Februari 12, 2026

Keputihan Akibat Gonore, Apakah Selalu Disertai Bau Tak Sedap?

keputihan akibat gonore 1_1_11zon

Klinik Apollo, Jakarta – Keputihan akibat infeksi gonore, tidaklah sepele dan memerlukan penanganan medis yang tepat dan juga akurat.

Mengapa memerlukan penanganan medis? Karena infeksi gonore bisa sangat berbahaya, seperti penyebaran infeksi ke pasangan atau organ reproduksi.

Selain itu, banyak wanita yang bertanya, apakah keputihan akibat gonore selalu disertai dengan bau tidak sedap? Untuk mengetahui penyebabnya, simak penjelasan berikut ini.

Mengenal Infeksi Gonore pada Wanita

Gonore merupakan infeksi menular seksual (IMS), yang disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae. Infeksi ini bisa menyerang:

  • Leher rahim (serviks)
  • Saluran kemih
  • Rektum
  • Tenggorokan (akibat seks oral)

Pada wanita, gonore sering kali tidak menimbulkan gejala yang jelas di tahap awal. Inilah yang membuat banyak penderita tidak menyadari bahwa dirinya telah terinfeksi.

Jika tidak segera tertangani, infeksi bisa menyebar ke organ reproduksi dan menyebabkan komplikasi serius seperti radang panggul (PID) hingga ganguan kesuburan.

Karakteristik Keputihan Akibat Infeksi Gonore

Keputihan akibat gonore, memiliki karakteristik yang berbeda dari keputihan normal. Berikut beberapa tanda yang perlu Anda waspadai:

1. Warna Tidak Normal – Keputihan bisa berwarna kuning, kehijauan, atau bahkan keruh seperti nanah. Ini berbeda dari keputihan normal, yang biasanya bening atau putih susu.

2. Tekstur Lebih Kental atau Bernanah – Cairan yang keluar cenderung lebih kental, lengket, dan dalam beberapa kasus tampak seperti bercampur nanah.

3. Nyeri saat Buang Air Kecil – Infeksi yang menyebar ke saluran kemih, dapat menyebabkan rasa perih atau terbakar saat buang air kecil.

4. Nyeri Panggul atau Perut Bagian Bawah – Jika infeksi telah menyebar ke organ reproduksi bagian atas, penderita bisa merasakan nyeri di area panggul atau perut bawah.

5. Perdarahan di Luar Siklus Haid – Beberapa wanita mengalami perdarahan di luar jadwal menstruasi atau setelah berhubungan intim.

Apakah Keputihan Akibat Gonore Disertai Bau Tidak Sedap?

Keputihan akibat gonore tidak selalu disertai bau tidak sedap. Pada beberapa kasus, cairan memang bisa berbau amis atau menyengat, terutama jika terjadi infeksi lain.

Namun, ada juga penderita yang mengalami perubahan warna dan tekstur tanpa bau yang mencolok. Oleh karena itu, bau bukan satu-satunya indikator adanya infeksi gonore.

Setiap perubahan yang tidak normal, tetap perlu Anda waspadai. Pemeriksaan medis, tetap menjadi langkah terbaik untuk memastikan penyebabnya.

keputihan akibat gonore 2_2_11zon

Ilustrasi seorang wanita yang mengalami keputihan akibat gonore

Bahaya Mengabaikan Infeksi Gonore

Dokter Klinik Apollo Jakarta mengatakan bahwa mengabaikan infeksi gonore, bisa menimbulkan risiko serius, seperti:

1. Infeksi Menyebar ke Organ Reproduksi – Gonore yang tidak tertangani, bisa menyebar dari leher rahim ke rahim, tuba falopi, dan ovarium. Kondisi ini bisa memicu peradangan lebih luas.

2. Radang Panggul (Pelvic Inflammatory Disease/PID) – Penyebaran infeksi pada organ reproduksi, bisa memicu radang panggul yang berbahaya bagi wanita.

