September 17, 2026

Gejala Penis Keluar Nanah dan Tanda Infeksi yang Menyertainya

Gejala Penis Keluar Nanah 1_3_11zon

Klinik Apollo, Jakarta – Penis keluar nanah merupakan kondisi yang tidak boleh Anda abaikan, terutama jika disertai nyeri saat buang air kecil (BAK), rasa gatal, kemerahan, atau pembengkakan. Keluhan ini bisa menjadi tanda adanya infeksi pada saluran kencing atau infeksi menular seksual (IMS).

Mengetahui gejala yang menyertai penis keluar nanah, dapat membantu menentukan kapan pemeriksaan medis diperlukan. Penanganan yang tepat, juga penting agar infeksi tidak semakin berkembang atau menular kepada pasangan.

Apa Penyebab Penis Keluar Nanah?

Salah satu penyebab yang perlu Anda perhatikan adalah infeksi menular seksual, terutama gonore dan klamidia. Gonore terjadi akibat bakteri Neisseria gonorrhoeae, sedangkan klamidia terjadi oleh Chlamydia trachomatis.

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), gonore pada pria bisa menyebabkan keluarnya cairan dari penis dan rasa terbakar saat BAK. Klamidia juga bisa menyebabkan keluarnya cairan dari penis, serta sensasi terbakar saat BAK. Namun, infeksi tersebut juga bisa berlangsung tanpa gejala.

Penyebab lain juga bisa menimbulkan keluhan serupa. Oleh karena itu, warna atau bentuk cairan saja tidak cukup untuk memastikan jenis infeksi yang dialami.

Gejala Penis Keluar Nanah

Nanah dari penis, biasanya keluar melalui lubang uretra. Warna, jumlah, dan konsistensinya dapat berbeda tergantung penyebab infeksi. Berikut beberapa gejala yang bisa muncul, meliputi:

  • Keluar cairan putih, kuning, atau kehijauan dari ujung penis
  • Cairan tampak kental seperti nanah dan dapat lebih banyak pada pagi hari
  • Nyeri atau rasa terbakar saat BAK
  • Lubang penis tampak kemerahan atau mengalami iritasi
  • Penis terasa gatal atau tidak nyaman
  • Ujung penis terasa nyeri atau sensitif
  • Frekuensi BAK meningkat atau muncul rasa ingin BAK terus-menerus

Penis keluar nanah, terutama jika muncul bersama nyeri saat BAK, bisa berkaitan dengan uretritis. Kondisi tersebut bisa terjadi akibat berbagai mikroorganisme, termasuk bakteri penyebab gonore dan klamidia.

Tanda Infeksi Lain yang Menyertai

Selain keluarnya nanah, infeksi pada saluran reproduksi atau saluran kencing bisa menimbulkan tanda lain. Pada sebagian pria, gejalanya bisa ringan atau bahkan tidak terlihat. Tanda yang perlu Anda perhatikan, antara lain:

1. Nyeri saat Buang Air Kecil – Rasa perih, panas, atau terbakar ketika BAK merupakan salah satu keluhan yang sering menyertai uretritis. Nyeri bisa terasa di sepanjang saluran kencing atau terutama di ujung penis.

2. Kemerahan dan Pembengkakan pada Penis – Infeksi atau peradangan dapat menyebabkan ujung penis tampak merah dan terasa bengkak. Keluhan ini terkadang disertai rasa nyeri atau sensitif ketika disentuh.

3. Nyeri pada Testis – Infeksi yang tidak tertangani bisa berkaitan dengan peradangan pada organ di sekitar saluran reproduksi. Jika penis keluar nanah muncul rasa nyeri atau pembengkakan pada testis, sebaiknya segera mendapatkan pemeriksaan.

4. Nyeri saat Berhubungan Seksual atau Ejakulasi – Peradangan pada saluran reproduksi dapat membuat aktivitas seksual terasa tidak nyaman. Sebagian pria juga bisa mengalami rasa sakit ketika ejakulasi.

5. Sering Buang Air Kecil – Peradangan pada uretra bisa menimbulkan rasa ingin BAK lebih sering. Keluhan ini bisa muncul bersamaan dengan rasa terbakar atau nyeri saat urine keluar.

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?

