Dokter Klinik Apollo Jakarta menjelaskan bahwa ada beberapa langkah tepat untuk mengatasi rasa sakit saat berkemih, antara lain:

1. Perbanyak Minum Air Putih – Memenuhi kebutuhan cairan harian, membantu mengencerkan urine dan membuang bakteri dari saluran kemih.

2. Hindari Menahan Buang Air Kecil – Kebiasaan menahan kencing, dapat membuat bakteri berkembang lebih lama di dalam kandung kemih.

3. Jaga Kebersihan Area Genital dengan Benar – Bersihkan area genital menggunakan air bersih dan keringkan dengan lembut.

4. Hindari Penggunaan Produk Pembersih Berbahan Keras – Pilih produk yang lembut, bebas parfum, dan memiliki pH seimbang agar tidak mengganggu keseimbangan vagina.

5. Segera Konsultasi ke Dokter Jika Keluhan Tidak Membaik – Jika rasa sakit, perih, atau gejala lain seperti demam dan urine berdarah, segera lakukan pemeriksaan medis.

Saluran kencing terasa sakit dan perih, bukanlah kondisi yang boleh Anda abaikan. Penanganan yang cepat dan tepat, akan membantu mencegah komplikasi yang lebih serius.

Baca Juga: Waspada, 7 Pemicu Infeksi Saluran Kemih dan Cara Obatinya

Cek Penyebab Saluran Kencing Terasa Sakit dan Obati di Klinik Apollo Jakarta

Mengenali penyebab saluran kencing terasa sakit, bisa menjadi tanda dari masalah kesehatan seperti infeksi yang membutuhkan penanganan medis yang tepat.

Namun, jangan cemas! Anda bisa berkonsultasi dan melakukan pemeriksaan di Klinik Apollo Jakarta untuk mengetahui penyebab pastinya.

Kami juga menyediakan layanan Konsultasi Dokter Online, yang bisa pasien gunakan untuk berkonsultasi dengan mudah.

Layanan ini juga bisa Anda akses melalui Chat Whatsapp, yang beroperasi selama 24 jam dan tersedia secara gratis!

Jadi, tunggu apalagi? Segeralah konsultasikan kondisi Anda dengan tim medis kami dan dapatkan perawatan yang tepat.

konsultasi online

About the Author: Rara

Artikel Menarik Lainnya

Artikel Terkini

Tanya Apollo

Februari 23, 2026

Saluran Kencing Terasa Sakit dan Perih, Waspada Infeksi Bakteri!

saluran kencing sakit 1

Klinik Apollo, Jakarta – Saluran kencing yang terasa sakit dan perih saat buang air kecil, tentu membuat penderitanya merasa tidak nyaman.

Rasa perih, panas, hingga nyeri seperti terbakar bisa menjadi tanda adanya gangguan pada saluran kemih, terutama akibat infeksi bakteri.

Lantas, apa penyebab saluran kencing terasa sakit dan perih? Mari kita simak penjelasan lengkapnya berikut ini!

Penyebab Saluran Kencing Terasa Sakit dan Perih

Saluran kencing yang terasa sakit dan perih, bisa jadi tanda dari masalah kesehatan yang membutuhkan penanganan medis yang tepat. Berikut beberapa penyebabnya:

1. Infeksi Saluran Kemih (ISK)

Salah satu penyebab paling umum adalah infeksi saluran kemih (ISK). Kondisi ini terjadi ketika bakteri, seperti E.coli masuk ke saluran kemih dan berkembang biak.

ISK lebih sering terjadi pada wanita, karena saluran uretra yang lebih pendek. Jika tidak tertangani, infeksi bisa menyebar hingga ke ginjal.

2. Infeksi Menular Seksual (IMS)

Ada beberapa jenis infeksi menular seksual (IMS), yang juga bisa menyebabkan rasa sakit saat berkemih, seperti gonore dan klamidia.

Infeksi ini bisa menimbulkan gejala tambahan, seperti keluar cairan abnormal dari alat kelamin, nyeri saat berhubungan, hingga pembengkakan.

3. Iritasi Akibat Produk Kebersihan

Penggunaan sabun pembersih kewanitaan atau produk dengan kandungan bahan kimia keras, bisa menyebabkan iritasi pada area genital dan saluran kemih.

Mengganti produk dengan yang lebih lembut dan bebas pewangi, dapat membantu mengurangi keluhan.