3. Risiko Kehamilan Ektopik – Infeksi yang menyebabkan kerusakan atau penyumbatan pada tuba falopi, bia meningkatkan risiko kehamilan ektopik, yaitu kehamilan di luar rahim.

4. Gangguan Kesuburan atau Infertilitas – Peradangan dan jaringan parut akibat infeksi gonore, bisa menghambar pertemuan sel telur dan sperma. Akibatnya, peluang hamil kecil.

5. Penularan ke Pasangan Seksual – Gonore adalah infeksi menular seksual yang mudah berpindah melalui hubungan intim tanpa pengaman.

Semakin cepat terdiagnosis dan mendapatkan pengobatan yang sesuai, semakin besar peluang untuk sembuh tanpa komplikasi.

Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter ahli, dan jalani pemeriksaan serta dapatkan penanganan sejak dini untuk menjaga kesehatan reproduksi Anda.

Baca Juga: Waspadai! Ini Jenis Infeksi Vagina yang Sering Menyerang Wanita

Atasi Keputihan Akibat Gonore dengan Pengobatan Terbaik di Klinik Apollo Jakarta

Keputihan akibat infeksi gonore, tidak boleh Anda abaikan dan perlu mendapatkan penanganan medis yang tepat.

Jangan cemas! Anda bisa berkonsultasi kapan saja dengan tim medis berpengalaman di Klinik Apollo Jakarta.

Dokter terbaik kami, akan melakukan pemeriksaan menyeluruh dengan fasilitas dan peralatan medis yang lengkap.

Anda juga bisa berkonsultasi dengan mudah melalui layanan Konsultasi Dokter Online, yang terhubung langsung oleh dokter ahli kami.

Layanan ini bisa Anda akses melalui Chat Whatsapp, yang beroperasi selama 24 jam dan tersedia secara gratis!

Jadi, tunggu apalagi? Segeralah konsultasikan kondisi Anda dengan tim medis kami dan dapatkan perawatan yang tepat.

konsultasi online

About the Author: Rara

Artikel Menarik Lainnya

Artikel Terkini

Tanya Apollo

Februari 12, 2026

Keputihan Akibat Gonore, Apakah Selalu Disertai Bau Tak Sedap?

keputihan akibat gonore 1_1_11zon

Klinik Apollo, Jakarta – Keputihan akibat infeksi gonore, tidaklah sepele dan memerlukan penanganan medis yang tepat dan juga akurat.

Mengapa memerlukan penanganan medis? Karena infeksi gonore bisa sangat berbahaya, seperti penyebaran infeksi ke pasangan atau organ reproduksi.

Selain itu, banyak wanita yang bertanya, apakah keputihan akibat gonore selalu disertai dengan bau tidak sedap? Untuk mengetahui penyebabnya, simak penjelasan berikut ini.

Mengenal Infeksi Gonore pada Wanita

Gonore merupakan infeksi menular seksual (IMS), yang disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae. Infeksi ini bisa menyerang:

  • Leher rahim (serviks)
  • Saluran kemih
  • Rektum
  • Tenggorokan (akibat seks oral)

Pada wanita, gonore sering kali tidak menimbulkan gejala yang jelas di tahap awal. Inilah yang membuat banyak penderita tidak menyadari bahwa dirinya telah terinfeksi.

Jika tidak segera tertangani, infeksi bisa menyebar ke organ reproduksi dan menyebabkan komplikasi serius seperti radang panggul (PID) hingga ganguan kesuburan.

Karakteristik Keputihan Akibat Infeksi Gonore

Keputihan akibat gonore, memiliki karakteristik yang berbeda dari keputihan normal. Berikut beberapa tanda yang perlu Anda waspadai:

1. Warna Tidak Normal – Keputihan bisa berwarna kuning, kehijauan, atau bahkan keruh seperti nanah. Ini berbeda dari keputihan normal, yang biasanya bening atau putih susu.

2. Tekstur Lebih Kental atau Bernanah – Cairan yang keluar cenderung lebih kental, lengket, dan dalam beberapa kasus tampak seperti bercampur nanah.

