Januari 6, 2024

Mengapa Interstitial Cystitis Banyak Terjadi Pada Wanita? Ini Penjelasannya

interstitial cystitis 1 (1)

Klinik Utama Sentosa, Jakarta – Interstitial cystitis (IC) merupakan kondisi medis yang dapat memengaruhi kandung kemih, baik pria maupun wanita.

Kondisi ini dapat menyebabkan ketidaknyamanan pada area genital, terutama pada saat buang air kecil.

Namun, mengapa interstitial cystitis banyak terjadi pada wanita? Untuk mendapatkan jawaban dari pertanyaan tersebut, simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Apa Itu Interstitial Cystitis?

Interstitial cystitis (IC) adalah penyakit kronis, yang dapat menyebabkan peradangan, tekanan, dan nyeri pada kandung kemih.

Penyakit ini dapat di sebabkan oleh dua faktor, yaitu infeksi bakteri dan faktor medis lainnya. Berikut ini penjelasan dari dua faktor penyebab interstitial cystitis, meliputi:

1. Infeksi Bakteri

Interstitial cystitis dapat di sebabkan oleh bakteri Escherichia coli, yang berawal dari bakteri masuk ke uretra.

Bakteri tersebut, akan masuk ke dalam kandung kemih dan menyebabkan infeksi dan peradangan.

2. Faktor Medis Lainnya

Selain infeksi bakteri penyebab ISK, peradangan juga bisa terjadi karena beberapa faktor berikut:

  • Menderita penyakit diabetes atau batu ginjal
  • Membersihkan area vagina dengan sabun yang berbahan dasar kimia
  • Mengonsumsi obat-obatan tertentu
  • Menggunakan kateter dalam jangka waktu yang lama
  • Menggunakan alat kontrasepsi

Gejala Interstitial Cystitis

Gejala umum dari penyakit ini dapat bervariasi pada setiap penderitanya. Namun, beberapa gejala umum dari interstitial cystitis dapat meliputi:

1. Tekanan dan nyeri pada kandung kemih yang parah

2. Nyeri pada perut dan punggung bagian bawah

3. Nyeri pada panggul dan uretra

4. Meningkatnya frekuensi buang air kecil

5. Nyeri pada area vagina

6. Nyeri saat berhubungan seksual

Jika Anda mengalami beberapa gejala tersebut, segera periksakan diri Anda ke layanan kesehatan yang terpercaya untuk mendapatkan saran pengobatan yang tepat.

Anda bisa datang mengunjungi Klinik Utama Sentosa, dan berkonsultasi dengan dokter urologi yang berpengalaman dan kompeten dalam mengatasi masalah sistem kemih.

Mengapa Wanita Lebih Berisiko Mengalami Interstitial Cystitis?

Interstitial cystitis cenderung lebih sering terjadi pada wanita, di bandingkan dengan pria. Banyak faktor yang dapat menyebabkan kondisi ini lebih sering di alami oleh wanita, seperti:

1. Anatomi Sistem Kemih

Wanita memiliki uretra yang lebih pendek di bandingkan dengan pria, hal ini memungkinkan bakteri akan lebih mudah mencapai kandung kemih.

Kondisi ini juga di picu oleh kebiasaan buruk pada saat membersihkan area genital, seperti membersihkan dari belakang ke depan.

2. Perubahan Hormon

Perubahan hormon selama siklus menstruasi atau selama fase menopause, dapat memengaruhi sensitivitas jaringan di sekitar kandung kemih.

Sehingga hal ini dapat menjadi salah satu pemicu, interstitial cystitis lebih sering terjadi pada wanita.

Itulah beberapa alasan mengapa interstitial cystitis lebih sering terjadi pada wanita, di bandingkan dengan pria.

Namun, penting untuk di catat bahwa kondisi ini juga dapat di alami oleh pria, dan penyebabnya dapat beragam.

Baca Juga: Jangan Panik! Ini 5 Cara Mengatasi Infeksi Saluran Kemih yang Tepat

interstitial cystitis 2 (1)

Pentingnya Konsultasi dengan Profesional Medis

Berkonsultasi dengan profesional medis untuk mengatasi interstitial cystitis adalah salah satu langkah yang tepat dan bijak.

Pasalnya, dengan berkonsultasi kepada dokter, dokter dapat melakukan pemeriksaan untuk mengidentifikasi penyebab pastinya.

Selain itu, dokter juga dapat memberikan saran pengobatan yang sesuai dengan penyebab dan tingkat keparahannya.

Oleh karena itu, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter urologi di Klinik Utama Sentosa, yang berlokasi di Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Dokter urologi dapat melakukan pemeriksaan interstitial cystitis, dengan menggunakan fasilitas medis yang steril, modern, dan lengkap.

Sehingga, hasil pemeriksaan akan akurat dan saran pengobatan yang di berikan akan tepat dan efektif.

Ayo, segera konsultasikan melalui layanan konsultasi online via Chat Whatsapp, yang tersedia selama 24 jam, gratis!

Pastikan untuk selalu menjaga kesehatan Anda, dengan selalu melakukan konsultasi medis, agar mendapat perawatan dan pengobatan yang tepat!

About the Author: Rara

Zahara Yunita adalah seorang Content Writer di Klinik Utama Sentosa. Saat ini saya fokus menulis artikel terkait kesehatan, khususnya penyakit menular seksual (PMS) dan penyakit kelamin di Klinik Utama Sentosa.

