Oktober 16, 2023

Terapi Medis Untuk Menangani Ejakulasi Dini

terapi ejakulasi dini 1

Klinik Utama Sentosa, Jakarta – Terapi medis menjadi salah satu cara untuk menangani ejakulasi dini pada pria. Ejakulasi dini adalah masalah kesehatan yang sering di alami oleh pria, jika mengalami ejakulasi hanya sesekali dan tidak sering ini adalah hal yang wajar terjadi.

Baca Juga: Hati-Hati Dengan Tanda Gejala Ejakulasi Dini Pada Pria!

Tetapi jika ejakulasi dini sering sekali terjadi, bahkan ejakulasi terjadi dalam waktu kurang dari satu menit Anda perlu berkonsultasi dengan dokter. Tidak perlu malu untuk berkonsultasi, karena kondisi ini merupakan hal yang umum terjadi dan dapat di obati dengan terapi medis.

Apa itu Ejakulasi Dini?

Ejakulasi dini adalah kondisi ketika seseorang pria mengeluarkan sperma (ejakulasi) lebih cepat dari yang di inginkan, biasanya ejakulasi terjadi pada waktu kurang dari satu atau dua menit.

Kondisi ini termasuk disfungsi seksual karena seseorang tidak mampu mengendalikan ereksi yang dapat memuaskan aktivitas seksualnya atau pasangannya. Terdapat dua jenis ejakulasi dini, yaitu:

1. Ejakulasi Dini Primer: Kondisi ini adalah ejakulasi dini yang sering terjadi, bahkan saat melakukan hubungan seksual untuk pertama kalinya.

2. Ejakulasi Dini Sekunder: Ejakulasi dini sekunder terjadi dari waktu ke waktu bahkan setelah memiliki pengalaman seksual sebelumnya dan tidak memiliki masalah ejakulasi.

Selain tidak mampu mengendalikan ejakulasi, gejala lain yang akan muncul yaitu kurangnya rasa percaya diri terhadap hubungan, menghindari berhubungan intim, gelisah, malu, dan bahkan sampai depresi.

Penyebab Ejakulasi Dini

Ejakulasi dini tidak diketahui pasti apa penyebabnya, tetapi ada dua kemungkinan yang di duga menjadi pemicu terjadinya ejakulasi dini. Dua faktor tersebut adalah faktor psikologis dan faktor medis, berikut adalah penjelasan dari kedua faktor tersebut:

Faktor Psikologis

Berikut ini adalah beberapa penyebab ejakulasi dini karena faktor psikologis, meliputi:

  • Gugup dan gelisah
  • Tidak nyaman dengan pasangan
  • Baru pertama kali melakukan hubungan seksual
  • Depresi
  • Stres
  • Penis yang sensitif
  • Kurangnya pengalaman berhubungan seksual

Faktor Medis

Berikut ini adalah beberapa penyebab ejakulasi dini karena faktor medis, meliputi:

  • Diabetes
  • Masalah pada kelenjar tiroid
  • Gangguan hormon
  • Memiliki riwayat keturunan
  • Konsumsi alkohol berlebih
  • Menggunakan obat-obatan terlarang
  • Peradangan pada uretra (uretritis) dan prostat (prostatitis)

terapi ejakulasi dini 2

Terapi Medis Ejakulasi Dini

Ejakulasi dini dapat di obati dengan beberapa cara, guna mendapatkan hubungan seksual dan keharmonisan hubungan dengan pasangan yang berjalan dengan baik. Terdapat beberapa cara atau terapi medis yang dapat di lakukan untuk mengatasi ejakulasi dini, seperti:

1. Obat Topikal: Obat topikal seperti krim atau semprotan yang mengandung anestesi lokal dapat di gunakan untuk mengurangi sensitivitas penis, sehingga dapat menunda ejakulasi dini.

2. Antidepresan: Beberapa antidepresan yang di resepkan dokter dapat memperlambat ejakulasi dini dengan mengatur kadar serotonin di otak.