Segera berkonsultasi dengan dokter jika mengalami penis keluar nanah, khususnya jika muncul bersamaan dengan:

  • Nyeri atau rasa terbakar saat BAK
  • Cairan keluar terus-menerus atau semakin banyak
  • Penis bengkak dan kemerahan
  • Nyeri atau bengkak pada testis
  • Demam atau tubuh terasa tidak enak
  • Memiliki riwayat hubungan seksual berisiko
  • Pasangan seksual mengalami gejala IMS

Pemeriksaan lebih awal bisa membantu mengetahui penyebab keluhan dan menentukan pengobatan yang sesuai.

Pentingnya Pemeriksaan Penis Keluar Nanah

Jika penis keluar nanah, sebaiknya jangan mencoba memencet penis atau mengonsumsi antibiotik sendiri. Penggunaan obat yang tidak sesuai, bisa membuat pengobatan menjadi kurang tepat dan pada beberapa infeksi bisa berkontribusi terhadap masalah resistensi antibiotik.

Dokter bisa melakukan evaluasi berdasarkan keluhan, riwayat seksual, pemeriksaan fisik, dan bila perlu pemeriksaan laboratorium untuk membantu mengetahui penyebab infeksi.

Berdasarkan pengalaman tim medis Klinik Apollo Jakarta, pemeriksaan yang sesuai dengan kondisi pasien penting untuk menentukan penanganan yang tepat, terutama ketika gejala menyerupai IMS.

Selama mengalami keluhan dan sebelum mendapatkan evaluasi serta pengobatan yang sesuai, hindari hubungan seksual untuk mengurangi risiko penularan kepada pasangan.

Kesimpulan

Gejala penis keluar nanah dapat berupa keluarnya cairan putih, kuning, atau kehijauan dari uretra, yang sering disertai nyeri saat BAK, kemerahan, gatal, atau pembengkakan. Gonore dan klamidia merupakan beberapa penyebab yang perlu Anda pertimbangkan, tetapi diagnosis tidak bisa ditentukan hanya berdasarkan gejala.

Jika mengalami penis keluar nanah, sebaiknya lakukan pemeriksaan medis dan dihindari mengobati diri sendiri tanpa mengetahui penyebabnya.

Gejala Penis Keluar Nanah 2_4_11zon

Ilustrasi seorang pria yang mengalami gejala penis keluar nanah

FAQ Seputar Penis Keluar Nanah

1. Apakah Penis Keluar Nanah Pasti Gonore?

Tidak selalu. Gonore merupakan salah satu penyebab, tetapi klamidia dan beberapa kondisi infeksi lainnya juga bisa menyebabkan keluarnya cairan dari penis. Pemeriksaan perlu untuk memastikan penyebabnya.

2. Apakah Penis Keluar Nanah Bisa Sembuh?

Banyak penyebab infeksi dapat tertangani dengan pengobatan yang sesuai. Jenis pengobatan bergantung pada penyebab infeksi dan hasil pemeriksaan.

3. Apakah Penis Keluar Nanah Bisa Menular?

Jika penyebabnya merupakan IMS seperti gonore atau klamidia, infeksi bisa menular melalui aktivitas seksual. Pasangan seksual juga mungkin perlu menjalani pemeriksaan dan pengobatan sesuai anjuran dokter.

4. Bolehkah Berhubungan Seksual saat Penis Keluar Nanah?

Sebaiknya hindari hubungan seksual sampai penyebabnya telah diperiksa dan dokter menyatakan kondisi sudah aman, untuk kembali melakukan aktivitas seksual.

Baca Juga: Cara Mengobati Penis Keluar Nanah, Jangan Sembarangan Minum Obat!

Cek Penyebab Pasti Penis Keluar Nanah di Klinik Apollo Jakarta

Mengenali penyebab pasti penis keluar nanah, bisa membantu Anda untuk mengambil langkah penanganan medis yang tepat.

Jangan khawatir! Anda bisa berkonsultasi dan melakukan pemeriksaan dengan dokter berpengalaman di Klinik Apollo Jakarta.

Dokter terbaik kami bisa mengevaluasi kondisi Anda, dengan fasilitas dan juga peralatan medis yang lengkap.

Kami juga menyediakan layanan Konsultasi Dokter Online, yang memudahkan pasien dalam berkonsultasi kapan saja.

Layanan ini bisa Anda akses melalui Chat WhatsApp, yang beroperasi selama 24 jam dan tersedia secara gratis.

Jadi, tunggu apalagi? Segera konsultasikan kondisi Anda dengan tim medis kami dan dapatkan perawatan yang tepat.

