Juli 25, 2026

Prostat pada Wanita: Apakah Ada? Ini Penjelasannya

prostat pada wanita 1_6_11zon

Klinik Apollo, Jakarta – Prostat pada wanita, sering kali menjadi topik yang membingungkan karena banyak orang beranggapan bahwa prostat hanya ada pada pria. Padahal, wanita memiliki kelenjar yang dikenal sebagai kelenjar Skene atau kelenjar parauretra, yang sering disebut sebagai prostat wanita karena memiliki kemiripan struktur dan fungsi tertentu.

Meski berbeda dengan prostat pada pria, kelenjar ini juga bisa mengalami berbagai gangguan kesehatan yang perlu diwaspadai. Lantas, apakah benar wanita memiliki prostat dan apa saja fungsinya? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Apakah Wanita Memiliki Prostat?

Ya, wanita memiliki jaringan yang dikenal sebagai kelenjar Skene (Skene’s glans) atau kelenjar parauretra. Organ ini sering disebut sebagai prostat pada wanita, karena memiliki beberapa kemiripan dengan prostat pada pria, baik dari segi struktur, fungsi, maupun protein yang dihasilkannya.

Kelenjar Skene terletak di sekitar uretra (saluran kencing) dan berfungsi menghasilkan cairan yang membantu melumasi uretra serta diduga berperan dalam kesehatan saluran kemih dan fungsi seksual wanita.

Meskipun ukurannya jauh lebih kecil daripada prostat pria, kelenjar ini tetap bisa mengalami berbagai gangguan kesehatan.

Fungsi Prostat pada Wanita

Berikut beberapa fungsi yang diketahui dari kelenjar Skene pada wanita, antara lain:

  • Menghasilkan cairan yang membantu melindungi uretra
  • Membantu menjaga kelembapan di sekitar saluran kemih
  • Menghasilkan protein tertentu, seperti Prostate-Specific Antigen (PSA) dan Prostatic Acid Phosphatase (PAP) dalam jumlah kecil
  • Berperan dalam respons seksual pada sebagian wanita

Penelitian mengenai fungsi kelenjar ini masih terus berkembang, sehingga beberapa perannya masih memerlukan kajian lebih lanjut.

Gangguan yang Bisa Terjadi pada Prostat Wanita

Meskipun jarang menjadi topik pembahasan, kelenjar Skene juga bisa mengalami berbagai masalah kesehatan, seperti:

1. Infeksi Kelenjar Skene

Infeksi bisa terjadi akibat bakteri yang masuk ke saluran kemih atau jaringan sekitar uretra. Gejalanya berupa:

  • Nyeri saat buang air kecil
  • Nyeri di sekitar lubang kencing
  • Keluar cairan yang tidak normal
  • Bengkak di sekitar uretra

2. Kista Kelenjar Skene

Saluran kelenjar dapat tersumbat sehingga membentuk kista. Kista berukuran kecil sering kali tidak menimbulkan keluhan, tetapi jika membesar dapat menyebabkan:

  • Sulit buang air kecil
  • Benjolan di sekitar uretra
  • Nyeri saat berhubungan intim

3. Abses

Apabila infeksi tidak tertangani, bisa terbentuk abses yang berisi nanah. Kondisi ini biasanya menyebabkan:

  • Nyeri hebat
  • Bengkak
  • Demam
  • Keluar nanah dari sekitar uretra

Gejala Gangguan Prostat pada Wanita

Masalah pada kelenjar Skene, bisa menimbulkan berbagai keluhan yang mengganggu aktivitas, seperti:

  • Nyeri saat buang air kecil
  • Anyang-anyangan
  • Benjolan di sekitar lubang kencing
  • Nyeri saat berhubungan seksual
  • Keluar cairan tidak normal
  • Sulit mengosongkan kandung kemih
  • Infeksi saluran kemih yang sering kambuh

Karena gejalanya mirip dengan infeksi saluran kemih atau penyakit ginekologi lainnya, pemeriksaan oleh dokter perlu untuk mengetahui penyebab pastinya.

Baca Juga: 10 Penyebab Penyakit Prostat dan Faktor Risikonya

Bagaimana Dokter Mendiagnosisnya?

