Agustus 18, 2023

Perlu Untuk Diketahui Tanda-Tanda Penyakit Raja Singa (Sifilis)

Perlu Untuk Diketahui Tanda-Tanda Penyakit Raja Singa (Sifilis)

Klinik Utama Sentosa, Jakarta – Tanda-tanda dan penularan penyakit raja singa atau sifilis pertama kali di ketahui dan di jelaskan pada abad ke-16 oleh dokter berasal dari italia.

Baca Juga : Faktor Risiko (Etiologi) yang Muncul Pada Penyakit Sifilis

Nama penyakit sifilis sebenarnya memiliki beragam julukan di setiap negara. Salah satu julukan di indonesia untuk infeksi ini yaitu raja singa. Penyakit ini bisa menular lewat kontakan seksual.

Selain dari aktivitas intim, penularan lainnya berasal dari transfusi darah, luka, jarum suntik, hingga ibu hamil menular ke janin. Sifilis atau raja singa memiliki empat tahapan fase gejala dan bervariasi di tiap tahapnya.

[ez-toc]

Tanda-Tanda Penyakit Sifilis

Sifilis adalah penyakit menular seksual (PMS) yang disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum. Ini adalah penyakit yang progresif dan dapat memiliki beberapa tahap dengan tanda-tanda yang berbeda pada setiap tahapnya.

Penting untuk kalian catat bahwa gejala sifilis bisa sangat beragam dan tidak selalu terlihat jelas. Beberapa orang mungkin mengalami gejala yang ringan atau bahkan tidak merasakan gejala sama sekali.

Berikut adalah tanda-tanda umum penyakit sifilis pada masing-masing tahap:

1. Fase 1 Sifilis Primer

  • Muncul satu luka terbuka (ulser) atau lecet keras di area di mana bakteri masuk ke dalam tubuh, seperti alat kelamin, mulut, atau anus.
  • Luka ini biasanya tidak sakit dan dapat sembuh dengan sendirinya dalam beberapa minggu.
  • Luka ini sering tidak terlihat, sehingga seseorang mungkin tidak menyadarinya.

2. Fase 2 Sifilis Sekunder

  • Biasanya muncul beberapa minggu setelah luka primer sembuh.
  • Timbul ruam kemerahan atau coklat yang mungkin muncul di seluruh tubuh, termasuk telapak tangan dan kaki.
  • Lesi bisa bersifat ringan dan tidak gatal.
  • Selain ruam, gejala lain seperti demam, kelelahan, nyeri otot, sakit tenggorokan, dan pembengkakan kelenjar getah bening juga bisa muncul.

3. Fase 3 Sifilis Tersier

  • Tahap ini biasanya berkembang beberapa tahun setelah infeksi awal, jika tidak diobati.
  • Bakteri menyebar ke berbagai bagian tubuh dan dapat menyebabkan kerusakan serius pada organ dalam, kulit, tulang, dan sistem saraf.
  • Gejala bisa sangat bervariasi tergantung pada organ yang terpengaruh, termasuk pembengkakan, ulser, pembentukan tumor (gumma), dan gangguan neurologis.

4. Tahap Lanjut Neurosifilis dan Sifilis Kongenital (bila terjadi selama kehamilan)

  • Neurosifilis terjadi ketika infeksi menyebar ke sistem saraf, menyebabkan gejala seperti gangguan mental, perubahan perilaku, sakit kepala parah, dan masalah neurologis lainnya.
  • Sifilis kongenital terjadi ketika ibu hamil dengan sifilis menularkan infeksi kepada janin yang sedang berkembang, yang dapat menyebabkan cacat lahir dan masalah kesehatan serius pada bayi.

Sifilis adalah penyakit menular seksual (PMS) yang disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum. Ini adalah penyakit yang progresif dan dapat memiliki beberapa tahap dengan tanda-tanda yang berbeda pada setiap tahapnya.Penting untuk kalian catat bahwa gejala sifilis bisa sangat beragam dan tidak selalu terlihat jelas. Beberapa orang mungkin mengalami gejala yang ringan atau bahkan tidak merasakan gejala sama sekali.

