Oktober 5, 2023

Sifilis: Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

sifilis 1

Klinik Utama Sentosa, Jakarta – Sifilis adalah penyakit menular seksual (PMS) yang di sebabkan oleh bakteri yang bernama Treponema Pallidum. Penyakit ini adalah salah satu topik paling menonjol dan sering menjadi perhatian para profesional medis dan peneliti kesehatan.

Baca Juga: Bagaimana Cara Pencegahan Penyakit Sifilis?

Penyakit yang juga di kenal dengan nama lain raja singa, penyakit ini dapat merusak otak, jantung atau organ lain yang dapat mengancam jiwa apabila tidak segera di obati.

Penyebab

Penyakit sifilis di sebabkan oleh bakteri treponema pallidum, penularan penyakit ini terjadi ketika seseorang terpapar bakteri ini melalui kontak langsung dengan luka terbuka atau lepuhan yang terinfeksi oleh treponema pallidum.

Penularan penyakit ini biasanya terjadi melalui aktivitas seksual yang tidak aman, seperti hubungan seksual melalui vagina, anal, atau oral dengan seseorang yang terinfeksi dan tidak menggunakan pengaman.

Namun, penyakit ini tidak menular melalui aktivitas atau kontak lain, seperti berjabat tangan, berbagi makanan atau minuman, menggunakan toilet bersama, bak air panas atau kolam renang.

Gejala

Penyakit ini berkembang melalui beberapa tahapan berbeda, berikut 5 tahapan perkembangan gejala penyakit ini:

1. Sifilis Primer

Tahap ini di tandai dengan munculnya luka terbuka yang disebut chancre di area dimana bakteri treponema pallidum masuk ke dalam organ genital, anus, atau mulut. Luka ini biasanya tidak menimbulkan rasa sakit dan mungkin sulit dilihat.

2. Sifilis Sekunder

Jika penyakit ini tidak di obati, tahap ini muncul beberapa minggu hingga chancre sembuh. Gejalanya dapat berupa ruam kulit yang khas, demam, kelelahan, pembengkakan kelenjar getah bening, dan gejala mirip flu.

3. Sifilis Laten

Tahap ini adalah periode dimana bakteri penyakit ini aktif tetapi tidak menunjukkan gejala apapun. Masa laten dapat berlangsung selama beberapa tahun.

4. Sifilis Tersier

Jika penyakit ini tidak di obati selama bertahun-tahun, komplikasi serius dapat terjadi dan dapat memengaruhi organ dalam seperti jantung, otak, mata, dan tulang. Gejala tersier sangat serius dan dapat mengancam kesehatan Anda.

5. Sifilis Kongenital

Penyakit ini merupakan kondisi dimana bayi yang baru lahir terinfeksi bakteri treponema pallidum karena ibunya terinfeksi penyakit ini selama kehamilan. Penularan ini dapat terjadi selama kehamilan, saat persalinan, atau bahkan melalui kontak dengan luka dari ibu yang terinfeksi.

sifilis 2

Rekomendasi Pengobatan Sifilis di Jakarta

Pengobatan harus di lakukan sesuai dengan tahap perkembangan penyakit sifilis, pengobatan dini sangat perlu di lakukan untuk menghentikan perkembangan dan mencegah komplikasi serius.

Pada tahap awal (primer dan sekunder), dokter akan memberikan antibiotik tertentu berdasarkan tingkat keparahan dan kondisi kesehatan individu.

Jika sifilis telah mencapai tahap laten dan tanpa gejala, pengobatan tetap di perlukan. Pada tahap ini dokter tetap akan memberikan antibiotik dan lamanya pengobatan akan tergantung sejauh mana penyakit ini telah berkembang di dalam tubuh.

Pengobatan sifilis tersier akan bergantung pada organ yang terlibat dan tingkat kerusakan yang telah terjadi. Pasien dengan penyakit tahap ini mungkin perlu di pantau secara ketat oleh tim medis yang berpengalaman.

Pada kasus ibu hamil, dokter akan mengevaluasi tingkat keparahan penyakit dan merencanakan pengobatan yang sesuai dengan kondisi kesehatan ibu dan perkembangan sifilis.

Pengobatan Sifilis Klinik Utama Sentosa

Mengobati penyakit sifilis harus di lakukan dengan diagnosis dan pengobatan yang tepat, efektif, dan cepat. Oleh sebab itu, pengobatan harus di lakukan dengan dokter dan profesional medis penyakit menular seksual (PMS).

Klinik Utama Sentosa, memiliki dokter spesialis dan staf medis yang berpengalaman dan kompeten dalam hal PMS, seperti penyakit sifilis.

Dokter kami akan memberikan diagnosis dan pengobatan yang tepat, sesuai dengan hasil diagnosis dan pemeriksaan laboratorium menggunakan alat-alat medis yang lengkap dan canggih.

Baca Juga: Sifilis atau Gonore? Begini Perbedaan dan Pengobatannya

Segera lakukan konsultasi langsung dengan dokter kami, malalui layanan konsultasi online yang dapat Anda akses selama 24 jam dan secara gratis.

Lakukan pemeriksaan kesehatan seksual Anda dengan datang langsung ke Klinik Utama Sentosa atau klik link di bawah ini untuk konsultasi langsung dengan dokter kami melalui chat online atau whatsapp.

About the Author: Rara

Zahara Yunita adalah seorang Content Writer di Klinik Utama Sentosa. Saat ini saya fokus menulis artikel terkait kesehatan, khususnya penyakit menular seksual (PMS) dan penyakit kelamin di Klinik Utama Sentosa.

