September 17, 2025
Tak Hanya Bercinta! Ini Dia Cara Lain Penularan Penyakit Kondiloma Akuminata

Klinik Utama Sentosa, Jakarta – Penyakit kondiloma akuminata atau yang lebih dikenal dengan sebutan kutil kelamin, adalah penyakit menular seksual (PMS) yang cukup umum.
Penyakit ini umumnya muncul dengan tanda benjolan atau kutil pada area genital, anus, atau bahkan mulut, tergantung bagaimana cara penularannya.
Oleh karena itu, tidak hanya penting memahami gejalanya, tetapi setiap orang yang berisiko juga penting mengenali cara penularan penyakit kondiloma akuminata. Mari simak!
Cara Penularan Penyakit Kondiloma Akuminata
Banyak orang yang berasumsi bahwa kondiloma akuminata hanya bisa menular melalui penetrasi seksual. Padahal, penularan HPV bisa terjadi melalui berbagai cara lain. Berikut adalah beberapa di antaranya:
1. Kontak Kulit ke Kulit Langsung
Cara penularan yang paling umum adalah melalui kontak kulit ke kulit langsung dengan orang yang terinfeksi Human Papillomavirus, yaitu virus penyebab kondiloma akuminata.
Penularan ini bisa terjadi pada saat berhubungan seksual, baik vaginal, anal, maupun oral dengan pasangan yang terinfeksi.
2. Kontak Mulut ke Kelamin (Seks Oral)
Penularan bisa terjadi jika salah satu pasangan memiliki kutil kelamin di area genitalnya, dan melakukan seks oral.
Virus HPV dapat menyebar ke area mulut, tenggorokan, atau bibir, sehingga kutil bisa muncul di area tersebut.
3. Berbagi Alat Pribadi yang Terkontaminasi
Meskipun jarang, penularan juga bisa terjadi melalui penggunaan alat pribadi yang terkontaminasi, seperti handuk, pisau cukur, atau pakaian dalam yang dipakai bersama.
Virus HPV bisa bertahan hidup di permukaan benda-benda ini, meskipun risikonya tidak sebesar kontak langsung.
4. Penularan dari Ibu ke Bayi Saat Persalinan
Ibu hamil yang memiliki kutil kelamin dapat menularkan virus kepada bayinya saat proses persalinan normal. Hal ini bisa menyebabkan bayi mengalami kutil di tenggorokan.
Gejala Penyakit Kondiloma Akuminata
Gejala utama dari kondiloma akuminata adalah munculnya benjolan kecil, lunak, dan berwarna seperti kulit, merah muda, atau kecoklatan.
Benjolan ini bisa tumbuh sendirian atau berkelompok membentuk seperti kembang kol. Lokasi munculnya bisa di area:
- Pada Pria ada pada penis, skrotum, paha bagian dalam, atau di sekitar anus
- Pada wanita ada pada vulva, vagina, lehger rahim, pada bagian dalam, atau di sekitar anus
- Pada pria dan wanita, bisa ada pada bibir, mulut, tenggorokan, atau lidah
Bahaya Mengabaikan Penyakit Menular Seksual Ini
Jika tidak tertangani, kutil kelamin bisa tumbuh semakin banyak dan besar, menyebabkan ketidaknyamanan, gatal, dan bahkan pendarahan.
Penyakit kondiloma akuminata juga bisa berkaitan dengan peningkatan risiko kanker serviks pada wanita dan kanker penis atau kanker anus pada pria.
Oleh karena itu, penting untuk segera mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat dengan bantuan dokter berpengalaman di Klinik Utama Sentosa.

Ilustrasi seorang pria yang mengalami penyakit kondiloma akuminata
Pentingnya Pengobatan Medis yang Tepat
Jika Anda mencurigai adanya gejala penyakit kondiloma akuminata, jangan menunda untuk berkonsultasi dengan dokter atau klinik kesehatan.
Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan dapat merekomendasikan beberapa metode pengobatan, seperti:
- Pemberian obat topikal yang dioleskan langsung pada kutil
- Krioterapi untuk membekukan kutil menggunakan nitrogen cair
- Elektrokauter untuk membakar kutil dengan alat listrik
- Bedah eksisi untuk mengangkat kutil melalui operasi kecil
Ingat, pengobatan mandiri tanpa pengawasan medis bisa berbahaya dan tidak efektif. Dapatkan penanganan yang tepat dengan bantuan dokter, untuk memastikan pengobatan yang tepat.
Baca Juga: Lebih dari Sekedar Benjolan! Ini Dia Ciri Kutil Kelamin yang Berbahaya Bagi Organ Reproduksi
Atasi Penyakit Kondiloma Akuminata dengan Pengobatan Tepat di Klinik Utama Sentosa
Penyakit kondiloma akuminata, bisa menjadi kondisi medis yang mengganggu dan bahkan menyebabkan komplikasi serius jika tidak tertangani dengan baik.
Namun, jangan cemas! Anda bisa bertanya dan berkonsultasi dengan tim medis berpengalaman di Klinik Utama Sentosa.
Dokter terbaik kami, bisa membantu Anda untuk mendiagnosis dan memberikan pengobatan yang sesuai dengan kondisi Anda.
Anda juga bisa bertanya dengan tim medis kami, melalui layanan Konsultasi Dokter Online yang memudahkan pasien dalam berkonsultasi.
Layanan ini bisa Anda akses kapan saja, melalui Chat Whatsapp yang beroperasi selama 24 jam, gratis!
Jadi, tunggu apalagi? Segeralah konsultasikan dengan tim medis kami, dan dapatkan penanganan medis yang tepat.
Artikel Menarik Lainnya
Artikel Terkini
September 17, 2025
Tak Hanya Bercinta! Ini Dia Cara Lain Penularan Penyakit Kondiloma Akuminata