Waktu yang Tepat Untuk Ke Dokter Penyakit Kelamin

Jika memiliki kekhawatiran atau curiga bahwa ada kemungkinan terinfeksi sifilis. Sangat penting untuk segera berkonsultasi dengan dokter atau penyedia layanan kesehatan.

Sifilis adalah penyakit menular seksual yang perlu diperlakukan dengan serius, dan semakin cepat Anda mencari perawatan, semakin baik hasilnya. Berikut adalah beberapa situasi di mana Anda sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter:

1. Gejala atau Tanda-tanda

Jika Anda mengalami gejala yang mencurigakan seperti luka terbuka, ruam, lecet, atau perubahan pada alat kelamin, mulut, atau area lainnya, segera konsultasikan dengan dokter.

2. Riwayat Paparan

Bila memiliki riwayat paparan yang mungkin menyebabkan risiko infeksi sifilis. Seperti contoh hubungan seksual tanpa kondom dengan pasangan yang berisiko atau berbagi jarum suntik dengan orang yang terinfeksi.

3. Pemeriksaan Rutin

Setelah menjalani pemeriksaan rutin atau pemeriksaan kesehatan seksual dan memberi tahu bahwa berisiko terinfeksi sifilis atau perlu pengujian. Sebaiknya ikuti saran dokter dan lakukan tes.

4. Keamanan Seksual

Apabila ingin memastikan keamanan seksual atau pasangan, melakukan pemeriksaan berkala dan tes dapat membantu mendeteksi infeksi sifilis atau penyakit menular seksual lainnya.

5. Kehamilan

Bila sedang hamil atau merencanakan kehamilan, penting untuk memastikan kesehatan Anda dan kesehatan janin. Sifilis kongenital (terjadi saat ibu hamil memiliki sifilis dan menularkannya pada janin) bisa sangat berbahaya bagi bayi.

Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik, tes darah, dan tes lain yang relevan untuk mendiagnosis sifilis. Jika hasil tes menunjukkan bahwa terinfeksi sifilis, dokter akan merencanakan perawatan yang sesuai, biasanya dalam bentuk antibiotik.

Jika sifilis terdiagnosis pada tahap awal, pengobatan akan lebih efektif dan membantu mencegah komplikasi yang lebih serius.

Jangan ragu untuk berbicara dengan dokter atau penyedia layanan kesehatan  tentang kekhawatiran atau pertanyaan terkait sifilis atau kesehatan seksual.

Periksa dan Konsultasi di Klinik Penyakit Kelamin Terbaik dan Terpercaya di Jakarta

Klinik untuk penyakit menular seksual dan kelamin terdekat di Jakarta yang berstandar internasional hanya ada Klinik Utama Sentosa yang memiliki alat medis yang lengkap dan canggih.

Lakukan pengobatan dengan konsultasi online secara gratis, bila Anda mempunyai masalah seputar kelamin atau penyakit menular seksual lainnya, supaya bisa diatasi dengan cepat dan tepat.

Memiliki dokter ahli penyakit kelamin dan staf medis profesional yang bisa menangani penyakit Anda secara langsung. Untuk masalah biaya pengobatan tidak perlu khawatir karena sangat terjangkau.

Klinik Utama Sentosa memiliki lokasi yang strategis, berada di daerah Jakarta, Indonesia. Dan juga sangat mengutamakan kesembuhan dan kepuasan serta sangat memprioritaskan setiap pasien.

Baca Juga : Bakteri Treponema Pallidum Berasal Dari Penyakit Apa?

Selain itu, terdapat fitur layanan konsultasi via WhatsApp yang dapat membantu kamu untuk berkonsultasi secara online dan gratis jika ada pertanyaan seputar penyakit kelamin.

About the Author: Klinik Sentosa

Klinik Utama Sentosa merupakan klinik spesialis penyakit kelamin dan penyakit menular seksual yang berada di Jakarta, memiliki dokter spesialis dan tenaga ahli profesinal serta didukung oleh fasilitas medis yang lengkap, canggih dan modern.