Dokter akan melakukan beberapa tahapan pemeriksaan untuk mengetahui penyebabnya, antara lain:

  • Wawancara mengenai keluhan dan riwayat kesehatan
  • Pemeriksaan fisik pada area genital
  • Pemeriksaan urine bila terdapat infeksi
  • USG atau MRI jika ada benjolan atau kista
  • Pemeriksaan laboratorium lain bila perlu

Dengan diagnosis yang tepat, dokter akan menentukan pengobatan yang sesuai dengan penyebab dan kondisi masing-masing pasien.

Pengobatan Gangguan Prostat pada Wanita

Penanganan bergantung pada kondisi yang pasien alami. Berikut beberapa pengobatan yang mungkin dokter berikan:

  • Antibiotik untuk infeksi bakteri
  • Obat pereda nyeri bila perlu
  • Drainase atau tindakan medis pada abses
  • Operasi kecil untuk mengangkat kista yang besar atau mengganggu
  • Penanganan khusus apabila ada tumor

Hindari mengonsumsi antibiotik tanpa resep dokter, karena penggunaan yang tidak tepat bisa menyebabkan resistensi bakteri.

Kesimpulan

Meskipun tidak memiliki prostat seperti pria, wanita memiliki kelenjar Skene yang sering disebut sebagai prostat wanita. Kelenjar ini berperan dalam kesehatan saluran kemih dan memiliki fungsi biologis tertentu.

Walaupun gangguannya relatif jarang, infeksi, kista, maupun abses pada kelenjar Skene dapat menimbulkan keluhan yang mengganggu. Jika mengalami gejala yang tidak biasa pada area kemaluan atau saluran kemih, segera konsultasikan dengan dokter berpengalaman seperti di Klinik Apollo Jakarta untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.

prostat pada wanita 2_1_11zon

Ilustrasi seorang wanita yang mengalami gangguan “prostat”

FAQ Seputar Prostat pada Pria

1. Apakah wanita benar-benar memiliki prostat?

Ya. Wanita memiliki kelenjar Skene atau kelenjar parauretra yang sering disebut sebagai prostat wanita karena memiliki kemiripan struktur dan fungsi tertentu dengan prostat pria.

2. Apakah prostat wanita bisa mengalami pembesaran?

Kelenjar Skene tidak mengalami pembesaran seperti benign prostatic hyperplasia (BPH) pada pria. Namun, kelenjar ini dapat mengalami kista, infeksi, atau abses yang menyebabkan pembengkakan.

3. Apakah gangguan prostat wanita berbahaya?

Sebagian besar gangguan dapat sembuh jika tertangani sejak dini. Namun, infeksi yang tidak terobati dapat berkembang menjadi abses atau menyebabkan komplikasi.

4. Apa perbedaan prostat pria dan prostat wanita?

Prostat pria merupakan organ reproduksi yang berukuran lebih besar dan menghasilkan sebagian cairan semen. Sementara itu, prostat wanita adalah kelenjar Skene yang berukuran kecil dan berada di sekitar uretra.

5. Bisakah gangguan prostat wanita menyebabkan nyeri saat buang air kecil?

Ya. Infeksi atau pembengkakan pada kelenjar Skene dapat menimbulkan nyeri saat buang air kecil, anyang-anyangan, hingga benjolan di sekitar lubang uretra.

Baca Juga: Jenis-Jenis Penyakit Prostat yang Sering Terjadi pada Pria

Konsultasikan Keluhan Anda di Klinik Apollo Jakarta

Apabila Anda mengalami keluhan seperti nyeri saat buang air kecil, benjolan di sekitar uretra, atau infeksi saluran kemih yang berulang, jangan menunda pemeriksaan.

Klinik Apollo Jakarta menyediakan layanan konsultasi dan pemeriksaan oleh tenaga medis profesional untuk membantu menemukan penyebab keluhan serta memberikan penanganan yang sesuai.

Dengan diagnosis yang tepat, pengobatan dapat dilakukan lebih efektif sehingga risiko komplikasi dapat diminimalkan. Kami juga menyediakan layanan Konsultasi Dokter Online untuk memudahkan pasien.

Layanan ini tersedia melalui Chat Whatsapp, yang beroperasi selama 24 jam dan tersedia secara gratis.

Jadi, tunggu apalagi? Segera konsultasikan kondisi Anda dengan tim medis kami dan dapatkan perawatan yang tepat.