Artikel Menarik Lainnya

Artikel Terkini

klinik andrologi

Oktober 5, 2023

Sifilis: Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

sifilis 1

Klinik Utama Sentosa, Jakarta – Sifilis adalah penyakit menular seksual (PMS) yang di sebabkan oleh bakteri yang bernama Treponema Pallidum. Penyakit ini adalah salah satu topik paling menonjol dan sering menjadi perhatian para profesional medis dan peneliti kesehatan.

Baca Juga: Bagaimana Cara Pencegahan Penyakit Sifilis?

Penyakit yang juga di kenal dengan nama lain raja singa, penyakit ini dapat merusak otak, jantung atau organ lain yang dapat mengancam jiwa apabila tidak segera di obati.

Penyebab

Penyakit sifilis di sebabkan oleh bakteri treponema pallidum, penularan penyakit ini terjadi ketika seseorang terpapar bakteri ini melalui kontak langsung dengan luka terbuka atau lepuhan yang terinfeksi oleh treponema pallidum.

Penularan penyakit ini biasanya terjadi melalui aktivitas seksual yang tidak aman, seperti hubungan seksual melalui vagina, anal, atau oral dengan seseorang yang terinfeksi dan tidak menggunakan pengaman.

Namun, penyakit ini tidak menular melalui aktivitas atau kontak lain, seperti berjabat tangan, berbagi makanan atau minuman, menggunakan toilet bersama, bak air panas atau kolam renang.

Gejala

Penyakit ini berkembang melalui beberapa tahapan berbeda, berikut 5 tahapan perkembangan gejala penyakit ini:

1. Sifilis Primer

Tahap ini di tandai dengan munculnya luka terbuka yang disebut chancre di area dimana bakteri treponema pallidum masuk ke dalam organ genital, anus, atau mulut. Luka ini biasanya tidak menimbulkan rasa sakit dan mungkin sulit dilihat.

2. Sifilis Sekunder

Jika penyakit ini tidak di obati, tahap ini muncul beberapa minggu hingga chancre sembuh. Gejalanya dapat berupa ruam kulit yang khas, demam, kelelahan, pembengkakan kelenjar getah bening, dan gejala mirip flu.

3. Sifilis Laten

Tahap ini adalah periode dimana bakteri penyakit ini aktif tetapi tidak menunjukkan gejala apapun. Masa laten dapat berlangsung selama beberapa tahun.

4. Sifilis Tersier

Jika penyakit ini tidak di obati selama bertahun-tahun, komplikasi serius dapat terjadi dan dapat memengaruhi organ dalam seperti jantung, otak, mata, dan tulang. Gejala tersier sangat serius dan dapat mengancam kesehatan Anda.

5. Sifilis Kongenital

Penyakit ini merupakan kondisi dimana bayi yang baru lahir terinfeksi bakteri treponema pallidum karena ibunya terinfeksi penyakit ini selama kehamilan. Penularan ini dapat terjadi selama kehamilan, saat persalinan, atau bahkan melalui kontak dengan luka dari ibu yang terinfeksi.

sifilis 2

Rekomendasi Pengobatan Sifilis di Jakarta

Pengobatan harus di lakukan sesuai dengan tahap perkembangan penyakit sifilis, pengobatan dini sangat perlu di lakukan untuk menghentikan perkembangan dan mencegah komplikasi serius.

Pada tahap awal (primer dan sekunder), dokter akan memberikan antibiotik tertentu berdasarkan tingkat keparahan dan kondisi kesehatan individu.

Jika sifilis telah mencapai tahap laten dan tanpa gejala, pengobatan tetap di perlukan. Pada tahap ini dokter tetap akan memberikan antibiotik dan lamanya pengobatan akan tergantung sejauh mana penyakit ini telah berkembang di dalam tubuh.

Pengobatan sifilis tersier akan bergantung pada organ yang terlibat dan tingkat kerusakan yang telah terjadi. Pasien dengan penyakit tahap ini mungkin perlu di pantau secara ketat oleh tim medis yang berpengalaman.

Pada kasus ibu hamil, dokter akan mengevaluasi tingkat keparahan penyakit dan merencanakan pengobatan yang sesuai dengan kondisi kesehatan ibu dan perkembangan sifilis.

Pengobatan Sifilis Klinik Utama Sentosa

Mengobati penyakit sifilis harus di lakukan dengan diagnosis dan pengobatan yang tepat, efektif, dan cepat. Oleh sebab itu, pengobatan harus di lakukan dengan dokter dan profesional medis penyakit menular seksual (PMS).

Klinik Utama Sentosa, memiliki dokter spesialis dan staf medis yang berpengalaman dan kompeten dalam hal PMS, seperti penyakit sifilis.

Dokter kami akan memberikan diagnosis dan pengobatan yang tepat, sesuai dengan hasil diagnosis dan pemeriksaan laboratorium menggunakan alat-alat medis yang lengkap dan canggih.

Baca Juga: Sifilis atau Gonore? Begini Perbedaan dan Pengobatannya

Segera lakukan konsultasi langsung dengan dokter kami, malalui layanan konsultasi online yang dapat Anda akses selama 24 jam dan secara gratis.

Lakukan pemeriksaan kesehatan seksual Anda dengan datang langsung ke Klinik Utama Sentosa atau klik link di bawah ini untuk konsultasi langsung dengan dokter kami melalui chat online atau whatsapp.

About the Author: Rara

Zahara Yunita adalah seorang Content Writer di Klinik Utama Sentosa. Saat ini saya fokus menulis artikel terkait kesehatan, khususnya penyakit menular seksual (PMS) dan penyakit kelamin di Klinik Utama Sentosa.

Artikel Menarik Lainnya