Artikel Menarik Lainnya

Artikel Terkini

klinik andrologi

Agustus 18, 2023

Perlu Untuk Diketahui Tanda-Tanda Penyakit Raja Singa (Sifilis)

Perlu Untuk Diketahui Tanda-Tanda Penyakit Raja Singa (Sifilis)

Klinik Utama Sentosa, Jakarta – Tanda-tanda dan penularan penyakit raja singa atau sifilis pertama kali di ketahui dan di jelaskan pada abad ke-16 oleh dokter berasal dari italia.

Baca Juga : Faktor Risiko (Etiologi) yang Muncul Pada Penyakit Sifilis

Nama penyakit sifilis sebenarnya memiliki beragam julukan di setiap negara. Salah satu julukan di indonesia untuk infeksi ini yaitu raja singa. Penyakit ini bisa menular lewat kontakan seksual.

Selain dari aktivitas intim, penularan lainnya berasal dari transfusi darah, luka, jarum suntik, hingga ibu hamil menular ke janin. Sifilis atau raja singa memiliki empat tahapan fase gejala dan bervariasi di tiap tahapnya.

[ez-toc]

Tanda-Tanda Penyakit Sifilis

Sifilis adalah penyakit menular seksual (PMS) yang disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum. Ini adalah penyakit yang progresif dan dapat memiliki beberapa tahap dengan tanda-tanda yang berbeda pada setiap tahapnya.

Penting untuk kalian catat bahwa gejala sifilis bisa sangat beragam dan tidak selalu terlihat jelas. Beberapa orang mungkin mengalami gejala yang ringan atau bahkan tidak merasakan gejala sama sekali.

Berikut adalah tanda-tanda umum penyakit sifilis pada masing-masing tahap:

1. Fase 1 Sifilis Primer

  • Muncul satu luka terbuka (ulser) atau lecet keras di area di mana bakteri masuk ke dalam tubuh, seperti alat kelamin, mulut, atau anus.
  • Luka ini biasanya tidak sakit dan dapat sembuh dengan sendirinya dalam beberapa minggu.
  • Luka ini sering tidak terlihat, sehingga seseorang mungkin tidak menyadarinya.

2. Fase 2 Sifilis Sekunder

  • Biasanya muncul beberapa minggu setelah luka primer sembuh.
  • Timbul ruam kemerahan atau coklat yang mungkin muncul di seluruh tubuh, termasuk telapak tangan dan kaki.
  • Lesi bisa bersifat ringan dan tidak gatal.
  • Selain ruam, gejala lain seperti demam, kelelahan, nyeri otot, sakit tenggorokan, dan pembengkakan kelenjar getah bening juga bisa muncul.

3. Fase 3 Sifilis Tersier

  • Tahap ini biasanya berkembang beberapa tahun setelah infeksi awal, jika tidak diobati.
  • Bakteri menyebar ke berbagai bagian tubuh dan dapat menyebabkan kerusakan serius pada organ dalam, kulit, tulang, dan sistem saraf.
  • Gejala bisa sangat bervariasi tergantung pada organ yang terpengaruh, termasuk pembengkakan, ulser, pembentukan tumor (gumma), dan gangguan neurologis.

4. Tahap Lanjut Neurosifilis dan Sifilis Kongenital (bila terjadi selama kehamilan)

  • Neurosifilis terjadi ketika infeksi menyebar ke sistem saraf, menyebabkan gejala seperti gangguan mental, perubahan perilaku, sakit kepala parah, dan masalah neurologis lainnya.
  • Sifilis kongenital terjadi ketika ibu hamil dengan sifilis menularkan infeksi kepada janin yang sedang berkembang, yang dapat menyebabkan cacat lahir dan masalah kesehatan serius pada bayi.

Sifilis adalah penyakit menular seksual (PMS) yang disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum. Ini adalah penyakit yang progresif dan dapat memiliki beberapa tahap dengan tanda-tanda yang berbeda pada setiap tahapnya.Penting untuk kalian catat bahwa gejala sifilis bisa sangat beragam dan tidak selalu terlihat jelas. Beberapa orang mungkin mengalami gejala yang ringan atau bahkan tidak merasakan gejala sama sekali.