Ditinjau secara medis oleh Tim Medis Klinik Apollo Jakarta

konsultasi online

About the Author: Rara

Artikel Menarik Lainnya

Artikel Terkini

Tanya Apollo

Juli 25, 2026

Prostat pada Wanita: Apakah Ada? Ini Penjelasannya

prostat pada wanita 1_6_11zon

Klinik Apollo, Jakarta – Prostat pada wanita, sering kali menjadi topik yang membingungkan karena banyak orang beranggapan bahwa prostat hanya ada pada pria. Padahal, wanita memiliki kelenjar yang dikenal sebagai kelenjar Skene atau kelenjar parauretra, yang sering disebut sebagai prostat wanita karena memiliki kemiripan struktur dan fungsi tertentu.

Meski berbeda dengan prostat pada pria, kelenjar ini juga bisa mengalami berbagai gangguan kesehatan yang perlu diwaspadai. Lantas, apakah benar wanita memiliki prostat dan apa saja fungsinya? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Apakah Wanita Memiliki Prostat?

Ya, wanita memiliki jaringan yang dikenal sebagai kelenjar Skene (Skene’s glans) atau kelenjar parauretra. Organ ini sering disebut sebagai prostat pada wanita, karena memiliki beberapa kemiripan dengan prostat pada pria, baik dari segi struktur, fungsi, maupun protein yang dihasilkannya.

Kelenjar Skene terletak di sekitar uretra (saluran kencing) dan berfungsi menghasilkan cairan yang membantu melumasi uretra serta diduga berperan dalam kesehatan saluran kemih dan fungsi seksual wanita.

Meskipun ukurannya jauh lebih kecil daripada prostat pria, kelenjar ini tetap bisa mengalami berbagai gangguan kesehatan.

Fungsi Prostat pada Wanita

Berikut beberapa fungsi yang diketahui dari kelenjar Skene pada wanita, antara lain:

  • Menghasilkan cairan yang membantu melindungi uretra
  • Membantu menjaga kelembapan di sekitar saluran kemih
  • Menghasilkan protein tertentu, seperti Prostate-Specific Antigen (PSA) dan Prostatic Acid Phosphatase (PAP) dalam jumlah kecil
  • Berperan dalam respons seksual pada sebagian wanita

Penelitian mengenai fungsi kelenjar ini masih terus berkembang, sehingga beberapa perannya masih memerlukan kajian lebih lanjut.

Gangguan yang Bisa Terjadi pada Prostat Wanita

Meskipun jarang menjadi topik pembahasan, kelenjar Skene juga bisa mengalami berbagai masalah kesehatan, seperti:

1. Infeksi Kelenjar Skene

Infeksi bisa terjadi akibat bakteri yang masuk ke saluran kemih atau jaringan sekitar uretra. Gejalanya berupa:

  • Nyeri saat buang air kecil
  • Nyeri di sekitar lubang kencing
  • Keluar cairan yang tidak normal
  • Bengkak di sekitar uretra

2. Kista Kelenjar Skene

Saluran kelenjar dapat tersumbat sehingga membentuk kista. Kista berukuran kecil sering kali tidak menimbulkan keluhan, tetapi jika membesar dapat menyebabkan:

  • Sulit buang air kecil
  • Benjolan di sekitar uretra
  • Nyeri saat berhubungan intim

3. Abses

Apabila infeksi tidak tertangani, bisa terbentuk abses yang berisi nanah. Kondisi ini biasanya menyebabkan:

  • Nyeri hebat
  • Bengkak
  • Demam
  • Keluar nanah dari sekitar uretra

Gejala Gangguan Prostat pada Wanita

Masalah pada kelenjar Skene, bisa menimbulkan berbagai keluhan yang mengganggu aktivitas, seperti:

  • Nyeri saat buang air kecil
  • Anyang-anyangan
  • Benjolan di sekitar lubang kencing
  • Nyeri saat berhubungan seksual
  • Keluar cairan tidak normal
  • Sulit mengosongkan kandung kemih
  • Infeksi saluran kemih yang sering kambuh

Karena gejalanya mirip dengan infeksi saluran kemih atau penyakit ginekologi lainnya, pemeriksaan oleh dokter perlu untuk mengetahui penyebab pastinya.

Baca Juga: 10 Penyebab Penyakit Prostat dan Faktor Risikonya

Bagaimana Dokter Mendiagnosisnya?