Ditinjau secara medis oleh Tim Medis Klinik Apollo Jakarta

konsultasi online

About the Author: Rara

Artikel Menarik Lainnya

Artikel Terkini

Tanya Apollo

September 17, 2026

Gejala Penis Keluar Nanah dan Tanda Infeksi yang Menyertainya

Gejala Penis Keluar Nanah 1_3_11zon

Klinik Apollo, Jakarta – Penis keluar nanah merupakan kondisi yang tidak boleh Anda abaikan, terutama jika disertai nyeri saat buang air kecil (BAK), rasa gatal, kemerahan, atau pembengkakan. Keluhan ini bisa menjadi tanda adanya infeksi pada saluran kencing atau infeksi menular seksual (IMS).

Mengetahui gejala yang menyertai penis keluar nanah, dapat membantu menentukan kapan pemeriksaan medis diperlukan. Penanganan yang tepat, juga penting agar infeksi tidak semakin berkembang atau menular kepada pasangan.

Apa Penyebab Penis Keluar Nanah?

Salah satu penyebab yang perlu Anda perhatikan adalah infeksi menular seksual, terutama gonore dan klamidia. Gonore terjadi akibat bakteri Neisseria gonorrhoeae, sedangkan klamidia terjadi oleh Chlamydia trachomatis.

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), gonore pada pria bisa menyebabkan keluarnya cairan dari penis dan rasa terbakar saat BAK. Klamidia juga bisa menyebabkan keluarnya cairan dari penis, serta sensasi terbakar saat BAK. Namun, infeksi tersebut juga bisa berlangsung tanpa gejala.

Penyebab lain juga bisa menimbulkan keluhan serupa. Oleh karena itu, warna atau bentuk cairan saja tidak cukup untuk memastikan jenis infeksi yang dialami.

Gejala Penis Keluar Nanah

Nanah dari penis, biasanya keluar melalui lubang uretra. Warna, jumlah, dan konsistensinya dapat berbeda tergantung penyebab infeksi. Berikut beberapa gejala yang bisa muncul, meliputi:

  • Keluar cairan putih, kuning, atau kehijauan dari ujung penis
  • Cairan tampak kental seperti nanah dan dapat lebih banyak pada pagi hari
  • Nyeri atau rasa terbakar saat BAK
  • Lubang penis tampak kemerahan atau mengalami iritasi
  • Penis terasa gatal atau tidak nyaman
  • Ujung penis terasa nyeri atau sensitif
  • Frekuensi BAK meningkat atau muncul rasa ingin BAK terus-menerus

Penis keluar nanah, terutama jika muncul bersama nyeri saat BAK, bisa berkaitan dengan uretritis. Kondisi tersebut bisa terjadi akibat berbagai mikroorganisme, termasuk bakteri penyebab gonore dan klamidia.

Tanda Infeksi Lain yang Menyertai

Selain keluarnya nanah, infeksi pada saluran reproduksi atau saluran kencing bisa menimbulkan tanda lain. Pada sebagian pria, gejalanya bisa ringan atau bahkan tidak terlihat. Tanda yang perlu Anda perhatikan, antara lain:

1. Nyeri saat Buang Air Kecil – Rasa perih, panas, atau terbakar ketika BAK merupakan salah satu keluhan yang sering menyertai uretritis. Nyeri bisa terasa di sepanjang saluran kencing atau terutama di ujung penis.

2. Kemerahan dan Pembengkakan pada Penis – Infeksi atau peradangan dapat menyebabkan ujung penis tampak merah dan terasa bengkak. Keluhan ini terkadang disertai rasa nyeri atau sensitif ketika disentuh.

3. Nyeri pada Testis – Infeksi yang tidak tertangani bisa berkaitan dengan peradangan pada organ di sekitar saluran reproduksi. Jika penis keluar nanah muncul rasa nyeri atau pembengkakan pada testis, sebaiknya segera mendapatkan pemeriksaan.

4. Nyeri saat Berhubungan Seksual atau Ejakulasi – Peradangan pada saluran reproduksi dapat membuat aktivitas seksual terasa tidak nyaman. Sebagian pria juga bisa mengalami rasa sakit ketika ejakulasi.

5. Sering Buang Air Kecil – Peradangan pada uretra bisa menimbulkan rasa ingin BAK lebih sering. Keluhan ini bisa muncul bersamaan dengan rasa terbakar atau nyeri saat urine keluar.

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?