Waktu yang Tepat Untuk Ke Dokter Penyakit Kelamin

Jika memiliki kekhawatiran atau curiga bahwa ada kemungkinan terinfeksi sifilis. Sangat penting untuk segera berkonsultasi dengan dokter atau penyedia layanan kesehatan.

Sifilis adalah penyakit menular seksual yang perlu diperlakukan dengan serius, dan semakin cepat Anda mencari perawatan, semakin baik hasilnya. Berikut adalah beberapa situasi di mana Anda sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter:

1. Gejala atau Tanda-tanda

Jika Anda mengalami gejala yang mencurigakan seperti luka terbuka, ruam, lecet, atau perubahan pada alat kelamin, mulut, atau area lainnya, segera konsultasikan dengan dokter.

2. Riwayat Paparan

Bila memiliki riwayat paparan yang mungkin menyebabkan risiko infeksi sifilis. Seperti contoh hubungan seksual tanpa kondom dengan pasangan yang berisiko atau berbagi jarum suntik dengan orang yang terinfeksi.

3. Pemeriksaan Rutin

Setelah menjalani pemeriksaan rutin atau pemeriksaan kesehatan seksual dan memberi tahu bahwa berisiko terinfeksi sifilis atau perlu pengujian. Sebaiknya ikuti saran dokter dan lakukan tes.

4. Keamanan Seksual

Apabila ingin memastikan keamanan seksual atau pasangan, melakukan pemeriksaan berkala dan tes dapat membantu mendeteksi infeksi sifilis atau penyakit menular seksual lainnya.

5. Kehamilan

Bila sedang hamil atau merencanakan kehamilan, penting untuk memastikan kesehatan Anda dan kesehatan janin. Sifilis kongenital (terjadi saat ibu hamil memiliki sifilis dan menularkannya pada janin) bisa sangat berbahaya bagi bayi.

Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik, tes darah, dan tes lain yang relevan untuk mendiagnosis sifilis. Jika hasil tes menunjukkan bahwa terinfeksi sifilis, dokter akan merencanakan perawatan yang sesuai, biasanya dalam bentuk antibiotik.

Jika sifilis terdiagnosis pada tahap awal, pengobatan akan lebih efektif dan membantu mencegah komplikasi yang lebih serius.

Jangan ragu untuk berbicara dengan dokter atau penyedia layanan kesehatan  tentang kekhawatiran atau pertanyaan terkait sifilis atau kesehatan seksual.

Periksa dan Konsultasi di Klinik Penyakit Kelamin Terbaik dan Terpercaya di Jakarta

Klinik untuk penyakit menular seksual dan kelamin terdekat di Jakarta yang berstandar internasional hanya ada Klinik Utama Sentosa yang memiliki alat medis yang lengkap dan canggih.

Lakukan pengobatan dengan konsultasi online secara gratis, bila Anda mempunyai masalah seputar kelamin atau penyakit menular seksual lainnya, supaya bisa diatasi dengan cepat dan tepat.

Memiliki dokter ahli penyakit kelamin dan staf medis profesional yang bisa menangani penyakit Anda secara langsung. Untuk masalah biaya pengobatan tidak perlu khawatir karena sangat terjangkau.

Klinik Utama Sentosa memiliki lokasi yang strategis, berada di daerah Jakarta, Indonesia. Dan juga sangat mengutamakan kesembuhan dan kepuasan serta sangat memprioritaskan setiap pasien.

Baca Juga : Bakteri Treponema Pallidum Berasal Dari Penyakit Apa?

Selain itu, terdapat fitur layanan konsultasi via WhatsApp yang dapat membantu kamu untuk berkonsultasi secara online dan gratis jika ada pertanyaan seputar penyakit kelamin.

About the Author: Klinik Sentosa

Klinik Utama Sentosa merupakan klinik spesialis penyakit kelamin dan penyakit menular seksual yang berada di Jakarta, memiliki dokter spesialis dan tenaga ahli profesinal serta didukung oleh fasilitas medis yang lengkap, canggih dan modern.

Artikel Menarik Lainnya