Dokter akan melakukan beberapa tahapan pemeriksaan untuk mengetahui penyebabnya, antara lain:

  • Wawancara mengenai keluhan dan riwayat kesehatan
  • Pemeriksaan fisik pada area genital
  • Pemeriksaan urine bila terdapat infeksi
  • USG atau MRI jika ada benjolan atau kista
  • Pemeriksaan laboratorium lain bila perlu

Dengan diagnosis yang tepat, dokter akan menentukan pengobatan yang sesuai dengan penyebab dan kondisi masing-masing pasien.

Pengobatan Gangguan Prostat pada Wanita

Penanganan bergantung pada kondisi yang pasien alami. Berikut beberapa pengobatan yang mungkin dokter berikan:

  • Antibiotik untuk infeksi bakteri
  • Obat pereda nyeri bila perlu
  • Drainase atau tindakan medis pada abses
  • Operasi kecil untuk mengangkat kista yang besar atau mengganggu
  • Penanganan khusus apabila ada tumor

Hindari mengonsumsi antibiotik tanpa resep dokter, karena penggunaan yang tidak tepat bisa menyebabkan resistensi bakteri.

Kesimpulan

Meskipun tidak memiliki prostat seperti pria, wanita memiliki kelenjar Skene yang sering disebut sebagai prostat wanita. Kelenjar ini berperan dalam kesehatan saluran kemih dan memiliki fungsi biologis tertentu.

Walaupun gangguannya relatif jarang, infeksi, kista, maupun abses pada kelenjar Skene dapat menimbulkan keluhan yang mengganggu. Jika mengalami gejala yang tidak biasa pada area kemaluan atau saluran kemih, segera konsultasikan dengan dokter berpengalaman seperti di Klinik Apollo Jakarta untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.

prostat pada wanita 2_1_11zon

Ilustrasi seorang wanita yang mengalami gangguan “prostat”

FAQ Seputar Prostat pada Pria

1. Apakah wanita benar-benar memiliki prostat?

Ya. Wanita memiliki kelenjar Skene atau kelenjar parauretra yang sering disebut sebagai prostat wanita karena memiliki kemiripan struktur dan fungsi tertentu dengan prostat pria.

2. Apakah prostat wanita bisa mengalami pembesaran?

Kelenjar Skene tidak mengalami pembesaran seperti benign prostatic hyperplasia (BPH) pada pria. Namun, kelenjar ini dapat mengalami kista, infeksi, atau abses yang menyebabkan pembengkakan.

3. Apakah gangguan prostat wanita berbahaya?

Sebagian besar gangguan dapat sembuh jika tertangani sejak dini. Namun, infeksi yang tidak terobati dapat berkembang menjadi abses atau menyebabkan komplikasi.

4. Apa perbedaan prostat pria dan prostat wanita?

Prostat pria merupakan organ reproduksi yang berukuran lebih besar dan menghasilkan sebagian cairan semen. Sementara itu, prostat wanita adalah kelenjar Skene yang berukuran kecil dan berada di sekitar uretra.

5. Bisakah gangguan prostat wanita menyebabkan nyeri saat buang air kecil?

Ya. Infeksi atau pembengkakan pada kelenjar Skene dapat menimbulkan nyeri saat buang air kecil, anyang-anyangan, hingga benjolan di sekitar lubang uretra.

Baca Juga: Jenis-Jenis Penyakit Prostat yang Sering Terjadi pada Pria

Konsultasikan Keluhan Anda di Klinik Apollo Jakarta

Apabila Anda mengalami keluhan seperti nyeri saat buang air kecil, benjolan di sekitar uretra, atau infeksi saluran kemih yang berulang, jangan menunda pemeriksaan.

Klinik Apollo Jakarta menyediakan layanan konsultasi dan pemeriksaan oleh tenaga medis profesional untuk membantu menemukan penyebab keluhan serta memberikan penanganan yang sesuai.

Dengan diagnosis yang tepat, pengobatan dapat dilakukan lebih efektif sehingga risiko komplikasi dapat diminimalkan. Kami juga menyediakan layanan Konsultasi Dokter Online untuk memudahkan pasien.

Layanan ini tersedia melalui Chat Whatsapp, yang beroperasi selama 24 jam dan tersedia secara gratis.

Jadi, tunggu apalagi? Segera konsultasikan kondisi Anda dengan tim medis kami dan dapatkan perawatan yang tepat.

konsultasi online

About the Author: Rara

Artikel Menarik Lainnya