Klinik Utama Sentosa, Jakarta – Penyakit kondiloma akuminata atau yang lebih dikenal dengan sebutan kutil kelamin, adalah penyakit menular seksual (PMS) yang cukup umum.
Penyakit ini umumnya muncul dengan tanda benjolan atau kutil pada area genital, anus, atau bahkan mulut, tergantung bagaimana cara penularannya.
Oleh karena itu, tidak hanya penting memahami gejalanya, tetapi setiap orang yang berisiko juga penting mengenali cara penularan penyakit kondiloma akuminata. Mari simak!
Cara Penularan Penyakit Kondiloma Akuminata
Banyak orang yang berasumsi bahwa kondiloma akuminata hanya bisa menular melalui penetrasi seksual. Padahal, penularan HPV bisa terjadi melalui berbagai cara lain. Berikut adalah beberapa di antaranya:
1. Kontak Kulit ke Kulit Langsung
Cara penularan yang paling umum adalah melalui kontak kulit ke kulit langsung dengan orang yang terinfeksi Human Papillomavirus, yaitu virus penyebab kondiloma akuminata.
Penularan ini bisa terjadi pada saat berhubungan seksual, baik vaginal, anal, maupun oral dengan pasangan yang terinfeksi.
2. Kontak Mulut ke Kelamin (Seks Oral)
Penularan bisa terjadi jika salah satu pasangan memiliki kutil kelamin di area genitalnya, dan melakukan seks oral.
Virus HPV dapat menyebar ke area mulut, tenggorokan, atau bibir, sehingga kutil bisa muncul di area tersebut.
3. Berbagi Alat Pribadi yang Terkontaminasi
Meskipun jarang, penularan juga bisa terjadi melalui penggunaan alat pribadi yang terkontaminasi, seperti handuk, pisau cukur, atau pakaian dalam yang dipakai bersama.
Virus HPV bisa bertahan hidup di permukaan benda-benda ini, meskipun risikonya tidak sebesar kontak langsung.
4. Penularan dari Ibu ke Bayi Saat Persalinan
Ibu hamil yang memiliki kutil kelamin dapat menularkan virus kepada bayinya saat proses persalinan normal. Hal ini bisa menyebabkan bayi mengalami kutil di tenggorokan.
Gejala Penyakit Kondiloma Akuminata
Gejala utama dari kondiloma akuminata adalah munculnya benjolan kecil, lunak, dan berwarna seperti kulit, merah muda, atau kecoklatan.
Benjolan ini bisa tumbuh sendirian atau berkelompok membentuk seperti kembang kol. Lokasi munculnya bisa di area:
- Pada Pria ada pada penis, skrotum, paha bagian dalam, atau di sekitar anus
- Pada wanita ada pada vulva, vagina, lehger rahim, pada bagian dalam, atau di sekitar anus
- Pada pria dan wanita, bisa ada pada bibir, mulut, tenggorokan, atau lidah
Bahaya Mengabaikan Penyakit Menular Seksual Ini
Jika tidak tertangani, kutil kelamin bisa tumbuh semakin banyak dan besar, menyebabkan ketidaknyamanan, gatal, dan bahkan pendarahan.
Penyakit kondiloma akuminata juga bisa berkaitan dengan peningkatan risiko kanker serviks pada wanita dan kanker penis atau kanker anus pada pria.
Oleh karena itu, penting untuk segera mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat dengan bantuan dokter berpengalaman di Klinik Utama Sentosa.

Ilustrasi seorang pria yang mengalami penyakit kondiloma akuminata
Pentingnya Pengobatan Medis yang Tepat
Jika Anda mencurigai adanya gejala penyakit kondiloma akuminata, jangan menunda untuk berkonsultasi dengan dokter atau klinik kesehatan.
Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan dapat merekomendasikan beberapa metode pengobatan, seperti:
- Pemberian obat topikal yang dioleskan langsung pada kutil
- Krioterapi untuk membekukan kutil menggunakan nitrogen cair
- Elektrokauter untuk membakar kutil dengan alat listrik
- Bedah eksisi untuk mengangkat kutil melalui operasi kecil
Ingat, pengobatan mandiri tanpa pengawasan medis bisa berbahaya dan tidak efektif. Dapatkan penanganan yang tepat dengan bantuan dokter, untuk memastikan pengobatan yang tepat.
Baca Juga: Lebih dari Sekedar Benjolan! Ini Dia Ciri Kutil Kelamin yang Berbahaya Bagi Organ Reproduksi
Atasi Penyakit Kondiloma Akuminata dengan Pengobatan Tepat di Klinik Utama Sentosa
Penyakit kondiloma akuminata, bisa menjadi kondisi medis yang mengganggu dan bahkan menyebabkan komplikasi serius jika tidak tertangani dengan baik.
Namun, jangan cemas! Anda bisa bertanya dan berkonsultasi dengan tim medis berpengalaman di Klinik Utama Sentosa.
Dokter terbaik kami, bisa membantu Anda untuk mendiagnosis dan memberikan pengobatan yang sesuai dengan kondisi Anda.
Anda juga bisa bertanya dengan tim medis kami, melalui layanan Konsultasi Dokter Online yang memudahkan pasien dalam berkonsultasi.
Layanan ini bisa Anda akses kapan saja, melalui Chat Whatsapp yang beroperasi selama 24 jam, gratis!
Jadi, tunggu apalagi? Segeralah konsultasikan dengan tim medis kami, dan dapatkan penanganan medis yang tepat.
Artikel Menarik Lainnya
Artikel Terkini