Namun, perlu diingat bahwa pengobatan medis di atas perlu di lakukan sesuai dengan resep dan anjuran dokter. Karena pengobatan medis di atas dapat menimbulkan efek samping, seperti mual, gangguan pencernaan, insomnia, hingga dapat mengurangi sensasi seksual.

Selain terapi medis, Anda juga dapat melakukan beberapa cara sederhana yang dapat di lakukan di rumah. Cara yang dapat di lakukan, yaitu:

  • Senam kegel
  • Memberikan jeda saat berhubungan seksual
  • Menggunakan kondom
  • Melakukan masturbasi sebelum berhubungan seksual
  • Mengurangi stres
  • Mengatur pola makan dan berolahraga
  • Menghindari alkohol dan obat-obatan terlarang

Apabila Anda telah melakukan beberapa cara sederhana tersebut, tetapi tetap mengalami ejakulasi dini yang berkepanjangan. Sebaiknya segera lakukan pemeriksaan ke dokter andrologi Klinik Utama Sentosa, guna mendapatkan penanganan yang tepat.

Baca Juga: Inilah Dokter Spesialis Mengatasi Ejakulasi Dini

Jangan malu untuk melakukan pemeriksaan di Klinik Utama Sentosa, karena dokter dan staf medis kami selalu mengutamakan kenyamanan dan kesehatan pasien. Pengobatan yang di berikan juga akan sesuai dengan keadaan pasien, sehingga akan lebih efektif dan efisien.

Kami juga menghadirkan layanan konsultasi online secara gratis, untuk memudahkan Anda berkonultasi langsung secara online dengan dokter andrologi. Layanan ini dapat di akses melalui chat online, telepon, dan whatsapp yang tersedia selama 24 jam.

About the Author: Rara

Zahara Yunita adalah seorang Content Writer di Klinik Utama Sentosa. Saat ini saya fokus menulis artikel terkait kesehatan, khususnya penyakit menular seksual (PMS) dan penyakit kelamin di Klinik Utama Sentosa.

Artikel Menarik Lainnya

Artikel Terkini

klinik andrologi

Oktober 16, 2023

Terapi Medis Untuk Menangani Ejakulasi Dini

terapi ejakulasi dini 1

Klinik Utama Sentosa, Jakarta – Terapi medis menjadi salah satu cara untuk menangani ejakulasi dini pada pria. Ejakulasi dini adalah masalah kesehatan yang sering di alami oleh pria, jika mengalami ejakulasi hanya sesekali dan tidak sering ini adalah hal yang wajar terjadi.

Baca Juga: Hati-Hati Dengan Tanda Gejala Ejakulasi Dini Pada Pria!

Tetapi jika ejakulasi dini sering sekali terjadi, bahkan ejakulasi terjadi dalam waktu kurang dari satu menit Anda perlu berkonsultasi dengan dokter. Tidak perlu malu untuk berkonsultasi, karena kondisi ini merupakan hal yang umum terjadi dan dapat di obati dengan terapi medis.

Apa itu Ejakulasi Dini?

Ejakulasi dini adalah kondisi ketika seseorang pria mengeluarkan sperma (ejakulasi) lebih cepat dari yang di inginkan, biasanya ejakulasi terjadi pada waktu kurang dari satu atau dua menit.

Kondisi ini termasuk disfungsi seksual karena seseorang tidak mampu mengendalikan ereksi yang dapat memuaskan aktivitas seksualnya atau pasangannya. Terdapat dua jenis ejakulasi dini, yaitu:

1. Ejakulasi Dini Primer: Kondisi ini adalah ejakulasi dini yang sering terjadi, bahkan saat melakukan hubungan seksual untuk pertama kalinya.

2. Ejakulasi Dini Sekunder: Ejakulasi dini sekunder terjadi dari waktu ke waktu bahkan setelah memiliki pengalaman seksual sebelumnya dan tidak memiliki masalah ejakulasi.

Selain tidak mampu mengendalikan ejakulasi, gejala lain yang akan muncul yaitu kurangnya rasa percaya diri terhadap hubungan, menghindari berhubungan intim, gelisah, malu, dan bahkan sampai depresi.