Segera berkonsultasi dengan dokter jika mengalami penis keluar nanah, khususnya jika muncul bersamaan dengan:

  • Nyeri atau rasa terbakar saat BAK
  • Cairan keluar terus-menerus atau semakin banyak
  • Penis bengkak dan kemerahan
  • Nyeri atau bengkak pada testis
  • Demam atau tubuh terasa tidak enak
  • Memiliki riwayat hubungan seksual berisiko
  • Pasangan seksual mengalami gejala IMS

Pemeriksaan lebih awal bisa membantu mengetahui penyebab keluhan dan menentukan pengobatan yang sesuai.

Pentingnya Pemeriksaan Penis Keluar Nanah

Jika penis keluar nanah, sebaiknya jangan mencoba memencet penis atau mengonsumsi antibiotik sendiri. Penggunaan obat yang tidak sesuai, bisa membuat pengobatan menjadi kurang tepat dan pada beberapa infeksi bisa berkontribusi terhadap masalah resistensi antibiotik.

Dokter bisa melakukan evaluasi berdasarkan keluhan, riwayat seksual, pemeriksaan fisik, dan bila perlu pemeriksaan laboratorium untuk membantu mengetahui penyebab infeksi.

Berdasarkan pengalaman tim medis Klinik Apollo Jakarta, pemeriksaan yang sesuai dengan kondisi pasien penting untuk menentukan penanganan yang tepat, terutama ketika gejala menyerupai IMS.

Selama mengalami keluhan dan sebelum mendapatkan evaluasi serta pengobatan yang sesuai, hindari hubungan seksual untuk mengurangi risiko penularan kepada pasangan.

Kesimpulan

Gejala penis keluar nanah dapat berupa keluarnya cairan putih, kuning, atau kehijauan dari uretra, yang sering disertai nyeri saat BAK, kemerahan, gatal, atau pembengkakan. Gonore dan klamidia merupakan beberapa penyebab yang perlu Anda pertimbangkan, tetapi diagnosis tidak bisa ditentukan hanya berdasarkan gejala.

Jika mengalami penis keluar nanah, sebaiknya lakukan pemeriksaan medis dan dihindari mengobati diri sendiri tanpa mengetahui penyebabnya.

Gejala Penis Keluar Nanah 2_4_11zon

Ilustrasi seorang pria yang mengalami gejala penis keluar nanah

FAQ Seputar Penis Keluar Nanah

1. Apakah Penis Keluar Nanah Pasti Gonore?

Tidak selalu. Gonore merupakan salah satu penyebab, tetapi klamidia dan beberapa kondisi infeksi lainnya juga bisa menyebabkan keluarnya cairan dari penis. Pemeriksaan perlu untuk memastikan penyebabnya.

2. Apakah Penis Keluar Nanah Bisa Sembuh?

Banyak penyebab infeksi dapat tertangani dengan pengobatan yang sesuai. Jenis pengobatan bergantung pada penyebab infeksi dan hasil pemeriksaan.

3. Apakah Penis Keluar Nanah Bisa Menular?

Jika penyebabnya merupakan IMS seperti gonore atau klamidia, infeksi bisa menular melalui aktivitas seksual. Pasangan seksual juga mungkin perlu menjalani pemeriksaan dan pengobatan sesuai anjuran dokter.

4. Bolehkah Berhubungan Seksual saat Penis Keluar Nanah?

Sebaiknya hindari hubungan seksual sampai penyebabnya telah diperiksa dan dokter menyatakan kondisi sudah aman, untuk kembali melakukan aktivitas seksual.

Baca Juga: Cara Mengobati Penis Keluar Nanah, Jangan Sembarangan Minum Obat!

Cek Penyebab Pasti Penis Keluar Nanah di Klinik Apollo Jakarta

Mengenali penyebab pasti penis keluar nanah, bisa membantu Anda untuk mengambil langkah penanganan medis yang tepat.

Jangan khawatir! Anda bisa berkonsultasi dan melakukan pemeriksaan dengan dokter berpengalaman di Klinik Apollo Jakarta.

Dokter terbaik kami bisa mengevaluasi kondisi Anda, dengan fasilitas dan juga peralatan medis yang lengkap.

Kami juga menyediakan layanan Konsultasi Dokter Online, yang memudahkan pasien dalam berkonsultasi kapan saja.

Layanan ini bisa Anda akses melalui Chat WhatsApp, yang beroperasi selama 24 jam dan tersedia secara gratis.

Jadi, tunggu apalagi? Segera konsultasikan kondisi Anda dengan tim medis kami dan dapatkan perawatan yang tepat.

konsultasi online

About the Author: Rara

Artikel Menarik Lainnya