Artikel Menarik Lainnya

Artikel Terkini

klinik andrologi

Januari 6, 2024

Mengapa Interstitial Cystitis Banyak Terjadi Pada Wanita? Ini Penjelasannya

interstitial cystitis 1 (1)

Klinik Utama Sentosa, Jakarta – Interstitial cystitis (IC) merupakan kondisi medis yang dapat memengaruhi kandung kemih, baik pria maupun wanita.

Kondisi ini dapat menyebabkan ketidaknyamanan pada area genital, terutama pada saat buang air kecil.

Namun, mengapa interstitial cystitis banyak terjadi pada wanita? Untuk mendapatkan jawaban dari pertanyaan tersebut, simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Apa Itu Interstitial Cystitis?

Interstitial cystitis (IC) adalah penyakit kronis, yang dapat menyebabkan peradangan, tekanan, dan nyeri pada kandung kemih.

Penyakit ini dapat di sebabkan oleh dua faktor, yaitu infeksi bakteri dan faktor medis lainnya. Berikut ini penjelasan dari dua faktor penyebab interstitial cystitis, meliputi:

1. Infeksi Bakteri

Interstitial cystitis dapat di sebabkan oleh bakteri Escherichia coli, yang berawal dari bakteri masuk ke uretra.

Bakteri tersebut, akan masuk ke dalam kandung kemih dan menyebabkan infeksi dan peradangan.

2. Faktor Medis Lainnya

Selain infeksi bakteri penyebab ISK, peradangan juga bisa terjadi karena beberapa faktor berikut:

  • Menderita penyakit diabetes atau batu ginjal
  • Membersihkan area vagina dengan sabun yang berbahan dasar kimia
  • Mengonsumsi obat-obatan tertentu
  • Menggunakan kateter dalam jangka waktu yang lama
  • Menggunakan alat kontrasepsi

Gejala Interstitial Cystitis

Gejala umum dari penyakit ini dapat bervariasi pada setiap penderitanya. Namun, beberapa gejala umum dari interstitial cystitis dapat meliputi:

1. Tekanan dan nyeri pada kandung kemih yang parah

2. Nyeri pada perut dan punggung bagian bawah

3. Nyeri pada panggul dan uretra

4. Meningkatnya frekuensi buang air kecil

5. Nyeri pada area vagina

6. Nyeri saat berhubungan seksual

Jika Anda mengalami beberapa gejala tersebut, segera periksakan diri Anda ke layanan kesehatan yang terpercaya untuk mendapatkan saran pengobatan yang tepat.

Anda bisa datang mengunjungi Klinik Utama Sentosa, dan berkonsultasi dengan dokter urologi yang berpengalaman dan kompeten dalam mengatasi masalah sistem kemih.

Mengapa Wanita Lebih Berisiko Mengalami Interstitial Cystitis?

Interstitial cystitis cenderung lebih sering terjadi pada wanita, di bandingkan dengan pria. Banyak faktor yang dapat menyebabkan kondisi ini lebih sering di alami oleh wanita, seperti:

1. Anatomi Sistem Kemih

Wanita memiliki uretra yang lebih pendek di bandingkan dengan pria, hal ini memungkinkan bakteri akan lebih mudah mencapai kandung kemih.

Kondisi ini juga di picu oleh kebiasaan buruk pada saat membersihkan area genital, seperti membersihkan dari belakang ke depan.

2. Perubahan Hormon

Perubahan hormon selama siklus menstruasi atau selama fase menopause, dapat memengaruhi sensitivitas jaringan di sekitar kandung kemih.

Sehingga hal ini dapat menjadi salah satu pemicu, interstitial cystitis lebih sering terjadi pada wanita.

Itulah beberapa alasan mengapa interstitial cystitis lebih sering terjadi pada wanita, di bandingkan dengan pria.

Namun, penting untuk di catat bahwa kondisi ini juga dapat di alami oleh pria, dan penyebabnya dapat beragam.

Baca Juga: Jangan Panik! Ini 5 Cara Mengatasi Infeksi Saluran Kemih yang Tepat

interstitial cystitis 2 (1)

Pentingnya Konsultasi dengan Profesional Medis

Berkonsultasi dengan profesional medis untuk mengatasi interstitial cystitis adalah salah satu langkah yang tepat dan bijak.

Pasalnya, dengan berkonsultasi kepada dokter, dokter dapat melakukan pemeriksaan untuk mengidentifikasi penyebab pastinya.

Selain itu, dokter juga dapat memberikan saran pengobatan yang sesuai dengan penyebab dan tingkat keparahannya.

Oleh karena itu, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter urologi di Klinik Utama Sentosa, yang berlokasi di Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Dokter urologi dapat melakukan pemeriksaan interstitial cystitis, dengan menggunakan fasilitas medis yang steril, modern, dan lengkap.

Sehingga, hasil pemeriksaan akan akurat dan saran pengobatan yang di berikan akan tepat dan efektif.

Ayo, segera konsultasikan melalui layanan konsultasi online via Chat Whatsapp, yang tersedia selama 24 jam, gratis!

Pastikan untuk selalu menjaga kesehatan Anda, dengan selalu melakukan konsultasi medis, agar mendapat perawatan dan pengobatan yang tepat!

About the Author: Rara

Zahara Yunita adalah seorang Content Writer di Klinik Utama Sentosa. Saat ini saya fokus menulis artikel terkait kesehatan, khususnya penyakit menular seksual (PMS) dan penyakit kelamin di Klinik Utama Sentosa.

Artikel Menarik Lainnya