Penyebab Ejakulasi Dini

Ejakulasi dini tidak diketahui pasti apa penyebabnya, tetapi ada dua kemungkinan yang di duga menjadi pemicu terjadinya ejakulasi dini. Dua faktor tersebut adalah faktor psikologis dan faktor medis, berikut adalah penjelasan dari kedua faktor tersebut:

Faktor Psikologis

Berikut ini adalah beberapa penyebab ejakulasi dini karena faktor psikologis, meliputi:

  • Gugup dan gelisah
  • Tidak nyaman dengan pasangan
  • Baru pertama kali melakukan hubungan seksual
  • Depresi
  • Stres
  • Penis yang sensitif
  • Kurangnya pengalaman berhubungan seksual

Faktor Medis

Berikut ini adalah beberapa penyebab ejakulasi dini karena faktor medis, meliputi:

  • Diabetes
  • Masalah pada kelenjar tiroid
  • Gangguan hormon
  • Memiliki riwayat keturunan
  • Konsumsi alkohol berlebih
  • Menggunakan obat-obatan terlarang
  • Peradangan pada uretra (uretritis) dan prostat (prostatitis)

terapi ejakulasi dini 2

Terapi Medis Ejakulasi Dini

Ejakulasi dini dapat di obati dengan beberapa cara, guna mendapatkan hubungan seksual dan keharmonisan hubungan dengan pasangan yang berjalan dengan baik. Terdapat beberapa cara atau terapi medis yang dapat di lakukan untuk mengatasi ejakulasi dini, seperti:

1. Obat Topikal: Obat topikal seperti krim atau semprotan yang mengandung anestesi lokal dapat di gunakan untuk mengurangi sensitivitas penis, sehingga dapat menunda ejakulasi dini.

2. Antidepresan: Beberapa antidepresan yang di resepkan dokter dapat memperlambat ejakulasi dini dengan mengatur kadar serotonin di otak.

Namun, perlu diingat bahwa pengobatan medis di atas perlu di lakukan sesuai dengan resep dan anjuran dokter. Karena pengobatan medis di atas dapat menimbulkan efek samping, seperti mual, gangguan pencernaan, insomnia, hingga dapat mengurangi sensasi seksual.

Selain terapi medis, Anda juga dapat melakukan beberapa cara sederhana yang dapat di lakukan di rumah. Cara yang dapat di lakukan, yaitu:

  • Senam kegel
  • Memberikan jeda saat berhubungan seksual
  • Menggunakan kondom
  • Melakukan masturbasi sebelum berhubungan seksual
  • Mengurangi stres
  • Mengatur pola makan dan berolahraga
  • Menghindari alkohol dan obat-obatan terlarang

Apabila Anda telah melakukan beberapa cara sederhana tersebut, tetapi tetap mengalami ejakulasi dini yang berkepanjangan. Sebaiknya segera lakukan pemeriksaan ke dokter andrologi Klinik Utama Sentosa, guna mendapatkan penanganan yang tepat.

Baca Juga: Inilah Dokter Spesialis Mengatasi Ejakulasi Dini

Jangan malu untuk melakukan pemeriksaan di Klinik Utama Sentosa, karena dokter dan staf medis kami selalu mengutamakan kenyamanan dan kesehatan pasien. Pengobatan yang di berikan juga akan sesuai dengan keadaan pasien, sehingga akan lebih efektif dan efisien.

Kami juga menghadirkan layanan konsultasi online secara gratis, untuk memudahkan Anda berkonultasi langsung secara online dengan dokter andrologi. Layanan ini dapat di akses melalui chat online, telepon, dan whatsapp yang tersedia selama 24 jam.

About the Author: Rara

Zahara Yunita adalah seorang Content Writer di Klinik Utama Sentosa. Saat ini saya fokus menulis artikel terkait kesehatan, khususnya penyakit menular seksual (PMS) dan penyakit kelamin di Klinik Utama Sentosa.

Artikel Menarik Lainnya