4. Kurang Minum Air Putih

Kurangnya asupan cairan, membuat urine menjadi lebih pekat dan dapat mengiritasi dinding saluran kemih. Selain itu, bakteri lebih mudah berkembang ketika produksi urine sedikit.

Memenuhi kebutuhan cairan harian, sangat penting untuk membantu membersihkan saluran kemih secara alami.

5. Batu Saluran Kemih

Batu yang terbentuk di saluran kemih, juga bisa menyebabkan nyeri hebat saat berkemih. Gesekan batu dengan dinding saluran kemih menimbulkan rasa sakit, bahkan disertai darah di dalam urine.

Kondisi ini biasanya memerlukan pemeriksaan lanjutan, untuk menentukan ukuran dan lokasi batu saluran kemih.

Gejala yang Harus Anda Waspadai

Penting untuk segera melakukan pemeriksaan medis, terutama jika Anda mengalami beberapa keluhan berikut:

  • Nyeri hebat saat berkemih
  • Demam dan menggigil
  • Nyeri pinggang atau punggung bawah
  • Urine berdarah
  • Keluar cairan abnormal dari alat kelamin

Keluhan tersebut, bisa menjadi tanda infeksi yang sudah menyebar dan membutuhkan penanganan medis segera.

Pentingnya Mengetahui Penyebab Saluran Kencing Terasa Sakit

Mengetahui secara pasti penyebab saluran kencing terasa sakit dan perih, sangat penting agar pengobatan tepat sasaran.

Mengonsumsi obat sembarangan, terutama antibiotik tanpa resep, justru bisa menyebabkan resistensi bakteri dan memperburuk kondisi. Pemeriksaan dokter biasanya meliputi:

  • Tes urine
  • Pemeriksaan laboratorium
  • Tes IMS (jika curiga infeksi menular seksual)

Dengan diagnosis yang tepat, pengobatan akan lebih efektif dan risiko komplikasi dapat Anda cegah dengan maksimal.

saluran kencing sakit 2

Ilustrasi seorang wanita yang mengalami saluran kencing sakit

Langkah Tepat Mengatasi Rasa Sakit saat Berkemih

Dokter Klinik Apollo Jakarta menjelaskan bahwa ada beberapa langkah tepat untuk mengatasi rasa sakit saat berkemih, antara lain:

1. Perbanyak Minum Air Putih – Memenuhi kebutuhan cairan harian, membantu mengencerkan urine dan membuang bakteri dari saluran kemih.

2. Hindari Menahan Buang Air Kecil – Kebiasaan menahan kencing, dapat membuat bakteri berkembang lebih lama di dalam kandung kemih.

3. Jaga Kebersihan Area Genital dengan Benar – Bersihkan area genital menggunakan air bersih dan keringkan dengan lembut.

4. Hindari Penggunaan Produk Pembersih Berbahan Keras – Pilih produk yang lembut, bebas parfum, dan memiliki pH seimbang agar tidak mengganggu keseimbangan vagina.

5. Segera Konsultasi ke Dokter Jika Keluhan Tidak Membaik – Jika rasa sakit, perih, atau gejala lain seperti demam dan urine berdarah, segera lakukan pemeriksaan medis.

Saluran kencing terasa sakit dan perih, bukanlah kondisi yang boleh Anda abaikan. Penanganan yang cepat dan tepat, akan membantu mencegah komplikasi yang lebih serius.

Baca Juga: Waspada, 7 Pemicu Infeksi Saluran Kemih dan Cara Obatinya

Cek Penyebab Saluran Kencing Terasa Sakit dan Obati di Klinik Apollo Jakarta

Mengenali penyebab saluran kencing terasa sakit, bisa menjadi tanda dari masalah kesehatan seperti infeksi yang membutuhkan penanganan medis yang tepat.

Namun, jangan cemas! Anda bisa berkonsultasi dan melakukan pemeriksaan di Klinik Apollo Jakarta untuk mengetahui penyebab pastinya.

Kami juga menyediakan layanan Konsultasi Dokter Online, yang bisa pasien gunakan untuk berkonsultasi dengan mudah.

Layanan ini juga bisa Anda akses melalui Chat Whatsapp, yang beroperasi selama 24 jam dan tersedia secara gratis!

Jadi, tunggu apalagi? Segeralah konsultasikan kondisi Anda dengan tim medis kami dan dapatkan perawatan yang tepat.

konsultasi online

About the Author: Rara

Artikel Menarik Lainnya