3. Nyeri saat Buang Air Kecil – Infeksi yang menyebar ke saluran kemih, dapat menyebabkan rasa perih atau terbakar saat buang air kecil.

4. Nyeri Panggul atau Perut Bagian Bawah – Jika infeksi telah menyebar ke organ reproduksi bagian atas, penderita bisa merasakan nyeri di area panggul atau perut bawah.

5. Perdarahan di Luar Siklus Haid – Beberapa wanita mengalami perdarahan di luar jadwal menstruasi atau setelah berhubungan intim.

Apakah Keputihan Akibat Gonore Disertai Bau Tidak Sedap?

Keputihan akibat gonore tidak selalu disertai bau tidak sedap. Pada beberapa kasus, cairan memang bisa berbau amis atau menyengat, terutama jika terjadi infeksi lain.

Namun, ada juga penderita yang mengalami perubahan warna dan tekstur tanpa bau yang mencolok. Oleh karena itu, bau bukan satu-satunya indikator adanya infeksi gonore.

Setiap perubahan yang tidak normal, tetap perlu Anda waspadai. Pemeriksaan medis, tetap menjadi langkah terbaik untuk memastikan penyebabnya.

keputihan akibat gonore 2_2_11zon

Ilustrasi seorang wanita yang mengalami keputihan akibat gonore

Bahaya Mengabaikan Infeksi Gonore

Dokter Klinik Apollo Jakarta mengatakan bahwa mengabaikan infeksi gonore, bisa menimbulkan risiko serius, seperti:

1. Infeksi Menyebar ke Organ Reproduksi – Gonore yang tidak tertangani, bisa menyebar dari leher rahim ke rahim, tuba falopi, dan ovarium. Kondisi ini bisa memicu peradangan lebih luas.

2. Radang Panggul (Pelvic Inflammatory Disease/PID) – Penyebaran infeksi pada organ reproduksi, bisa memicu radang panggul yang berbahaya bagi wanita.

3. Risiko Kehamilan Ektopik – Infeksi yang menyebabkan kerusakan atau penyumbatan pada tuba falopi, bia meningkatkan risiko kehamilan ektopik, yaitu kehamilan di luar rahim.

4. Gangguan Kesuburan atau Infertilitas – Peradangan dan jaringan parut akibat infeksi gonore, bisa menghambar pertemuan sel telur dan sperma. Akibatnya, peluang hamil kecil.

5. Penularan ke Pasangan Seksual – Gonore adalah infeksi menular seksual yang mudah berpindah melalui hubungan intim tanpa pengaman.

Semakin cepat terdiagnosis dan mendapatkan pengobatan yang sesuai, semakin besar peluang untuk sembuh tanpa komplikasi.

Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter ahli, dan jalani pemeriksaan serta dapatkan penanganan sejak dini untuk menjaga kesehatan reproduksi Anda.

Baca Juga: Waspadai! Ini Jenis Infeksi Vagina yang Sering Menyerang Wanita

Atasi Keputihan Akibat Gonore dengan Pengobatan Terbaik di Klinik Apollo Jakarta

Keputihan akibat infeksi gonore, tidak boleh Anda abaikan dan perlu mendapatkan penanganan medis yang tepat.

Jangan cemas! Anda bisa berkonsultasi kapan saja dengan tim medis berpengalaman di Klinik Apollo Jakarta.

Dokter terbaik kami, akan melakukan pemeriksaan menyeluruh dengan fasilitas dan peralatan medis yang lengkap.

Anda juga bisa berkonsultasi dengan mudah melalui layanan Konsultasi Dokter Online, yang terhubung langsung oleh dokter ahli kami.

Layanan ini bisa Anda akses melalui Chat Whatsapp, yang beroperasi selama 24 jam dan tersedia secara gratis!

Jadi, tunggu apalagi? Segeralah konsultasikan kondisi Anda dengan tim medis kami dan dapatkan perawatan yang tepat.

konsultasi online

About the Author: Rara

Artikel Menarik Lainnya